ARTIKEL
 

Simak! Trading Itu Apa Beserta Macamnya

BY Dany Mauriz Gibran - 3/11/2022 9:00:00 AM - 7 MINS READ

 

Beberapa orang tidak akrab dan selalu bertanya mengenai “trading itu apa?”. Dalam Bahasa Indonesia, trading artinya “perdagangan”. Setiap hari kita pasti terlibat dalam aktivitas berdagang, meskipun terkadang tidak sadar bahwa kita telah melakukannya. Zaman dulu, orang berdagang menggunakan sistem barter yaitu menukar barang dengan barang. Berbeda dengan saat ini yang mana barang sudah dinilai dengan uang. Ketika uang sudah tercipta, orang lebih mengartikan treding adalah kegiatan dengan menukar uang untuk barang berdasarkan kesepakatan kedua belah pihak. 

Dari sudut pandang ekonomi, trading adalah pertukaran barang dan layanan antara dua entitas. Aktivitas jual beli ini dapat membentuk nilai ekonomi dan roda perputaran keuangan dalam keseluruhan masyarakat. Sedangkan Menurut kamus Bahasa Inggris Dictionary.com, Trading adalah tindakan atau proses pembelian, penjualan, atau pertukaran komoditas, baik grosir atau eceran, dalam suatu negara atau antar negara. Dalam pandangan ilmu keuangan, trading artinya merujuk pada tindakan membeli atau menjual ekuitas berupa saham dan obligasi atau mata uang. Nah, inilah kenapa banyak anak muda generasi milenial mulai melirik trading pada instrumen keuangan. 

Sebelum terjun, alangkah lebih baiknya kamu memahami pengertian terlebih dahulu, agar mencegah kerugian sampai kebangkrutan. Karena, trading adalah suatu aktivitas yang terbilang cukup beresiko. Meskipun, disisi lain mengandung keuntungan yang fantastis. Jangan lupa untuk share artikel ini juga kepada teman-teman kamu kalau bermanfaat. Oh iya klik banner dibawah ini kalau ingin mulai berinvestasi saham, daripada deposito yang bunganya cenderung rendah.

Download Aplikasi InvestasiKu Sekarang!

Macam-Macam Trading Pada Instrumen Keuangan

1.Trading Saham

Trading saham adalah jual beli surat berharga dari kepemilikan sebuah perusahaan publik. Saham ini ditawarkan kepada masyarakat melalui perantara perdagangan efek atau istilahnya broker. Salah satu macam trading ini, ada dua manfaat yang bisa investor dapat yaitu capital gain yang mana saat harga saham yang kamu beli naik dari harga sebelumnya.  Terdapat pula pembagian dividen yang dilaksanakan satu tahun sekali, bahkan ada yang dua kali. Tergantung keputusan pada saat rapat umum pemegang saham (RUPS). 

Secara sederhana, trading saham adalah kegiatan transaksi jual beli saham dalam jangka singkat. Supaya kamu mahir dalam jenis trading ini, salah satu syaratnya harus bisa menghasilkan keputusan yang tepat. Artinya, kamu tidak bingung kapan harus membeli saham atau justru menjualnya. karena harganya berfluktuasi cukup kuat. Sebagai investor atau pedagang, profit adalah hal utama yang ada di benak mereka, mulailah dengan pembelajaran mengenai teknikal dan analisis fundamental terlebih dahulu.

Semakin kesini, perbincangan mengenai trading saham sudah berkembang pesat di kalangan pemuda yang sedang nongkrong di cafe. Disisi lain, generasi milenial juga sudah mulai penasaran dan ingin mengetahui tentang apa itu instrumen keuangan yang bernama saham. Tentu saja ini adalah tren yang positif untuk mulai membekali diri agar tidak terjerumus pada investasi bodong dan membangun rencana masa depan cerah.

2.Trading Forex

Trading forex adalah perdagangan mata uang dunia yang beroperasi selama 24 jam dan hanya tutup dari Jumat hingga Minggu malam. Jenis trading ini ada tiga sesi yaitu Eropa, Asia dan Amerika Serikat. Ini berarti bahwa pasangan mata uang tertentu akan memiliki lebih banyak volume selama sesi tertentu. Pedagang dalam pasangan berbasis dolar akan menemukan volume tertinggi di sesi perdagangan AS. Pelaku pasar melakukan perdagangan forex untuk melakukan lindung nilai terhadap mata uang internasional dan risiko suku bunga, berspekulasi tentang peristiwa geopolitik, dan untuk mendiversifikasi portofolio, dan alasan lainnya. 

Sebenarnya, trading forex sangat sulit bagi investor ritel sebelum teknologi berkembang. Sebagian besar pihak yang terlibat dalam trading forex adalah perusahaan multinasional besar, dana lindung nilai, atau individu yang super kaya. Oleh sebab itu, bisnis trading forex membutuhkan banyak modal. Dengan adanya broker ritel yang ditujukan untuk pedagang individu, mereka menyediakan akses mudah ke pasar valuta asing baik melalui bank itu sendiri atau pialang yang membuat pasar sekunder. Sebagian besar, pialang online menawarkan leverage yang sangat tinggi kepada pedagang individu yang dapat mengontrol perdagangan besar dengan saldo kecil.

Menurut Survey Triennial Central Bank, aktivitas perdagangan di pasar valuta asing rata-rata $6,6 triliun per hari pada April 2019. Pihak yang paling berpengaruh yaitu Institusi Keuangan Internasional. Mereka memainkan peran paling penting dalam menggerakan harga mata uang. Selain merujuk ke pasar forex, beberapa orang melakukan perdagangan pada aset komoditas juga. 

3. Trading Komoditas

Bagi Investor, trading jenis komoditas adalah suatu alternatif untuk mendiversifikasi portofolio di luar pasar modal. Karena, harga komoditas cenderung bergerak berlawanan dengan saham. Beberapa investor juga mengandalkan komoditas ketika periode volatilitas pasar tinggi. Ini adalah tempat membeli atau menjual sumber daya alam seperti jagung, minyak, daging, dan emas. Trading komoditas adalah aktivitas yang sudah hadir selama ribuan tahun, bahkan lebih dulu dibanding perdagangan saham dan obligasi. 

Seiring berkembangnya teknologi, komoditas masih dipertukarkan di seluruh dunia. Terdapat jenis trading berjangka komoditi online yang artinya jual beli komoditas dengan sistem kontrak berdasarkan pada harga komoditas fisik sebenarnya secara online. Barang komoditi itu sendiri artinya bahan mentah atau baku, seperti jagung, tepung, minyak, dan logam. Trading komoditas adalah pembelian dan penjualan bahan baku. Kadang-kadang melibatkan perdagangan fisik barang, Tetapi lebih sering terjadi melalui kontrak berjangka, di mana Anda setuju untuk membeli atau menjual komoditas dengan harga tertentu pada tanggal tertentu.

Trading Komoditas dapat menambah diversifikasi portofolio dan memberikan lindung nilai dari dampak inflasi. Namun, komoditas harganya sangat fluktuatif. Kamu harus mempertimbangankan bahwa trading komoditas itu rumit. Contohnya, faktor-faktor seperti peristiwa cuaca dan perselisihan politik yang seringkali sulit diprediksi berdampak besar pada harga.

4. Trading Indeks

Trading Indeks adalah jenis perdagangan berjangka yang mana berisi berbagai saham dikelompokkan menjadi satu, baik mewakili sektor tertentu atau secara keseluruhan. Perdagangan indeks adalah cara populer bagi investor untuk mendapatkan eksposur ke pasar keuangan tanpa harus meneliti dan berinvestasi di saham perusahaan secara satu per satu. 

Perbedaan Trading dan Investasi

Ketika berbicara perbedaan trading dan investasi di pasar keuangan, mereka adalah dua hal yang pendekatannya sangat berbeda, namun tujuannya sama dalam menghasilkan atau menciptakan kekayaan di pasar keuangan. Contohnya begini, Andi dan Budi membeli sebuah benih dalam jumlah yang sama dan ditabur pada ladang yang sama, Tetapi Andi menjualnya kepada seseorang dalam sehari karena sesuai perhitungan, sudah bisa mendapat untung. Namun, Budi tetap mendiamkan benih tersebut tumbuh selama beberapa tahun sambil memberi benih baru dan melakukannya selama bertahun-tahun. 

Dengan menginvestasikan benihnya secara rutin, dia akan menghasilkan keuntungan yang sangat berbeda dari apa yang Andi hasilkan yang selalu memperdagangkan benih dalam sehari, itulah perbedaan trading dan investasi. Untuk mempelajari hal yang sama di pasar keuangan, yuk ketahui tiga perbedaan trading dan investasi yaitu:

1. Periode 

Perbedaan trading dan investasi salah satunya terletak pada jangka waktu, trading adalah aktivitas membeli aset untuk periode yang singkat. Bisa selama seminggu atau lebih, seringnya sih sehari. Contohnya, andi membeli sebuah saham A dan menunggu dalam beberapa jam atau sehari dan menjualnya. Sedangkan investasi adalah pendekatan yang bekerja berdasarkan prinsip beli dan tahan. Investor menginvestasikan uang mereka selama periode beberapa tahun kedepan atau jangka waktu yang lebih lama.

2. Pertumbuhan Modal

Trading mengacu pada pergerakan harga instrumen di pasar. Jika harga naik lebih tinggi dari harga pertama yang dia beli, pedagang langsung menjual saham tersebut. Sederhananya, trading adalah sebuah keterampilan melihat momentum harian untuk meraih capital gain. Sedangkan, investasi adalah seni menciptakan kekayaan dengan menanam modal untuk meraih keuntungan dan mendapatkan dividen dalam jangka waktu bertahun-tahun.

3. Keterlibatan Resiko 

Perbedaan trading dan investasi adalah terletak pada ukuran risiko, pendekatan investasi adalah membeli saham untuk jangka panjang dan menumbuhkan modal. Risiko yang terlibat lebih rendah karena investor menghindari fluktuasi harian yang terjadi. Sedangkan, pendekatan trading adalah membeli saham untuk jangka pendek dan memanfaatkan selisih di pasar. Risiko yang terlibat lebih tinggi karena pedagang mencoba untuk mendapatkan keuntungan dari volatilitas pasar jangka pendek, meskipun mereka mengetahui fluktuasi harga terkadang pergerakannya tidak terduga.

 
 
InvestasiKu
 

#YukInvestasiKu For Better Tomorrow

Download aplikasi InvestasiKu di Android atau iOS dan nikmati kemudahan berinvestasi saham, reksa dana, obligasi, dan rencana keuangan

 
Download di Google Play Download di App Store
 

InvestasiKu adalah produk dari PT Mega Capital Sekuritas

Menara Bank Mega, Lantai 2, Jalan Kapten Tendean Kavling 12-14A,
RT 002/RW 002, Kelurahan Mampang Prapatan,
Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Kode Pos 12790

Telepon : 021-79175599
Email : customer.care@investasiku.id
WhatsApp : +6282260904080

 
  • TikTok
  • Instagram
  • YouTube
  • Spotify
  • LinkedIn
  • Facebook
  • Twitter

© 2021 InvestasiKu. All rights reserved.

InvestasiKu adalah aplikasi finansial yang dikelola dan dikembangkan oleh PT Mega Capital Sekuritas, dengan misi membuka akses lebih luas bagi masyarakat pada produk-produk keuangan dengan mudah, aman dan terjangkau. Semua transaksi saham, reksa dana, dan obligasi difasilitasi oleh PT Mega Capital Sekuritas sebagai broker saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, sekaligus agen penjual reksa dana yang memiliki izin usaha dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

OJK