ARTIKEL
 

10 Perusahaan Tambang Terbesar di Indonesia

by Estrin Vanadianti Lestari - 10 Jan 2023 - Reviewed by Rifdah Fatin H.

 

Indonesia dikenal dengan negara, yang kaya akan sumber daya alamnya. Setuju? Setuju dong! Maka tak heran juga nih, kalau Indonesia punya banyak perusahaan tambang yang tumbuh subur.

Bahkan, hasil tambang Indonesia banyak yang diekspor sampai ke luar negeri. Jadi, kalau untuk soal sumber daya alam, Indonesia tidak kekurangan, justru menjadi pemasukan yang besar bagi negara kita.

 

Tabel - 11 Saham Sektor Pertambangan di Indonesia

 

Emiten

Saham Beredar

Kapitalisasi

P/E

BV

Harga

ANTM 24.030.764.725 48.782 M 20,27x 894 2.030
ARCI 24.835.000.000 8.344 M 27,56x 153 336
CITA 3.960.361.250 14.890 M 18,57x 984 3.760
DKFT 5.638.246.600 693 M 3,93x 70 123
IFSH 2.125.000.000 2.762 M 8,35x 329 1.300
INCO 9.936.338.720 65.579 M 18,75x 3.562 6.600
MDKA 24.110.850.771 103.676 M 52,43x 1.273 4.300
NICL 9.662.518.570 2.918 M 17,71x 44 302
PSAB 26.460.000.000 2.778 M 16,38x 230 105
TINS 7.447.753.454 8.862 M 3,78x 953 1.190
ZINC 25.250.000.000 1.262 M 49,02x 35 50

 

Note: Harga saham per tanggal 23 Februari 2023

 

10 Daftar Perusahaan Tambang Terbesar di Indonesia

 

1. Tambang Mineral - PT Freeport Indonesia

Perusahaan tambang terbesar dan terpopuler di Indonesia yang pertama adalah PT Freeport Indonesia. Siapa yang tidak tahu perusahaan tambang yang berlokasi di Papua ini?

Oke, jadi PT Freeport Indonesia ini adalah perusahaan tambang mineral yang berafiliasi, dengan Freeport-McMoran dan Mining Industry Indonesia. Apa yang dihasilkan dari perusahaan tambang ini?

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, perusahaan tambang ini menghasilkan produk mineral. Apa saja produk mineral yang dihasilkan? Jadi, Freeport ini menghasilkan mineral utama yakni tembaga, emas, dan perak.

Setelah itu, hasil tambang dari perusahaan ini selanjutnya akan dipasarkan ke seluruh dunia, alias diekspor. Tidak semua diekspor, namun setiap harinya Freeport mampu menghasilkan 240 kg emas dari Papua.

 

2. Aneka Tambang - PT Antam Tbk

PT Aneka Tambang Tbk atau lebih populer disebut ANTAM ini merupakan anak perusahaan BUMN pertambangan Inalum. Seperti namanya, perusahaan tambang ini juga menghasilkan beberapa jenis tambang.

Tidak hanya melakukan penambangan, kegiatan ANTAM juga mencakup eksplorasi, pengolahan serta pemasaran dari sumber daya mineral. Maka dari itu, kamu bisa menemukan produk ANTAM berupa logam mulia, yang banyak diperjualbelikan.

Perusahaan tambang yang didirikan pada 5 Juli 1968 ini, tidak hanya beroperasi di Indonesia saja lho, karena PT Antam juga memiliki pelanggan di Eropa dan Asia!

PT Aneka Tambang juga telah melakukan Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 27 November 1997, dengan kode saham ANTM.

 

3. Minyak dan Gas - PT Pertamina

Siapa yang tidak tahu perusahaan tambang minyak dan gas yang satu ini? Ya, Pertamina, yang dikenal dengan stasiun pengisian bahan bakar dan juga gas! Kawan Visto tentu sudah tahu bukan?

Oke, jadi PT Pertamina ini merupakan perusahaan tambang penghasil minyak bumi dan gas alam (migas). Adapun hasil tambang minyak dan gas ini, disediakan sebagai sumber energi yang penting bagi pembangunan dan perekonomian Indonesia.

Pertamina memiliki tujuh kilang minyak dengan total kapasitas mencapai 1.051,7 MBSD, memiliki pabrik petrokimia dengan kapasitas produksi 1.507.950 ton/tahun, dan pabrik LPG dengan kapasitas produksi 102,3 juta ton/tahun.

Per harinya, Pertamina mampu menghasilkan puluhan ribu barel minyak dan ratusan juta standar kaki kubik gas, dari lapangan-lapangan onshore dan offshore di wilayah kerja di Kalimantan.

Berdasarkan informasi yang beredar, PT Pertamina (Persero) akan melakukan IPO tiga anak usaha pada tahun 2021, di antaranya adalah PT Pertamina Power Indonesia (PPI), PT Pertamina Geothermal energy (PGE) dan PT Pertamina Internasional Shopping (PIS).

 

4. Timah - PT Timah

Berikutnya, ada PT Timah yang menjadi perusahaan tambang terbesar di Indonesia, yang didirikan pada tahun 1976. Perusahaan PT Timah ini, merupakan perusahan Badan Usaha Milik Negara yang bergerak di bidang pertambangan timah.

Adapun, kegiatan PT Timah mencakup eksplorasi, penambangan, pengolahan hingga pemasaran timah. Selain itu, ruang lingkup kegiatan perusahaan juga meliputi bidang pertambangan, perindustrian, perdagangan, pengangkutan, dan jasa.

Jika kamu pernah nonton film Laskar Pelangi, mungkin kamu pernah dengar ada cuplikan tentang pertambangan timah di daerah “Belitong”. Ya, perusahaan timah ini memang berdomisili di Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung, Provinsi Riau, Kalimantan Selatan, serta Cilegon, Banten.

Perusahaan tambang timah sendiri berdiri pada tanggal 2 Agustus 1975, dan telah resmi melantai di bursa efek sejak 1995, dengan kode saham TINS. Saham TINS ini juga menjadi salah satu perusahaan tambang BUMN populer di banyak investor.

 

5. Batu Bara - PT Adaro Energy

Perusahaan tambang terbesar di Indonesia yang selanjutnya adalah PT Adaro Energy, yang menghasilkan batu bara. Perusahaan tambang milik keluarga Thohir ini, merupakan perusahan tambang batu bara yang berdiri sejak 1966.

Untuk lokasi tambang batu bara perusahaan Adaro, berada di tiga lokasi yakni di daerah Tutupan, Paringin, dan Wara. Di mana perusahaan ini memulai usahanya secara komersial pada Juli 2005.

Batu bara yang dihasilkan dari perusahaan tambang ini, juga diperdagangkan. Cakupan bisnisnya juga sampai ke jasa kontraktor penambangan, infrastruktur, logistik batu bara dan kegiatan pembangkit tenaga listrik.

Setelah tiga tahun beroperasi secara komersial, PT Adaro Energy akhirnya resmi melantai atau IPO di bursa efek, pada 16 Juli 2008, dengan kode saham ADRO.

 

6. Tambang Arang - PT Bukit Asam

Apa yang ada di pikiranmu jika mendengar Bukit Asam? Apakah kamu bisa menebak kira-kira perusahaan ini memiliki hasil tambang apa? Oke, jadi PT Bukit Asam ini adalah perusahaan tambang yang menghasilkan arang atau batu bara.

Perusahaan Bukit Asam ini juga merupakan anak perusahaan MIND ID, di mana sebelum menjadi PT Bukit Asam Tbk, perusahaan tambang ini bernama Perusahaan Negara Tambang Arang Bukit Asam (PN TABA), yang sudah berdiri sejak 1950.

Setelah itu, yakni pada tahun 1981 perusahaan ini berubah menjadi PT Bukit Asam. Nah, perusahaan ini juga telah resmi melantai di pasar bursa efek, pada tahun 2002, dengan kode saham PTBA.

 

7. Nikel - PT Vale Indonesia Tbk

PT Vale Indonesia TBK merupakan perusahaan tambang mineral terkemuka yang masuk ke dalam jajaran perusahaan tambang terbesar di Indonesia.

Perusahaan yang telah didirikan sejak 25 Juli 1968 ini beroperasi dalam naungan Kontrak Karya yang telah diamandemen pada 17 Oktober 2014, dan berlaku hingga 28 Desember 2025.

Adapun kegiatan usaha PT Vale Indonesia adalah penambangan dan pengolahan nikel terintegrasi yang beroperasi di Blok Sorowako, Kabupaten Luwu Timur, Provinsi Sulawesi Selatan.

Perlu diketahui juga bahwa PT Vale merupakan bagian dari Vale, yang menjadi perusahaan multitambang terbesar asal Brasil. Setelah itu, PT Vale akhirnya resmi melantai di pasar bursa, pada 16 Mei 1990, dengan kode saham INCO.

 

8. Batu Bara - PT Bayan

Indonesia kaya akan hasil tambang batu bara, maka tak heran di Indonesia banyak perusahaan tambang batu bara, salah satunya seperti PT Bayan Resources Tbk, yang menjadi perusahaan tambang batu bara terbesar, dan pernah menjadi saham termahal di bursa efek.

Didirikan pada 7 Oktober 2004, PT Bayan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 2004. Adapun pemegang saham di atas 5% dari perusahaan tambang ini adalah DR. Low Tuck Kwong (pengendali) (61,18%) dan PT Sumber Suryadaya Prima (10,00%).

Adapun, ruang lingkup dari kegiatan PT Bayan sendiri adalah bergerak di bidang holding, perdagangan besar, jasa pertambangan dan penggalian, serta perdagangan dan pergudangan.

Kalau untuk kegiatan usaha utamanya adalah perdagangan dan jasa, khususnya perdagangan batu bara, baik domestik maupun internasional. Seperti yang diketahui, saham PT Bayan Resources (BYAN) ini pernah menjadi yang termahal.

Jadi, setelah IPO pada 12 Agustus 2008, PT Bayan sebarkan sebanyak 833.333.500 lembar saham, dengan nilai nominal Rp100/ saham, dan harga penawaran di angka Rp5.800 per saham. Kini harga per lembarnya adalah Rp20.325 per tanggal 10 Januari 2023.

 

9. Tambang Batu Bara - PT Kideco Jaya Agung

Sudah tidak perlu diragukan lagi, perusahaan ini bahkan dicap sebagai perusahaan energi terbaik dan terkemuka di Indonesia.

Kideco juga meyakinkan para pelanggan, bahwa hasil tambang batu bara miliknya berkualitas. Seperti batu bara bersih, muatan yang fleksibel, stabil dalam pasokan, memiliki tingkat kandungan sulfur dan ash yang sangat rendah, dan ramah lingkungan.

Namun, belum lama ini, emiten batu bara PT Indika Energy Tbk (INDY) membeli saham Kideco milik Samtan, yang sama-sama bergerak di bidang pertambangan batu bara.

Sehingga, saat ini saham INDY berada di level Rp2.450 per saham (10 Januari 2023). Secara tahunan (ytd), saham INDY juga telah mengalami kenaikan yakni sebagai 91,19%.

 

10. Batu Bara - PT Kaltim Prima Coal

PT Kaltim Prima Coal ini juga merupakan salah satu anak perusahaan dari PT Bumi Resources (BUMI). Untuk cakupan dan ruang lingkup bisnisnya sendiri adalah di bidang pertambangan dan pemasaran batu bara untuk pelanggan industri baik pasar domestik maupun internasional.

Lokasi pertambangannya sendiri berada di wilayah Sengata, Kalimantan Timur, dan telah beroperasi sejak tahun 1992. Bahkan perusahaan tambang ini juga menjadi salah satu pertambangan open pit terbesar di dunia.

 

 

download investasiku

 
Share this article via :
whatsapp-investasiku
 
InvestasiKu-footer
 

#YukInvestasiKu For Better Tomorrow

Download aplikasi InvestasiKu di Android, iOS, dan Windows serta nikmati kemudahan berinvestasi saham, reksa dana, obligasi, dan rencana keuangan

 
Download di Google Play Download di App Store Download desktop version
 

InvestasiKu adalah produk dari PT Mega Capital Sekuritas

Menara Bank Mega, Lantai 2, Jalan Kapten Tendean Kavling 12-14A,
RT 002/RW 002, Kelurahan Mampang Prapatan,
Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Kode Pos 12790

Telepon : 021-79175599
Email : customer.care@investasiku.id
WhatsApp : +6282260904080

 
  • TikTok
  • Instagram
  • YouTube
  • Spotify
  • LinkedIn
  • Facebook
  • Twitter
Eduvest
 

© 2024 InvestasiKu. All rights reserved.

InvestasiKu adalah aplikasi finansial yang dikelola dan dikembangkan oleh PT Mega Capital Sekuritas, dengan misi membuka akses lebih luas bagi masyarakat pada produk-produk keuangan dengan mudah, aman dan terjangkau. Semua transaksi saham, reksa dana, dan obligasi difasilitasi oleh PT Mega Capital Sekuritas sebagai broker saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, sekaligus agen penjual reksa dana yang memiliki izin usaha dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

OJK KOMINFO