ARTIKEL
 

Saham Gorengan adalah Saham Tinggi Risiko Banyak Peminat, Kok Gitu?

BY David Sebastian - 5/13/2022 9:00:00 AM - 5 MINS READ

 

Saham gorengan adalah saham dengan market cap rendah sehingga bandar saham dapat mengendalikan harga sahamnya dengan mudah.

Hal ini sempat menjadi perhatian banyak investor, tidak jarang dari mereka mengklaim meraih keuntungan fantastis sampai kerugian yang miris. Sampai-sampai meraih perhatian otoritas berwenang sampai presiden.

 

Ciri-Ciri Saham Gorengan

Ciri saham gorengan ada 6 guys:

 

1. Pergerakan Harga yang Tidak Wajar

BEI melaksanakan pengawasan aktif terhadap saham yang bergerak liar selama lebih dari dua hari. Radar otoritas bursa bisa memberi kamu informasi dari ciri saham gorengan karena ada aktivitas yang tidak wajar (UMA).

Hal ini dapat berpotensi mengganggu terselenggaranya perdagangan efek yang teratur, wajar dan efisien. Meskipun, Pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal.

Di sisi lain, Bursa Efek Indonesia menerbitkan aturan Auto Rejection untuk memastikan berkaitan dengan batasan penurunan dan kenaikan harga suatu efek. Batasan auto rejection yang berlaku saat ini sesuai Keputusan Direksi Nomor Kep-00023/BEI/03-2020.

Kalau ada saham yang tiba-tiba naik, pastikan kamu tidak fomo yaa.

 

2. Market Cap Saham Gorengan

Market cap saham gorengan tidak sampai Rp1 triliun. Karena market capnya rendah, bandar jadi mudah mengendalikan harganya.

Baru ARA, ditinggal sebentar udah ARB saham nya.

Salah satu ciri-ciri saham gorengan cenderung merupakan gambaran dari perusahaan publik yang paling tidak berkembang, karena berkapitalisasi rendah dan dianggap sebagai investasi paling agresif dan berisiko.

Setelah itu, sumber daya emiten kecil dan relatif terbatas, berpotensi membuat mereka lebih rentan terhadap penurunan bisnis atau ekonomi. Mereka mungkin juga rentan terhadap persaingan ketat dan karakteristik ketidakpastian pasar.

 

3. Kenaikan Harga Tidak Sebanding Dengan Kinerja

Ciri pergerakan harga saham ini tidak sebanding dengan kinerja keuangannya. Pada situasi tertentu, pergerakannya mendadak naik tanpa berfundamental bagus.

Sebagian besar saham perusahaan yang relatif muda dengan informasi latar belakang yang terbatas. Perusahaan ini umumnya tidak memiliki rekam jejak yang terbukti mengenai operasi, produk, aset, atau pendapatan. Oleh karena itu, berinvestasi di perusahaan semacam itu sangat berisiko.

 

4. Mencerminkan Citra Buruk Perusahaan

Pada beberapa kasus, ketika perusahaan memiliki masalah, mereka akan cenderung mempengaruhi harga. Bandar akan memanfaatkan peluang tersebut untuk menggerakan harga agar aktif dengan modal besar.

Di sisi lain, perusahaan saham gorengan sering memperoleh profit yang tidak wajar. Dibandingkan dengan realita fundamentalnya. Kamu juga harus waspada jika ada emiten yang langganan di suspend oleh Bursa Efek Indonesia (BEI).

Disebabkan oleh masalah kinerja atau mengindikasikan saham dengan pergerakan harga yang tidak wajar. Ini bisa berpotensi menjadi ciri saham gorengan.

 

5. Likuiditas rendah

Ciri-ciri saham gorengan yaitu memiliki likuiditas rendah. Seorang investor mungkin tidak selalu dapat menjual sahamnya pada waktu yang tepat. Juga, likuiditas yang rendah menghasilkan volume perdagangan yang rendah. 

Dengan demikian, bahkan transaksi yang relatif kecil dapat menyebabkan perubahan harga saham yang besar.

Skema pump and dump adalah penipuan perdagangan yang populer untuk memikat investor agar membeli saham. Sejumlah besar saham gorengan dibeli seiring kenaikannya. 

Begitu investor lain terburu-buru membeli saham, para bandar menjual saham mereka. Begitu pasar menyadari bahwa tidak ada alasan mendasar untuk kenaikan saham, investor akan terburu-buru untuk menjual ketika sedang mengalami kerugian besar.

 

6. Saham Tanpa Pergerakan Alias Rebahan

Saham Gorengan memang banyak yang rebahan, tidak ada pergerakan harga, cenderung flat dalam jangka waktu panjang. Sesekali naik drastis karena ada pembelian besar-besaran oleh bandar untuk memancing ritel.

 

7. Harga rendah

Saham Gorengan memang banyak yang rebahan, tidak ada pergerakan harga, cenderung flat dalam jangka waktu panjang. Sesekali naik drastis karena ada pembelian besar-besaran oleh bandar untuk memancing ritel.

 

Risiko Tinggi Tapi Banyak Peminat

Siapa sih orang yang gak mau cuan instant? Karena Saham Gorengan mudah ARA, makanya orang2 pada suka ini.

Tapi inget ya besti, gampang ARA, gampang ARB juga alias dibanting / diguyur bandar.

Baca artikel ini dulu yaa biar engga kena guyur bandar.

 

Bagaimana Cara Bandar Menggoreng Saham?

Rekomendasi berdasarkan pernyataan yang salah, menyesatkan, atau sangat dilebih-lebihkan secara massal. Media komunikasi yang disukai untuk investor ikut terlibat dalam menggoreng.

Promotor kemudian akan mulai mengoordinasikan desas-desus, informasi yang salah, atau viral untuk meningkatkan minat terhadap saham tersebut secara perlahan untuk menaikkan harganya.

Kemudian, begitu harga saham telah dinaikkan cukup tinggi dengan tanda yang tidak terduga, promotor kemudian menjual saham tersebut dengan harga tinggi.

Cara menggoreng ini dianggap paling mudah untuk dimanipulasi. Karena targetnya adalah saham berkapitalisasi kecil, jadi tidak perlu banyak pembeli baru untuk mendorong saham lebih tinggi.

 

download investasiku

 
 
InvestasiKu
 

#YukInvestasiKu For Better Tomorrow

Download aplikasi InvestasiKu di Android atau iOS dan nikmati kemudahan berinvestasi saham, reksa dana, obligasi, dan rencana keuangan

 
Download di Google Play Download di App Store
 

InvestasiKu adalah produk dari PT Mega Capital Sekuritas

Menara Bank Mega, Lantai 2, Jalan Kapten Tendean Kavling 12-14A,
RT 002/RW 002, Kelurahan Mampang Prapatan,
Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Kode Pos 12790

Telepon : 021-79175599
Email : customer.care@investasiku.id
WhatsApp : +6282260904080

 
  • TikTok
  • Instagram
  • YouTube
  • Spotify
  • LinkedIn
  • Facebook
  • Twitter

© 2021 InvestasiKu. All rights reserved.

InvestasiKu adalah aplikasi finansial yang dikelola dan dikembangkan oleh PT Mega Capital Sekuritas, dengan misi membuka akses lebih luas bagi masyarakat pada produk-produk keuangan dengan mudah, aman dan terjangkau. Semua transaksi saham, reksa dana, dan obligasi difasilitasi oleh PT Mega Capital Sekuritas sebagai broker saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, sekaligus agen penjual reksa dana yang memiliki izin usaha dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

OJK