Tahukah kamu jika ternyata pemerintah maupun perusahaan swasta itu tidak hanya bergantung pada pendanaan dari dalam negeri saja, tetapi juga mencari investor dari berbagai negara.
Menariknya, investor asing tidak hanya bisa membeli saham perusahaan Indonesia, tetapi juga dapat menanamkan dana pada obligasi yang diterbitkan pemerintah maupun perusahaan swasta di pasar internasional. Instrumen inilah yang kemudian dikenal sebagai obligasi global atau global bonds.
Indonesia termasuk negara yang aktif memanfaatkan pasar obligasi internasional. Pemerintah pernah menerbitkan beberapa jenis obligasi internasional seperti Samurai Bonds, Dim Sum Bonds, Kangaroo Bonds, hingga yang terbaru adalah Panda Bonds.
Lalu sebenarnya apa itu obligasi internasional? Kenapa nama obligasinya unik seperti “samurai” atau “kangaroo”? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.
Apa Itu Obligasi Internasional?
Melansir dari Securities Mastery, obligasi internasional adalah obligasi yang diterbitkan di luar yurisdiksi satu negara dengan mencakup obligasi luar negeri dan eurobonds. Istilah obligasi internasional memang cakupannya lebih luas dan digunakan untuk merujuk pada obligasi luar negeri (foreign bonds) serta eurobonds.
Ada 3 jenis obligasi internasional yang sudah banyak diterbitkan oleh berbagai negara yakni obligasi luar negeri (foreign bonds), eurobonds, dan global bonds. Jenis-jenis itu didasarkan pada negara penerbit, negara investor, dan mata yang yang digunakan (CFI).
Dalam praktik internasional, obligasi internasional diterbitkan menggunakan mata uang asing, kemudian dicatatkan pada bursa efek negara tujuan, dan dijual kepada investor luar negeri.
Dengan menerbitkan obligasi internasional, entitas penerbit baik itu pemerintah maupun perusahaan swasta mampu menarik dana dari sejumlah investor dan mengurangi biaya pinjaman.
Melansir dari Money Land, obligasi internasional diatur oleh hukum yang berlaku di negara tuan rumah, sehingga menarik minat investor dari negara tuan rumah tersebut. Misalnya eurobonds diterbitkan di Singapura tetapi didenominasikan oleh dollar AS. Jadi, memungkinkan investor berinvestasi dalam dollar AS tanpa risiko fluktuasi nilai tukar mata uang dengan diatur oleh hukum negara Singapura.
Baca Juga: Kenapa Perusahaan Menerbitkan Obligasi? Ini Alasan dan Perbandingannya dengan Saham
Jenis-Jenis Obligasi Internasional
1. Obligasi Luar Negeri (Foreign Bonds)
Obligasi luar negeri alias foreign bonds adalah surat utang yang diterbitkan di pasar domestik oleh entitas asing, dengan menggunakan mata uang lokal pasar tersebut. Melalui jenis obligasi internasional ini, memungkinkan penerbit dapat mengakses modal dari investor di negara tertentu.
Indonesia sudah aktif memasarkan obligasi luar negeri seperti Samurai Bonds, Dim Sum Bonds, Panda Bonds, dan Kangaroo Bonds. Instrumen-instrumen obligasi tersebut tentu saja termasuk pada kategori foreign bonds yang diterbitkan di pasar negara tertentu dengan mata uang lokal tersebut.
Ada beberapa alasan kenapa perusahaan swasta maupun pemerintah menerbitkan obligasi luar negeri, yakni:
-
Akses Modal dari Berbagai Pasar
Penerbitan obligasi luar negeri memungkinkan perusahaan swasta dan pemerintah memperoleh modal dari investor di negara lain, terutama di pasar yang sebelumnya belum mereka jangkau. Peluang besar untuk perusahaan swasta dan pemerintah negara berkembang dalam mendapatkan sumber dana dari keuangan yang lebih besar serta stabil.
-
Diversifikasi Basis Investor
Hampir sama dengan poin sebelumnya, dengan menerbitkan obligasi luar negeri ini, maka perusahaan atau pemerintah dapat menjangkau lebih banyak investor dari berbagai negara. Jadi, tidak hanya bergantung pada investor domestik saja.
Dari sudut pandang pihak perusahaan swasta maupun pemerintah, tentu saja hal ini lebih menguntungkan karena sumber pendanaan menjadi lebih stabil dan berpotensi menekan biaya utang.
-
Lindung Nilai Terhadap Risiko Mata Uang
Pihak penerbit baik itu perusahaan swasta maupun pemerintah dapat mengurangi risiko fluktuasi nilai tukar. Caranya dengan menerbitkan obligasi dalam mata uang yang sama dengan pemasukan atau kebutuhan pembayarannya. Jadi, dampak kerugian akibat fluktuasi kurs dapat terkendali.
2. Obligasi Euro (Eurobonds)
Melansir dari Securities Mastery, obligasi euro alias eurobonds adalah obligasi internasional yang diterbitkan dalam mata uang yang bukan mata uang asli negara tempat obligasi tersebut diterbitkan.
Singkatnya, mata uang obligasi ini “asing” bagi negara tempat penerbitannya. Misalnya perusahaan Indonesia menerbitkan obligasi di Singapura menggunakan mata uang dollar AS (USD).
Padahal ‘kan mata uang resmi Singapura itu bukan dollar AS (USD) melainkan dollar Singapura (SGD). Itulah kenapa disebut eurobonds karena mata uang yang digunakan “asing” di negara tempat diterbitkannya obligasi tersebut.
Sekalipun namanya “Euro” tetapi obligasi ini tidak hanya terbatas pada mata uang Euro asal Eropa saja (EBC).
Jika di saham ada sebutan untuk saham atas unjuk, maka eurobonds ini dibilang sebagai obligasi atas unjuk. Artinya, pemegang obligasi dianggap sebagai pemiliknya yang mana malah meningkatkan anonimitas tetapi juga memudahkan transfer.
FYI, dulu eurobonds justru bersifat anonim alias tanpa nama. Melansir dari Science Direct, menuliskan bahwa “Eurobonds are bearer bonds because they are not registered centrally in one location”. Artinya, eurobonds ini merupakan obligasi atas unjuk yang mana kepemilikannya ditentukan oleh siapapun yang memegang sertifikatnya.
Dahulu, eurobonds dikenal memiliki tingkat kerahasiaan tinggi dan bahkan populer di pasar offshore internasional. Namun, sekarang sudah berbeda karena mayoritas eurobonds modern tercatat secara elektronik di lembaga kustodian. Jadi, identitas investornya diketahui oleh sistem.
Berikut karakteristik eurobonds:
-
Penerbitan dan Perdagangan Internasional
Eurobonds memang dirancang untuk pasar internasional, sehingga memungkinkan penerbitnya baik itu perusahaan swasta maupun pemerintah dapat menjangkau basis investor global.
Biasanya, eurobonds terdaftar di bursa negara tempat diperdagangkannya.
-
Regulasi Lebih Sedikit
Dibandingkan dengan obligasi domestik, eurobonds justru memiliki persyaratan regulasi yang lebih sedikit. Jadi, menarik perhatian para penerbit yang memang mencari fleksibilitas dan efisiensi dalam strategi pendanaan.
Baca Juga: Saham Atas Unjuk - Pengertian, Risiko, dan Perbedaannya dengan Saham Atas Nama
3. Obligasi Global
Menurut Acquire, obligasi global adalah obligasi internasional yang diterbitkan secara bersamaan di berbagai negara dan pasar mata uang. Jadi, memungkinkan satu penerbit untuk mengumpulkan sejumlah besar modal dari basis investor di seluruh dunia dalam satu transaksi.
Obligasi global biasanya diterbitkan oleh perusahaan multinasional besar, pemerintah negara, dan lembaga keuangan internasional seperti Bank Dunia.
Melansir dari DJJPR Kemenkeu, Indonesia berhasil menerbitkan obligasi global dengan format SEC sebanyak 13x sejak tahun 2018. Salah satu obligasi global asal Indonesia adalah Republic of Indonesia Global Bonds (INDON).
Format SEC pada obligasi global berarti diterbitkan dengan standar dari US Securities and Exchange Commission (SEC) yang merupakan otoritas pasar modal AS. Jadi, obligasi global yang diterbitkan Indonesia tersebut segala dokumennya mengikuti standar pasar AS dengan informasi keuangan yang detail dan transparan.
Obligasi global tentu saja berbeda dengan obligasi pada umumnya karena diterbitkan dengan mata uang negara lain. Obligasi global tidak selalu diterbitkan oleh pemerintah, tetapi juga perusahaan swasta multinasional. Misalnya PT Indofood CBP yang menerbitkan obligasi global pada tahun 2021 (IDX).
Perbedaan Jenis-Jenis Obligasi Internasional
|
Aspek |
Obligasi Luar Negeri |
Eurobonds |
Obligasi Global |
|
Penerbit |
Penerbit asing |
Pemerintah atau perusahaan dari negara manapun |
Perusahaan multinasional, pemerintah negara, atau institusi besar |
|
Pasar |
Hanya di satu negara luar negeri tertentu saja |
Pasar internasional di luar negara asal mata uang |
Beberapa negara sekaligus |
|
Mata Uang |
Mata uang lokal tempat negara diterbitkan |
Biasanya menggunakan mata uang asing |
Bisa memakai berbagai mata uang internasional |
|
Contoh |
Samurai Bonds, Dim Sum Bonds, dan lainnya |
Obligasi dollar AS yang diterbitkan di Eropa |
Obligasi World Bank yang diterbitkan bersamaan di beberapa wilayah yakni AS, Eropa, dan Asia. |
(Sumber: Acquire)
Contoh Obligasi Internasional di Indonesia
1. Republic of Indonesia Global Bonds (INDON)
Republic of Indonesia Global Bonds (INDON) adalah contoh obligasi global yang dijual oleh pemerintah Indonesia kepada para investor internasional dengan denominasi dollar AS.
Alasan penjualan obligasi global ini adalah untuk pembiayaan APBN, pengelolaan utang negara, dan diversifikasi sumber pendanaan. Namun perlu diketahui bahwa obligasi ini tidak tersedia bagi investor ritel.
Ada salah satu berita tentang penerbitan global bonds yang dilakukan oleh Kementerian Keuangan. Klik di sini untuk membaca berita tersebut lebih lanjut.
2. Samurai Bonds
Samurai Bonds adalah obligasi luar negeri yang diterbitkan oleh Indonesia di pasar Jepang menggunakan mata uang yen. Dinamakan samurai bonds karena “samurai” merupakan simbol budaya Jepang, yakni prajurit samurai.
Pada Mei 2025, Indonesia menerbitkan Samurai Bond senilai 103,2 miliar yen Jepang atau sekitar 725 juta dolar AS. Obligasi ini diterbitkan dalam tenor 3 hingga 20 tahun. (Money Kompas). Tujuannya tentu saja untuk memperkuat pembiayaan APBN.
3. Dim Sum Bonds
Dim Sum Bonds merupakan obligasi luar negeri yang diterbitkan Indonesia di pasar China, biasanya Hong Kong dengan mata uang yuan China (CNH). Hampir sama dengan sebelumnya, nama “Dim Sum” juga diambil dari budaya khususnya makanan khas China Selatan dan Hong Kong.
Melansir dari IDN Times, jelang akhir tahun 2025, pemerintah Indonesia mulai serius mempertimbangkan penerbitan Dim Sum Bond pada 2025 sebagai bagian strategi diversifikasi utang pemerintah.
FYI, Dim Sum Bond pertama diterbitkan pada 2007 oleh China Development Bank
4. Panda Bonds
Panda Bonds juga merupakan obligasi luar negeri yang diterbitkan oleh pemerintah Indonesia di pasar domestik China menggunakan yuan. Perbedaan antara Dim Sum Bonds dan Panda Bonds terletak pada lokasi penerbitan dan jenis mata uang yang digunakan.
Panda Bonds diterbitkan di pasar domestik China dengan mata uang yuan RMB. Sementara Dim Sum Bonds diterbitkan khususnya di Hong Kong dengan mata uang yuan CNH.
Melansir dari CNBC Indonesia, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan segera menerbitkan surat utang baru di China, bernama Panda Bonds berdenominasi yuan. Dirinya menjelaskan penerbitan surat utang ini, akan mengurangi ketergantungan negara terhadap dolar Amerika Serikat, terutama dari sisi pengadaan utang.
5. Kangaroo Bonds
Kangaroo Bonds adalah obligasi luar negeri yang diterbitkan Indonesia di pasar Australia menggunakan dolar Australia (AUD). Alasan disebut sebagai Kangaroo Bonds karena mengacu pada hewan kanguru sebagai ikon negara Australia.
Melansir dari Kompas Money, pemerintah Indonesia mulai mengkaji penerbitan Kangaroo Bond pada 2025 untuk menjangkau investor Australia dan memanfaatkan pasar obligasi AUD.
Baca Juga: Junk Bonds alias Obligasi Sampah, Apa Saja Kelebihan dan Kekurangannya?
Mau Berinvestasi Pada Obligasi?
Nah, itulah penjelasan tentang apa itu obligasi internasional yang mencakup 3 kategori yakni obligasi luar negeri, eurobonds, dan obligasi global. Indonesia sendiri aktif memanfaatkan pasar obligasi internasional melalui berbagai instrumen seperti Samurai Bonds, Dim Sum Bonds, Panda Bonds, dan Kangaroo Bonds.
Sayangnya, beberapa instrumen obligasi internasional tersebut tidak dijual secara bebas untuk investor ritel. Namun tenang saja, sebab masih ada obligasi pemerintah yang bisa kamu investasikan kapan saja. Mulai dari FR0059, FR0064, FR0065, dan lainnya.
Kamu bisa berinvestasi pada beberapa obligasi pemerintah tersebut melalui aplikasi InvestasiKu. Jangan khawatir, aplikasi ini telah berada di bawah pengawasan OJK sehingga aman dan terpercaya. Yuk, download InvestasiKu dan tanamkan saham demi masa depan yang lebih baik.
Sumber:
Investopedia. (2026). Understanding Global Bonds: Definition and How They Work.
Investopedia. (2026). Eurodollar Bonds Overview: Functionality and Importance.
Investopedia. (2023). International Bond Investing: Definition, Examples, and Risks.
Acquire. Global Bonds.
Securities Mastery. (2026). Foreign Bonds and Eurobonds. %20(981x394)%20-%20InvestasiKu%20(2024)_qBsItM-RI.png?updatedAt=1714019067605)