ARTIKEL
 

Begini Cara Screening Saham yang Cuan Maksimal!

by Estrin Vanadianti Lestari - 02 May 2023 - Reviewed by Rifdah Fatin H.

 

Hari gini, tertarik beli saham cuma lihat dari harganya? Ya, nggak kenapa-kenapa sih! Tapi, apakah sudah yakin dengan pilihanmu itu?

Kenapa tidak screening saham terlebih dahulu, yang bisa dilihat dari berbagai kriteria? Jadi, keputusanmu bisa lebih matang dan bisa meminimalisir kerugian, atau salah pilih saham.

 

Apa Itu Screening Saham?

Screening saham adalah proses mencari saham dengan menggunakan filter atau kriteria tertentu. Tujuan dari screening saham adalah untuk mempersempit pilihan saham yang tersedia, sehingga investor dapat lebih fokus pada saham-saham yang memiliki karakteristik tertentu yang diinginkan.

Beberapa kriteria umum yang digunakan dalam screening saham meliputi:

  • Harga saham
  • Kapitalisasi pasar
  • Rasio harga-keuntungan (P/E ratio)
  • Rasio harga-buku (P/B ratio)
  • Dividen yield
  • Pertumbuhan pendapatan dan laba
  • Indikator teknikal seperti moving averages, relative strength index (RSI), dan stochastic oscillator

Setelah memilih kriteria yang diinginkan, investor dapat menggunakan screener saham untuk mencari saham-saham yang sesuai dengan kriteria tersebut. Screener saham biasanya tersedia di platform perdagangan saham dan situs-situs keuangan yang menyediakan data pasar saham.

 

Alasan Investor Harus Screening Saham

Berikut adalah beberapa alasan mengapa kamu harus melakukan screening saham:

 

  1. Proses pemilihan cepat dan berpeluang dapat saham bagus 

Dengan menggunakan screener saham, kamu dapat menyaring ribuan saham yang tersedia di pasar dan mempersempit pilihan kamu hanya pada saham-saham yang memenuhi kriteria yang telah ditentukan, sehingga dapat mempercepat proses pemilihan saham.

Dari screening saham, kamu bisa memperoleh peluang atau kesempatan untuk bisa mendapatkan saham yang lebih bagus, dan berkualitas. Dengan men-screening, kamu jadi bisa mengetahui kondisi keuangan emiten atau perusahaannya, sehat atau tidak, stabil atau tidak, tingkat pertumbuhannya tinggi atau tidak.

Perlu diingat bahwa screening saham tidak menjanjikan hal yang pasti, namun cara ini bisa memberikan hasil yang lebih tepat ketimbang cara lain karena memang berdasarkan data dan fakta.

 

  1. Mengoptimalkan keuntungan

Alasan yang kedua dari melakukan screening saham adalah dapat membantu kamu, untuk menemukan saham-saham yang memiliki karakteristik tertentu yang sesuai dengan tujuan investasi kamu.

Misalnya, jika kamu mencari saham dengan potensi pertumbuhan yang tinggi, kamu dapat mencari saham dengan pertumbuhan laba yang tinggi atau P/E ratio yang rendah.

 

  1. Mengurangi risiko

Selanjutnya bisa mempersempit pilihan saham, hanya pada saham-saham yang memenuhi kriteria tertentu, kamu dapat mengurangi risiko investasi.

Misalnya, jika kamu mencari saham dengan volatilitas rendah, kamu dapat menggunakan screener saham untuk menemukan saham yang memiliki volatilitas rendah.

 

  1. Memudahkan pengambilan keputusan

Dengan mempertimbangkan kriteria tertentu, terlebih dalam proses pemilihan saham, kamu dapat memudahkan pengambilan keputusan investasi.

Kamu dapat membandingkan kinerja saham-saham yang memenuhi kriteria yang sama, dan memilih saham yang paling sesuai dengan tujuan dan strategi investasi kamu.

 

  1. Meningkatkan efisiensi

Terakhir, kamu dapat meningkatkan efisiensi dalam proses pemilihan saham. Di mana kamu dapat menyaring saham-saham, yang tidak memenuhi kriteria yang telah ditentukan sebelumnya, dan kamu hanya fokus pada saham-saham yang memiliki potensi yang lebih tinggi.

Namun, perlu diingat bahwa screening saham hanyalah alat bantu dan bukan jaminan keuntungan investasi. Investasi selalu memiliki risiko, dan perlu dilakukan setelah melakukan analisis yang cermat terhadap potensi keuntungan dan risiko yang mungkin terjadi.

 

Baca juga: 4 Perbedaan Trading & Investing

 

5 Cara Screening Saham yang Baik

Tahukah Kawan, bahwa screening saham bisa dilakukan, sesuai dengan keinginan investor. Berikut adalah beberapa tips untuk melakukan screening saham yang baik:

 

  1. Menentukan kriteria saham yang akan di screening

Tentukan kriteria yang ingin kamu gunakan untuk melakukan screening saham. Kriteria yang umum digunakan termasuk harga saham, kapitalisasi pasar, rasio harga-keuntungan (P/E ratio), rasio harga-buku (P/B ratio), dividen yield, dan pertumbuhan pendapatan dan laba.

 

  1. Menentukan nilai minimum dan maksimum

Tetapkan nilai minimum atau maksimum untuk setiap kriteria yang kamu pilih. Misalnya, jika kamu ingin mencari saham dengan P/E ratio yang rendah, kamu dapat menetapkan batas minimum P/E ratio yang diinginkan.

 

  1. Pilih alat screener atau bisa secara manual

Gunakan screener saham yang tersedia di platform perdagangan atau situs keuangan yang menyediakan data pasar saham. Screener saham biasanya memiliki berbagai pilihan filter dan dapat membantu kamu mempersempit daftar saham yang tersedia.

Kamu juga bisa melakukan screening saham, secara manual. Kamu bisa pilih saham yang sudah kamu incar, perhatikan grafiknya, harganya, secara konstan. Setelah itu kamu pantau bagaimana pertumbuhan harga sahamnya, apakah bergerak ke arah positif, atau justru menurun.

 

  1. Melakukan analisis

Setelah menemukan saham yang memenuhi kriteria yang kamu pilih, lakukan analisis lebih lanjut terhadap saham tersebut. Pertimbangkan faktor-faktor lain seperti kondisi pasar saham dan kinerja perusahaan untuk membantu kamu membuat keputusan investasi yang tepat.

 

  1. Konsisten

Lakukan screening saham secara berkala untuk memastikan bahwa portofolio investasi kamu tetap sejalan dengan tujuan dan strategi investasi kamu

Namun, perlu diingat bahwa screening saham bukanlah jaminan keuntungan investasi. Investasi selalu memiliki risiko, dan sebaiknya dilakukan setelah melakukan analisis yang cermat terhadap potensi keuntungan dan risiko yang mungkin terjadi.

Jika sudah melakukan screening saham dari emiten yang kamu incar, kamu bisa menentukan keputusan untuk membeli saham. Pastikan pilih juga platform investasi online yang bagus dan terpercaya.

Sayang bukan, jika sudah susah payah screening saham, tapi tidak gunakan platform investasi yang bagus. Kalau mau platform investasi online yang terpercaya, bisa pilih InvestasiKu!

Selain aman dan terpercaya, InvestasiKu juga bisa memberikanmu point di setiap transaksinya. Bahkan, kamu bisa mulai investasi saham mulai dari Rp100 ribuan saja!

Yuk, segera download aplikasinya, dan investasikan asetmu sekarang juga di InvestasiKu!

 

beli saham di investasiku dapet cashback points

 
Share this article via :
whatsapp-investasiku
 
InvestasiKu-footer
 

#YukInvestasiKu For Better Tomorrow

Download aplikasi InvestasiKu di Android, iOS, dan Windows serta nikmati kemudahan berinvestasi saham, reksa dana, obligasi, dan rencana keuangan

 
Download di Google Play Download di App Store Download desktop version
 

InvestasiKu adalah produk dari PT Mega Capital Sekuritas

Menara Bank Mega, Lantai 2, Jalan Kapten Tendean Kavling 12-14A,
RT 002/RW 002, Kelurahan Mampang Prapatan,
Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Kode Pos 12790

Telepon : 021-79175599
Email : customer.care@investasiku.id
WhatsApp : +6282260904080

 
  • TikTok
  • Instagram
  • YouTube
  • Spotify
  • LinkedIn
  • Facebook
  • Twitter
Eduvest
 

© 2024 InvestasiKu. All rights reserved.

InvestasiKu adalah aplikasi finansial yang dikelola dan dikembangkan oleh PT Mega Capital Sekuritas, dengan misi membuka akses lebih luas bagi masyarakat pada produk-produk keuangan dengan mudah, aman dan terjangkau. Semua transaksi saham, reksa dana, dan obligasi difasilitasi oleh PT Mega Capital Sekuritas sebagai broker saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, sekaligus agen penjual reksa dana yang memiliki izin usaha dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

OJK KOMINFO