Kamu pasti sudah tahu kalau Indonesia terkenal dengan sumber daya alamnya yang berlimpah, terutama emas.
Per 2024 silam, Indonesia berada di peringkat 8 besar dunia sebagai negara penghasil emas, dengan estimasi produksi sekitar 110-140 ton. Dominasi produksi emas ini diperoleh dari tambang raksasa Grasberg di Papua.
Dalam operasionalnya, perusahaan-perusahaan emas turut melantai di Bursa Efek Indonesia sehingga sahamnya dapat kamu investasikan lebih lanjut. Emiten sektor emas yang paling terkenal adalah ANTM, tetapi ternyata masih ada banyak perusahaan emas yang terdaftar di Bursa.
Yuk, simak apa saja!
7 Perusahaan Saham Emas Yang Terdaftar di BEI
Ada banyak perusahaan pertambahan emas yang dikelola oleh perusahaan publik, di mana setidaknya ada 7 emiten emas di Indonesia yang bisa kamu beli sahamnya di Bursa Efek Indonesia, yaitu sebagai berikut:
- PT Aneka Tambang Tbk - ANTM
- PT Merdeka Copper Gold Tbk - MDKA
- PT Medco Energi Tbk - MEDC
- PT Archi Indonesia Tbk - ARCI
- PT Bumi Resources Minerals - BRMS
- PT J Resources Asia Pasifik - PSAB
- PT United Tractors Tbk - UNTR
*Untuk tahu harga sahamnya, kamu bisa langsung klik kode saham yang ada.
Baca Juga: Investasi Emas Antam, Emang Beneran Cuan?
Manfaat Emas Dalam Kehidupan Sehari-Hari
Emas bukan hanya punya keindahan yang luar biasa indah, tapi ada segudang manfaat yang dimiliki oleh emas. Fun fact, ada sekitar 10 miliar ton emas yang terlarut di lautan dunia.
1. Alat Tukar
Sejak ratusan tahun lalu, emas sudah dikenal sebagai alat ukur kekayaan dan digunakan sebagai alat tukar yang sah untuk ditukar dengan bahan makanan, pakaian, dan kendaraan.
Meskipun zaman telah berkembang, beberapa orang masih menggunakan emas sebagai alat tukar, dan beberapa negara bahkan menggunakan emas untuk menjaga kestabilan ekonomi.
Pada tahun 40.000 SM, bongkahan emas mentah sudah banyak ditemukan di gua-gua Spanyol. Alhasil, semakin berkembang tepatnya pada 600-625 SM, masyarakat kerayaan Lydia (Turki) menggunakan koin emas untuk bertransaksi.
2. Bahan Bangunan
Emas sering digunakan sebagai bahan bangunan untuk menambah keindahan dan kekuatan bangunan. Penggunaan emas ini sudah dilakukan sejak lama, seperti yang terlihat pada Masjid Kubah Mas dan Monumen Nasional di Indonesia.
3. Bahan Baku Elektronik
Emas juga digunakan sebagai bahan pembuatan berbagai macam alat elektronik, seperti chip komputer dan smartphone, karena emas merupakan penghantar listrik yang baik dan tahan terhadap korosi.
Beberapa produsen alat elektronik bahkan menambahkan emas pada bagian body produk mereka untuk menaikkan nilai dan harga jualnya.
4. Pembuatan Gigi Palsu
Emas juga digunakan dalam pembuatan gigi palsu sebagai pengganti gigi yang hilang atau untuk penambalan gigi berlubang, meratakan lapisan gigi, hingga kawat gigi. Selain aman untuk rongga mulut, emas juga tahan terhadap bakteri dan antikarat.
5. Bahan Produk Kecantikan
Terakhir, emas dipakai dalam pembuatan produk kecantikan, seperti pelembab kulit wajah, bibir, lipstik, dan serum kulit.
Hal ini karena emas memberikan manfaat pada kulit dengan membuatnya lebih cerah secara alami. Selain itu, emas dapat merangsang produksi kolagen untuk menjaga elastisitas kulit, sehingga wajah jadi awet muda.
Baca Juga: 10 Perusahaan Tambang Terbesar di Indonesia, Mana Saja?
Daerah Penghasil Emas Terbesar di Indonesia
Lalu, provinsi mana saja yang menjadi sumber emas di Indonesia? Berikut 5 provinsi Indonesia penghasil emas terbesar.
1. Provinsi Papua Tengah
Provinsi Papua Tengah terkenal dengan daerah pertambangan emas terbesar di Indonesia, yang terletak di kabupaten Mimika.
Tambang dari PT Freeport sudah terkenal sebagai perusahaan tambang emas terbesar yang menghasilkan sekitar 240 kilogram emas setiap harinya. Konon, ada sebanyak 1.76 juta ton cadangan emas di tanah tersebut.
Sayangnya, ada banyak pro-kontra yang meliputi perusahaan tambang di Papua Tengah tersebut. Memang tambang emas ini mampu memebrikan manfaat ekonomi besar seperti lapangan kerja, pajak negara, dan dividen. Namun, dampak sosial lingkungannya sangat berketimpangan.
2. Provinsi Nusa Tenggara Barat
Provinsi Nusa Tenggara Barat memiliki kekayaan alam yang melimpah, terutama di tanah Sumbawa yang menjadi daerah penghasil emas terbesar kedua di Indonesia.
Pertambangan Batu Hijau di sana telah menghasilkan sekitar 2.77 juta ons emas mentah, yang menjadi sumber penghasilan yang signifikan bagi daerah tersebut.
Di provinsi ini, ada beberapa tambang emas seperti PT Amman Mineral Nusa Tenggara dan PT Sumbawa Timur Mining.
3. Provinsi Maluku Utara
Provinsi Maluku Utara juga dikenal sebagai salah satu daerah penghasil emas terbesar di Indonesia, terutama di daerah Halmahera Utara yang dikelola oleh PT Nusa Halmahera Minerals.
Di sana, ditemukan sekitar 26,9 ton cadangan emas yang menjadi sumber pendapatan ekonomi daerah. Emas di provinsi ini dipercaya memiliki kualitas tinggi.
4. Provinsi Kalimantan Tengah
Provinsi Kalimantan Tengah memiliki banyak daerah pertambangan emas, salah satunya terletak di Desa Pujon yang sering disebut sebagai "desa emas" karena memiliki bijih emas yang melimpah.
5. Provinsi Jawa Timur
Provinsi Jawa Timur memiliki kota penghasil emas terbesar di Indonesia, yang terletak di Tujuh Bukit, Banyuwangi. Di sana, diperkirakan terdapat sekitar 28 juta ons cadangan emas dari total cadangan mineral sebanyak 1.9 ton.
Saham EMAS dari emiten PT Merdeka Gold Resources Tbk. yang baru IPO pada September 2025 silam, turut beroperasi di pertambangan Jawa Timur ini.
Baca Juga: 8 Fakta Seputar IPO EMAS yang Merupakan Anak Usaha MDKA
Minat Berinvestasi ke Saham Emas?
Nah, itulah penjelasan tentang apa saja saham-saham yang bergerak di sektor pertambangan emas. Kamu bisa langsung menginvestasikan pada saham-saham emas tersebut melalui aplikasi InvestasiKu.
Jangan khawatir, aplikasi ini telah berada di bawah pengawasan OJK sehingga aman dan terpercaya. Yuk, download InvestasiKu dan tanamkan saham demi masa depan yang lebih baik.
%20(981x394)%20-%20InvestasiKu%20(2024)_qBsItM-RI.png?updatedAt=1714019067605)