ARTIKEL
 

BEI Perketat Seleksi Emiten Baru, Cegah Penurunan Usai IPO

by William Fernandes - 23 Jan 2024 - Reviewed by Rifdah Fatin H.

 

Bursa Efek Indonesia (BEI) mengambil langkah tegas, untuk mencegah terjadinya penurunan harga saham emiten baru, yang baru saja melakukan penawaran umum perdana saham atau IPO.

Tidak hanya itu, BEI juga menanggapi isu maraknya emiten politisi, yang melantai di bursa menjelang pemilu 2024.

 

Penyebab Saham IPO Ambles

Sejak awal tahun 2024, sudah ada tujuh perusahaan yang melantai di bursa dengan menggelar IPO. Namun, dari tujuh emiten tersebut, hanya satu yang mencatatkan kenaikan harga saham.

Emiten tersebut adalah PT Samcro Hyosung Adilestari Tbk (ACRO), yang naik 10% dari harga penawaran Rp140 per saham, menjadi Rp154 per saham.

Sementara itu, enam emiten lainnya mengalami penurunan harga saham yang cukup signifikan, yaitu:

Kode Saham Nama Perusahaan Harga Penawaran Harga Saham Saat Ini Persentase Penurunan
ASLI PT Asri Karya Lestari Tbk Rp300 Rp200 33,33%
CGAS PT Citra Nusantara Gemilang Tbk Rp200 Rp150 25%
NICE PT Adhi Kartiko Pratama Tbk Rp110 Rp84 23,64%
MSJA PT Multi Spunindo Jaya Tbk Rp100 Rp80 20%
SMLE PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk Rp120 Rp100 16,67%
MANG PT Manggung Polahraya Tbk Rp100 Rp86 14%

 

Penyebab Penurunan Harga Saham Emiten IPO

Penurunan harga saham emiten baru ini disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain:

  • Kurangnya minat investor terhadap saham-saham baru yang belum memiliki track record dan kinerja keuangan yang baik.
  • Adanya aksi jual oleh investor yang mengambil keuntungan cepat (profit taking) setelah IPO.
  • Adanya tekanan jual oleh investor yang kecewa dengan kinerja saham baru yang tidak sesuai dengan harapan.
  • Adanya sentimen negatif dari pasar modal global yang mempengaruhi pasar modal domestik.

 

Langkah BEI untuk Menjaga Kualitas Emiten Baru

Menyikapi fenomena ini, BEI mengambil beberapa langkah untuk menjaga kualitas emiten baru dan melindungi investor, antara lain:

  • Meningkatkan seleksi dan evaluasi terhadap calon emiten baru, baik dari segi kinerja keuangan, prospek usaha, manajemen, maupun tata kelola perusahaan.
  • Memberikan edukasi dan bimbingan kepada calon emiten baru tentang tata cara IPO, kewajiban membuka informasi, dan ketaatan terhadap peraturan pasar modal.
  • Melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap emiten baru, baik secara rutin maupun insidentil, untuk memastikan bahwa emiten baru mematuhi peraturan pasar modal dan tidak melakukan pelanggaran atau kecurangan.
  • Memberikan sanksi atau tindakan tegas kepada emiten baru yang melanggar peraturan pasar modal, seperti memberikan notasi khusus, memberhentikan sementara perdagangan saham, hingga mencabut pencatatan saham.

 

Isu Emiten Politisi yang IPO Jelang Pemilu

Selain masalah penurunan harga saham, BEI juga menanggapi isu maraknya emiten politisi yang melantai di bursa menjelang pemilu 2024. Beberapa emiten baru yang terafiliasi dengan politisi antara lain ASLI, MANG, dan NICE.

Isu ini menimbulkan dugaan bahwa IPO menjadi sarana bagi politisi untuk mendapatkan dana segar untuk kepentingan politik, seperti kampanye atau membiayai partai.

Dugaan lainnya adalah bahwa IPO menjadi exit strategy bagi politisi untuk menjual sahamnya sebelum harga saham turun atau perusahaannya bermasalah.

BEI menyatakan bahwa tidak ada pembatasan bagi siapa pun yang ingin melantai di bursa, termasuk politisi, asalkan memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku.

BEI juga menegaskan bahwa tidak ada kaitan antara IPO dan pemilu, karena IPO merupakan keputusan bisnis yang didasarkan pada pertimbangan ekonomi.

BEI juga mengklaim bahwa telah melakukan seleksi dan evaluasi yang ketat terhadap calon emiten baru, termasuk yang terafiliasi dengan politisi, untuk memastikan bahwa IPO dilakukan secara transparan, akuntabel, dan profesional.

BEI juga memberikan perlindungan kepada investor jika terjadi perubahan pengendali atau divestasi saham oleh pengendali, seperti kewajiban membuka informasi dan penawaran tender wajib.

 

 
Share this article via :
whatsapp-investasiku
 
InvestasiKu-footer
 

#YukInvestasiKu For Better Tomorrow

Download aplikasi InvestasiKu di Android, iOS, dan Windows serta nikmati kemudahan berinvestasi saham, reksa dana, obligasi, dan rencana keuangan

 
Download di Google Play Download di App Store Download desktop version
 

InvestasiKu adalah produk dari PT Mega Capital Sekuritas

Menara Bank Mega, Lantai 2, Jalan Kapten Tendean Kavling 12-14A,
RT 002/RW 002, Kelurahan Mampang Prapatan,
Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Kode Pos 12790

Telepon : 021-79175599
Email : customer.care@investasiku.id
WhatsApp : +6282260904080

 
  • TikTok
  • Instagram
  • YouTube
  • Spotify
  • LinkedIn
  • Facebook
  • Twitter
Eduvest
 

© 2024 InvestasiKu. All rights reserved.

InvestasiKu adalah aplikasi finansial yang dikelola dan dikembangkan oleh PT Mega Capital Sekuritas, dengan misi membuka akses lebih luas bagi masyarakat pada produk-produk keuangan dengan mudah, aman dan terjangkau. Semua transaksi saham, reksa dana, dan obligasi difasilitasi oleh PT Mega Capital Sekuritas sebagai broker saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, sekaligus agen penjual reksa dana yang memiliki izin usaha dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

OJK KOMINFO