ARTIKEL
 

18 Perusahaan Telekomunikasi di Indonesia Terdaftar di BEI

by Estrin Vanadianti Lestari - 01 Feb 2023 - Reviewed by Rifdah Fatin H.

 

Di zaman sekarang, memangnya masih ada ya, yang komunikasi pakai SMS atau telepon? Sepertinya, mayoritas masyarakat Indonesia sudah beralih ke WhatsApp atau aplikasi chatting lainnya.

Lalu, masih untungkah para perusahaan telekomunikasi di Indonesia? Eits, telekomunikasi itu bukan hanya sekadar SMS dan telepon pakai pulsa saja lho! Internet, broadband, dan jasa pendukung telekomunikasi lainnya, saat ini justru sangat dibutuhkan saat ini.

 

Pengguna Internet di Indonesia Tahun 2022

Zaman semakin canggih dan merubah kebiasaan masyarakat dalam beraktivitas, dan internet menjadi salah satu pemicunya. Di 2022, pengguna internet dalam negeri meningkat. Berapa jumlahnya?

Oke, jika dilihat data pengguna internet sebelum pandemi, jumlahnya mencapai 175 juta orang. Namun, Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), menyatakan bahwa jumlah penduduk Indonesia yang telah terkoneksi internet setelah pandemi, justru meningkat.

Adapun, jika dilihat dalam kurun waktu dari 2021-2022, totalnya mencapai 210 juta orang. Itu artinya, prospek saham di sektor telekomunikasi diyakini akan bagus seiring dengan perkembangan teknologi.

 

Mengenal Saham Perusahaan Telekomunikasi di Indonesia

Saham telekomunikasi adalah saham perusahaan yang bergerak di bidang jasa layanan teknologi informasi, dan komunikasi, serta jaringan telekomunikasi.

Adapun perusahaan telekomunikasi utama di Indonesia adalah Telkom Indonesia, Indosat, XL Axiata, dan Hutchison 3 Indonesia. Telkom Indonesia adalah perusahaan telekomunikasi yang paling besar di Indonesia dan memiliki jaringan telepon dan internet yang luas.

 

Produk dan Jasa Perusahaan Telekomunikasi

Perusahaan telekomunikasi menyediakan berbagai produk dan jasa, termasuk:

  • Layanan telepon: Layanan telepon dasar seperti panggilan telepon lokal dan internasional, panggilan conference, dan layanan voicemail.
  • Layanan internet: Layanan internet termasuk koneksi broadband dan jaringan nirkabel (Wi-Fi) untuk rumah dan bisnis.
  • Layanan televisi: Layanan televisi kabel atau satelit yang menyediakan berbagai channel televisi, termasuk channel premium dan siaran langsung.
  • Layanan seluler: Layanan seluler yang menyediakan panggilan telepon dan internet mobile melalui jaringan seluler.
  • Layanan jaringan: Layanan jaringan termasuk jaringan telepon, internet, dan televisi yang dapat digunakan oleh perusahaan dan organisasi.
  • Layanan Cloud: Layanan Cloud menyediakan akses ke data dan aplikasi yang tersimpan di internet, sehingga memungkinkan akses dari mana saja dan kapan saja.
  • Layanan Keamanan: Layanan Keamanan meliputi solusi yang digunakan untuk mengamankan jaringan, data, dan sistem perusahaan dari serangan cyber.

Jika didata, ada banyak sekali perusahaan telekomunikasi di Indonesia. Namun, perusahaan telekomunikasi yang sudah resmi melantai di pasar bursa, mungkin hanya beberapa. Berikut informasinya!

 

Perusahaan Telekomunikasi Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia

 

1. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk - TLKM

- Mulai beroperasi: 1882 (Bagian dari “Post en telefraafdienst”). Tahun 1961 pemerintah mendirikan Pos dan Telekomunikasi Negara (PN Postel)

- IPO: 14 November 1995

- Fokus bisnis: Penyedia jasa dan jaringan telekomunikasi, termasuk layanan telekomunikasi dasar domestik dan internasional, menggunakan layanan kabel, telepon tetap nirkabel ("CDMA") dan Global System for Mobile Communication ("GSM") serta layanan interkoneksi yang digunakan antara lain Other License Operators ("OLO"). Produknya seperti Telkomsel, Indihome dan T Cash.

- Harga saham TLKM: Rp3.870/lembar (per 24 Januari 2023)

 

2. PT Indosat Tbk - ISAT

- Tahun berdiri: November 1967

- IPO: 19 Oktober 1994

- Fokus bisnis: Penyedia layanan selular, prabayar dan pascabayar, melalui produk merek Indosat Mobile, IM3 yang didukung oleh Indosat dan Indosat Internet, layanan telekomunikasi tetap.

- Harga saham ISAT: Rp6.125/per lembar (per 24 Januari 2023).

 

3. PT XL Axiata Tbk - EXCL

- Mulai beroperasi: Oktober 1996

- IPO: 25 September 2005

- Fokus bisnis: Menjadi perusahaan operator telekomunikasi seluler, dan saat ini memegang brand sim card terkenal seperti XL dan AXIS.

- Harga saham EXCL: Rp2.360/lembar (per 24 Januari 2023)

 

4. PT Smartfren Telecom Tbk - FREN

- Mulai beroperasi: 2003

- IPO: 29 November 2006

- Fokus bisnis: Operator penyedia jasa telekomunikasi berbasis teknologi 4G LTE Advanced

- Harga saham FREN: Rp69/lembar (per 24 Januari 2023)

 

5. PT Jasnita Telekomindo Tbk - JAST

- Mulai beroperasi: 2014

- IPO: 16 Mei 2019

- Fokus bisnis: JAST bergerak di bidang perdagangan besar peralatan telekomunikasi, aktivitas telekomunikasi dengan dan tanpa kabel, satelit, internet service provider, portal web dan lain sebagainya.

- Harga saham JAST: Rp81/lembar (per 24 Januari 2023)

 

6. PT First Media Tbk - KBLV

- Mulai beroperasi: 1999

- IPO: 20 Februari 2000

- Fokus bisnis: Penyediaan layanan melalui jaringan komunikasi broadband dan distribusi berbagai sinyal elektronik melalui jaringan.

- Harga saham KBLV: Rp90/lembar (24 Januari 2023)

 

7. PT Link Net Tbk - LINK

- Mulai beroperasi: Tahun 2000

- IPO: Mei 2019

- Fokus bisnis: Menyediakan layanan ritel telekomunikasi, termasuk program televisi dan internet berkecepatan tinggi, di beberapa kota besar di Pulau Jawa, hingga Medan dan Batam.

- Harga saham LINK: Rp2.120/lembar (per 24 Januari 2023)

 

8. PT Bali Towerindo Sentra Tbk - BALI

- Mulai beroperasi: Juli 2008

- IPO: 13 Maret 2014

- Fokus bisnis: Penyedia jasa penyewaan menara telekomunikasi terkemuka di provinsi Bali, yang menyewakan menara telekomunikasi untuk instalasi dan pemasangan antena dan peralatan lain dengan transmisi sinyal telekomunikasi nirkabel dan fibre optic terintegrasi.

- Harga saham BALI: Rp795/lembar (24 Januari 2023)

 

9. PT Centratama Telekomunikasi Indonesia Tbk - CENT

- Mulai beroperasi: 1971 (dengan nama PT Centrindo Utama)

- IPO: 1 November 2021

- Fokus bisnis: Bergerak dalam bidang telekomunikasi, multimedia, penyedia layanan internet dan portal. Broadband Nirkabel di area Jakarta, Bandung dan Denpasar

- Harga saham CENT: Rp101/lembar (per 24 Januari 2023)

 

10. PT Gihon Telekomunikasi Indonesia Tbk - GHON

- Mulai beroperasi: 1996

- IPO: 9 April 2018

- Fokus bisnis: Investasi dengan mengembangkan portofolio di industri leasing tower, utilitas, mikrokontroler, serat optik dan jaringan aktif.

- Harga saham GHON: Rp1.880/lembar (per 24 Januari 2023)

 

11. PT Visi Telekomunikasi Infrastruktur Tbk - GOLD

- Mulai beroperasi: 2016

- IPO: 7 Juli 2010

- Fokus bisnis: Penyewaan menara telekomunikasi dan manajemen ritel serta manajemen mal termasuk department store dan pengelola ruang sewa komersial untuk berbagai penyewa seperti toko buku, supermarket, food court, restoran, salon, pakaian dan lain-lain.

- Harga saham GOLD: Rp318/lembar (per 24 Januari 2023)

 

12. PT Inti Bangun Sejahtera Tbk - IBST

- Mulai beroperasi: 2007

- IPO: 31 Agustus 2012

- Fokus bisnis: Fokus pada layanan jangkauan telekomunikasi in-building dan penyewaan dan pemeliharaan menara telekomunikasi.

- Harga saham IBST: Rp5.950/lembar (per 24 Januari 2023)

 

13. PT LCK Global Kedaton Tbk - LCKM

- Tahun berdiri: 3 Juli 2013

- IPO: 16 Januari 2018

- Fokus bisnis: perdagangan dan konstruksi telekomunikasi, instalasi, pengujian, dan commissioning, layanan pendukung untuk BTS, dan CME.

- Harga saham LCKM: Rp306/lembar (per 24 Januari 2023)

 

14. PT Protech Mitra Perkasa Tbk - OASA

- Tahun berdiri: 2006 dan 2013 perluasan layanan melalui Telesys Indonesia

- IPO: 18 Juli 2016

- Fokus bisnis: Perdagangan, pengembangan dan pelayanan, khususnya mekanik dan teknik sipil listrik, dan memperluas layanannya yang dikelola untuk Telco Towers melalui anak perusahaannya, Telesys Indonesia.

- Harga saham OASA: Rp112/lembar (per 24 Januari 2023)

 

15. PT Solusi Tunas Pratama Tbk - SUPR

- Mulai beroperasi: Maret 2008

- IPO: 11 Oktober 2011

- Fokus bisnis: Operasi dan penyewaan gedung menara Base Transceiver Station (BTS)

- Harga saham SUPR: Rp34.000/lembar (per 24 Januari 2023)

 

16. PT Tower Bersama Infrastructure Tbk - TBIG

- Mulai beroperasi: 2004

- IPO: 26 Oktober 2010

- Fokus bisnis: Penyedia infrastruktur telekomunikasi yang memiliki 20.466 menara tersebar di seluruh Indonesia dan berinvestasi pada anak perusahaan.

- Harga pesaham TBIG: Rp2.180/lembar (per 24 Januari 2023)

 

17. PT Sarana Menara Nusantara Tbk - TOWR

- Mulai beroperasi: -

- IPO: 8 Maret 2010

- Fokus bisnis: Penyedia infrastruktur telekomunikasi yang mengoperasikan 28.698 unit menara tersebar di seluruh Indonesia.

- Harga saham TOWR: Rp1.135/lembar (per 24 Januari 2023)

 

18. PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk - MTEL

- Mulai beroperasi: 2008

- IPO: 22 November 2021

- Fokus bisnis: Penyediaan infrastruktur telekomunikasi, yang menjadi salah satu anak perusahaan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. Semua operator seluler Indonesia telah menjadi tenant dengan menempatkan perangkat BTSnya di menara Mitratel.

- Harga saham MTEL: Rp700/lembar (per 24 Januari 2023)

 

Download InvestasiKu

 
Share this article via :
whatsapp-investasiku
 
InvestasiKu-footer
 

#YukInvestasiKu For Better Tomorrow

Download aplikasi InvestasiKu di Android, iOS, dan Windows serta nikmati kemudahan berinvestasi saham, reksa dana, obligasi, dan rencana keuangan

 
Download di Google Play Download di App Store Download desktop version
 

InvestasiKu adalah produk dari PT Mega Capital Sekuritas

Menara Bank Mega, Lantai 2, Jalan Kapten Tendean Kavling 12-14A,
RT 002/RW 002, Kelurahan Mampang Prapatan,
Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Kode Pos 12790

Telepon : 021-79175599
Email : customer.care@investasiku.id
WhatsApp : +6282260904080

 
  • TikTok
  • Instagram
  • YouTube
  • Spotify
  • LinkedIn
  • Facebook
  • Twitter
Eduvest
 

© 2024 InvestasiKu. All rights reserved.

InvestasiKu adalah aplikasi finansial yang dikelola dan dikembangkan oleh PT Mega Capital Sekuritas, dengan misi membuka akses lebih luas bagi masyarakat pada produk-produk keuangan dengan mudah, aman dan terjangkau. Semua transaksi saham, reksa dana, dan obligasi difasilitasi oleh PT Mega Capital Sekuritas sebagai broker saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, sekaligus agen penjual reksa dana yang memiliki izin usaha dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

OJK KOMINFO