SAHAM
 

32+ Saham Konglo yang Syariah, Ada Apa Saja?

by Rifda Arum - 27 Jul 2026 - Reviewed by Revo Gilang Firdaus M.

 

Kalau kamu tipe investor yang hanya berinvestasi pada instrumen keuangan syariah, maka pasti akan memilih saham syariah. Di sisi lain, banyak investor menyukai saham konglomerasi alias saham konglo karena memiliki bisnis yang besar, terdiversifikasi, dan konsisten membagikan dividen. 

Memangnya, ada saham konglo yang syariah alias bisnisnya berjalan sesuai prinsip Islam? Tentu saja ada. Simak daftar saham konglo yang syariah berikut ini!

Apa Itu Saham Konglo?

Istilah saham konglo merujuk pada saham yang berada dalam ekosistem bisnis konglomerasi besar di Indonesia. Sebut saja ada Grup Salim, Djarum, Sinarmas, CT Corp, dan lainnya. 

Biasanya, perusahaan konglomerat ini memiliki anak usaha di berbagai sektor sehingga sumber pendapatannya lebih beragam. Karakteristik saham konglomerasi antara lain:

  • Memiliki keterkaitan bisnis antar emitennya
  • Diversifikasi bisnis yang luas
  • Kapitalisasi pasar besar
  • Dipengaruhi sentimen grup
  • Likuiditas tinggi
  • Cenderung rutin membagikan dividen.
  • Memiliki rekam jejak operasional yang panjang.

Eits, meskipun begitu tidak semua saham konglo otomatis tergolong saham syariah. Perusahaan tetap harus memenuhi ketentuan syariah yang ditetapkan regulator.

Baca Juga: Konglomerasi di Indonesia - Strategi Diversifikasi Bisnis dalam Satu Entitas Perusahaan dan 10 Contohnya

Apa Syarat Saham Masuk Kategori Syariah?

Melansir dari IDX, semua saham yang masuk kategori syariah baik yang tercatat di BEI maupun tidak, akan terdaftar pada Daftar Efek Syariah (DES) yang diperbarui secara berkala setiap bulan Mei dan November. 

Berdasarkan POJK No.8 Tahun 2025, tentang Penerbitan Daftar Efek Syariah dan Daftar Efek Syariah Luar Negeri, menetapkan kriteria seleksi saham syariah berikut ini:

1. Kegiatan usaha tidak bertentangan dengan prinsip syariah

Perusahaan tidak menjalankan usaha yang berkaitan dengan:

  • perjudian,
  • minuman keras,
  • riba,
  • jasa keuangan berbasis bunga,
  • produk haram,
  • maupun usaha lain yang bertentangan dengan syariat.

2. Memenuhi rasio keuangan syariah

Selain jenis usaha, perusahaan juga harus memenuhi batas tertentu terkait struktur keuangan, seperti:

  • Total utang berbasis bunga dibandingkan dengan total aset tidak boleh melebihi 45%
  • Total pendapatan bunga dan pendapatan tidak halal lainnya dibandingkan dengan total pendapatan usaha dan pendapatan lainnya tidak boleh melebihi 5%. 

Rasio tersebut akan disesuaikan menjadi 33% secara bertahap selama jangka waktu 10 tahun sejak peraturan diundangkan. Artinya, OJK akan melakukan evaluasi dan memperbarui Daftar Efek Syariah secara berkala sehingga status syariah suatu saham dapat berubah mengikuti kondisi perusahaan.

Daftar Saham Konglo yang Syariah

Perlu kamu pahami juga bahwa daftar saham konglo yang syariah berikut ini akan terus berubah. Nah, berdasarkan Daftar Efek Syariah Nomor Kep-21/D.04/2026, berikut daftar saham konglo yang syariah. 

Astra Group

No.

Kode Saham

Emiten

Sektor

1.

ASGR

Astra Graphia Tbk.

Industri

2.

UNTR

United Tractors Tbk.

Industri

3.

AALI

Astra Agro Lestari Tbk.

Konsumen Primer

4.

AUTO

Astra Otoparts Tbk.

Konsumen Primer Non Primer

*klik kode saham untuk tahu harga terbarunya

Bakrie Group

No.

Kode Saham

Emiten

Sektor

1.

BUMI

Bumi Resources Tbk.

Energi

2.

ENRG

Energi Mega Persada Tbk.

Energi

3.

DEWA

Darma Henwa Tbk.

Energi

4.

BRMS

Bumi Resources Minerals Tbk.

Barang Baku

5.

ELTY

Bakrieland Development Tbk.

Properti & Real Estate

6.

JGLE

Graha Andrasentra Propertindo Tbk.

Konsumen Non-Primer

*klik kode saham untuk tahu harga terbarunya

CT Group

No.

Kode Saham

Emiten

Sektor

1.

GIAA

Garuda Indonesia (Persero) Tbk.

Transportasi dan Logistik

*klik kode saham untuk tahu harga terbarunya

Djarum Group

No.

Kode Saham

Emiten

Sektor

1.

RANC

Supra Boga Lestari Tbk.

Konsumen Primer

2.

BELI

Global Digital Niaga Tbk.

Teknologi

3.

SSIA

Surya Semesta Internusa Tbk.

Infrastruktur

*klik kode saham untuk tahu harga terbarunya

Lippo Group

No.

Kode Saham

Emiten

Sektor

1.

SILO

Siloam International Hospitals Tbk.

Kesehatan

2.

LPPF

MDS Retailing Tbk.

Konsumen Non-Primer

3.

MLPL

Multipolar Tbk.

Konsumen Primer

4.

MLPT

Multipolar Technology Tbk.

Teknologi

5.

LPCK

Lippo Cikarang Tbk.

Properti & Real Estate

6.

MPPA

Matahari Putra Prima Tbk.

Konsumen Primer

*klik kode saham untuk tahu harga terbarunya

Salim Group

No.

Kode Saham

Emiten

Sektor

1.

INDF

Indofood Sukses Makmur Tbk.

Konsumen Primer

2.

ICBP

Indofood CBP Sukses Makmur Tbk.

Konsumen Primer

3.

LSIP

PP London Sumatra Indonesia Tbk.

Konsumen Primer

4.

SIMP

Salim Ivomas Pratama Tbk.

Perkebunan

5.

MEDC

Medco Energi Internasional Tbk.

Energi

6.

META

Nusantara Infrastructure Tbk.

Infrastruktur

7.

DCII

DCI Indonesia Tbk.

Teknologi

*klik kode saham untuk tahu harga terbarunya

Sinarmas Group

No.

Kode Saham

Emiten

Sektor

1.

BSDE

Bumi Serpong Damai Tbk.

Properti & Real Estate

2.

DMAS

Puradelta Lestari Tbk.

Properti & Real Estate

3.

INKP

Indah Kiat Pulp & Paper Tbk.

Barang Baku

4.

TKIM

Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk.

Barang Baku

5.

DSSA

Dian Swastatika Sentosa Tbk.

Energi

6.

GEMS

Golden Energy Mines Tbk.

Energi

*klik kode saham untuk tahu harga terbarunya

Baca Juga: 15+ Perbedaan Merger dan Akuisisi Dari Berbagai Aspek, Apa Saja?

Mau Berinvestasi Saham Konglo yang Syariah?

Nah, itulah penjelasan tentang apa saja saham konglo yang syariah sehingga dapat menjadi pilihan menarik bagi kamu yang ingin memperoleh potensi dividen tanpa meninggalkan prinsip investasi syariah. Beberapa emiten seperti INDF, ICBP, UNTR, dan lainnya merupakan contoh saham syariah dari perusahaan konglomerat yang telah tercatat dalam Daftar Efek Syariah.

Perlu kamu pahami bahwa tidak semua saham konglo yang syariah tersebut rutin membagikan dividen. Pembagian dividen bergantung pada kebijakan perusahaan, kondisi keuangan, laba, serta keputusan RUPS.

Meskipun demikian, saham konglo yang syariah tetap cocok untuk investasi jangka panjang terutama jika perusahaan memiliki fundamental yang kuat, bisnis yang terdiversifikasi, dan laba yang bertumbuh. Ingat, segala keputusan investasi saham syariah ini tetap perlu disesuaikan dengan profil risiko dan tujuan keuanganmu.

Sekarang ini, investasi saham konglo yang syariah sudah semakin mudah melalui aplikasi InvestasiKu. Jangan khawatir, saham-saham di atas dapat kamu investasikan melalui aplikasi InvestasiKu yang telah berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

 Yuk, download InvestasiKu dan tanamkan saham demi masa depan yang lebih baik. 

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan edukasi dan bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual produk investasi tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca.

 
Share this article via :
whatsapp-investasiku
 
InvestasiKu-footer
 

#YukInvestasiKu For Better Tomorrow

Download aplikasi InvestasiKu di Android, iOS, dan Windows serta nikmati kemudahan berinvestasi saham, reksa dana, obligasi, dan rencana keuangan

 
Download di Google Play Download di App Store Download desktop version
 

InvestasiKu adalah produk dari PT Mega Capital Sekuritas

Menara Bank Mega, Lantai 2, Jalan Kapten Tendean Kavling 12-14A,
RT 002/RW 002, Kelurahan Mampang Prapatan,
Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Kode Pos 12790

Telepon : 021-79175599
Email : customer.service@megasekuritas.id
WhatsApp : +6282260904080

 
Eduvest
 

©2026 InvestasiKu. All rights reserved.

InvestasiKu adalah aplikasi finansial yang dikelola dan dikembangkan oleh PT Mega Capital Sekuritas, dengan misi membuka akses lebih luas bagi masyarakat pada produk-produk keuangan dengan mudah, aman dan terjangkau. Semua transaksi saham, reksa dana, dan obligasi difasilitasi oleh PT Mega Capital Sekuritas sebagai broker saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, sekaligus agen penjual reksa dana yang memiliki izin usaha dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

OJK
KOMINFO