SAHAM
 

Daftar Saham IDX30 (Update Februari 2026)

by Rifda Arum Adhi Pangesti - 25 Feb 2026 - Reviewed by Revo Gilang Firdaus M.

 

Bursa Efek Indonesia selaku pihak yang menyediakan sarana perdagangan efek, tentu memiliki ukuran statistik tersendiri dalam membagi 934 saham yang melantai. Ukuran statistik tersebut dinamakan indeks saham. 

Indeks saham ini ada beragam dan terus dievaluasi secara berkala oleh BEI. Jadi, bukan tidak mungkin akan ada emiten yang keluar-masuk ke daftar indeks yang bersangkutan. Indeks saham ini ada IHSG, LQ45, IDX30, IDX80, IDX Quality30, dan masih banyak lainnya. 

Nah, pada Februari 2026 ini indeks IDX30 sudah di-update oleh Bursa. Yuk, simak apa saja emiten saham yang masuk dalam daftar indeks tersebut!

Apa Itu Indeks Saham?

Sebelum melihat daftar saham indeks IDX30, kamu harus paham dulu apa itu indeks saham. 

Indeks saham adalah ukuran statistik yang mencerminkan keseluruhan pergerakan harga saham yang dipilih berdasarkan kriteria dan metodologi tertentu, dengan evaluasi secara berkala.

Setiap index saham memiliki tempo evaluasi yang berbeda-beda. Selain itu, jumlah saham dalam suatu indeks juga bervariasi sesuai nama indeksnya. Misalnya pada indeks LQ45 berarti memuat sejumlah 45 saham dari emiten berbagai sektor. Pun demikian dengan IDX30 yang tentunya memuat 30 emiten saja.

Adanya indeks saham ini bertujuan untuk:

  • mengukur sentimen pasar,
  • sebagai benchmark untuk portofolio aktif
  • menjadi produk investasi pasif seperti Reksadana Indeks dan ETF Indeks,
  • proksi dalam mengukur dan membuat return, risiko sistematis, dan kinerja yang disesuaikan risiko,
  • proksi untuk kelas aset pada alokasi aset.

Saat ini, pihak BEI sudah punya 45 indeks saham dengan masing-masing kriteria dan metodologi tertentu dalam membagi emiten yang ada. 

Baca Juga: Daftar Saham Indeks LQ45 dan Perbedaannya dengan Blue Chip (Update Agustus 2026)

Daftar Saham Indeks IDX30

Indeks IDX30 adalah indeks yang mengukur kinerja harga dari 30 emiten saham dengan likuiditas tinggi, kapitalisasi besar, dan fundamental perusahaan yang baik. 

Berhubung jumlah saham yang termuat dalam IDX30 ini hanya ada 30 emiten saja, maka biasanya digunakan untuk benchmark pada portofolio investasi terutama investor institusi. Pada saat evaluasi, bobot setiap saham akan dibatasi paling tinggi 15%. 

Jadwal evaluasi IDX30 dilakukan 2x dalam setahun yakni pada bulan Januari dan Juli yang meliputi kegiatan penambahan maupun penghapusan emiten saham dari indeks tersebut. 

Jika ternyata ada aksi korporasi baik itu merger, delisting, atau bahkan suspensi panjang pada bulan April atau Oktober, maka akan dilakukan evaluasi minor terkait daftar saham IDX30 ini. 

Lagipula, cakupan pasar pada IDX30 ini lebih sempit alias top-tier, sehingga kriterianya jauh lebih ketat. Yuk, simak apa saja daftar saham Indeks IDX30 yang sudah update pada periode Februari sampai April 2026.

No.

Kode Saham

Sektor

Keterangan

1

AADI

Pertambangan batu bara

Turun

2

ADRO

Energi

Turun

3

AMRT

Barang konsumen primer

Turun

4

ANTM

Pertambangan

Turun

5

ASII

Multi-sektor

Turun

6

BBCA

Perbankan

Naik

7

BBNI

Perbankan

Turun

8

BBRI

Perbankan

Naik

9

BMRI

Perbankan

Turun

10

BRPT

Energi

Turun

11

BUMI

Energi

Baru

12

CPIN

Konsumsi Primer

Turun

13

EMTK

Teknologi

Baru

14

GOTO

Telekomunikasi

Turun

15

ICBP

Barang Konsumen Primer Turun

16

INCO

Pertambangan Turun

17

INDF

Barang Konsumen Primer Turun

18

INKP

Barang Baku Turun

19

ISAT

Telekomunikasi Turun

20

JPFA

Barang konsumen primer Turun

21

KLBF

Kesehatan Turun

22

MBMA

Barang Baku Turun

23

MDKA

Pertambangan Turun

24

MEDC

Kesehatan Turun

25

PGAS

Energi Turun

26

PGEO Infrastruktur Turun

27

PTBA

Pertambangan

Turun

28

TLKM

Telekomunikasi

Turun

29

UNTR

Pertambangan, konstruksi

Turun

30

UNVR

Barang konsumen

Turun

*klik kode saham untuk tahu harga saham terbaru.

Pada daftar saham IDX30 periode Februari sampai April 2026 ini, ada 2 emiten yang keluar dari perhitungan indeks sebelumnya yakni ITMG dan SMGR.

Sementara pada periode ini, ada 2 emiten baru yang masuk Indeks IDX30 yakni BUMI dan EMTK. 

Baca Juga: 7 Saham Milik Lippo Group yang Melantai di Bursa, Bukan Cuma Siloam Saja!

Mau Return dari Saham IDX30?

Nah, itulah penjelasan tentang apa saja saham yang terdapat dalam Indeks IDX30 yang mayoritas berasal dari perusahaan dengan likuiditas tinggi, kapitalisasi besar, dan fundamental yang baik.

Kamu tentu saja bisa memperoleh dividen menguntungkan itu jika turut serta berinvestasi pada saham-saham IDX30 maupun IDX80 ini. Mulai dari BBCA, ADRO, ANTM, UNVR, ASII, BMRI, dan masih banyak lainnya. Untuk berinvestasi di beberapa saham unggulan tersebut, kamu cukup menggunakan aplikasi InvestasiKu secara mudah. 

Jangan khawatir, aplikasi ini telah berada di bawah pengawasan OJK sehingga legal dan terpercaya. Yuk, download InvestasiKu dan tanamkan saham demi masa depan yang lebih baik.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan edukasi dan bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca.

 
Share this article via :
whatsapp-investasiku
 
InvestasiKu-footer
 

#YukInvestasiKu For Better Tomorrow

Download aplikasi InvestasiKu di Android, iOS, dan Windows serta nikmati kemudahan berinvestasi saham, reksa dana, obligasi, dan rencana keuangan

 
Download di Google Play Download di App Store Download desktop version
 

InvestasiKu adalah produk dari PT Mega Capital Sekuritas

Menara Bank Mega, Lantai 2, Jalan Kapten Tendean Kavling 12-14A,
RT 002/RW 002, Kelurahan Mampang Prapatan,
Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Kode Pos 12790

Telepon : 021-79175599
Email : customer.service@megasekuritas.id
WhatsApp : +6282260904080

 
  • TikTok
  • Instagram
  • YouTube
  • Spotify
  • LinkedIn
  • Facebook
  • Twitter
Eduvest
 

©2026 InvestasiKu. All rights reserved.

InvestasiKu adalah aplikasi finansial yang dikelola dan dikembangkan oleh PT Mega Capital Sekuritas, dengan misi membuka akses lebih luas bagi masyarakat pada produk-produk keuangan dengan mudah, aman dan terjangkau. Semua transaksi saham, reksa dana, dan obligasi difasilitasi oleh PT Mega Capital Sekuritas sebagai broker saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, sekaligus agen penjual reksa dana yang memiliki izin usaha dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

OJK
KOMINFO