ARTIKEL
 

Apa Itu Rebound Dalam Saham? Inilah Ciri-Ciri dan Strateginya!

by Estrin Vanadianti Lestari - 06 Feb 2023 - Reviewed by Rifdah Fatin H.

 

Di dunia olahraga, istilah rebound adalah pantulan sebuah bola. Kalau di dunia saham, apakah menjadi pantulan harga? Bisa dibilang seperti itu, terlebih saham ini merupakan salah satu instrumen investasi yang dinamis.

Selain dividen, sebagai trader saham, kamu juga bisa berkesempatan mendapatkan capital gain, jika terjadi rebound saham. Wah menarik nih! Tapi, gimana ciri-cirinya ya?

Yuk, cari tahu lebih dalam tentang rebound saham di bawah ini!

 

Apa Itu Rebound Saham?

Rebound saham adalah pemulihan harga saham (kondisi naik), setelah mengalami penurunan yang signifikan (bearish). Mirip seperti pantulan bola bukan?

Tapi, kok bisa terjadi rebound saham? Nah, biasanya kondisi rebound dapat terjadi, karena berbagai alasan, seperti:

  • Perubahan fundamental perusahaan
  • Kondisi politik di suatu negara
  • perubahan dalam tingkat suku bunga
  • perubahan dalam sentimen pasar

Namun, rebound saham juga dapat terjadi tanpa alasan, yang jelas dan dapat menjadi sulit untuk diprediksi.

 

Baca juga: Cara Beli Saham ANTM

 

Ciri-ciri Rebound Saham

Beberapa ciri rebound saham yang dapat diamati meliputi:

  • Harga saham yang telah mengalami penurunan yang signifikan dalam periode waktu tertentu
  • Volume perdagangan yang meningkat seiring dengan pemulihan harga saham
  • Indikator teknikal seperti moving average dan oscillator yang menunjukkan sinyal beli
  • Perubahan dalam sentimen pasar yang menunjukkan optimisme terhadap saham tersebut
  • Perubahan dalam fundamental perusahaan yang menunjukkan kondisi keuangan yang lebih baik dari sebelumnya
  • Pertumbuhan dalam pendapatan atau laba perusahaan yang diharapkan dalam jangka panjang

Perlu diingat bahwa tidak semua rebound saham, dapat diterangkan dengan faktor-faktor tersebut. Rebound saham juga, dapat menjadi tidak stabil dan dapat mengalami koreksi kembali.

Oleh karena itu, sebelum melakukan investasi dalam saham yang mengalami rebound, sebaiknya melakukan analisis terlebih dahulu, yang cukup dan mengevaluasi risiko yang terkait.

 

Metode Analisis dalam Melihat Rebound Saham

Kalau sudah tahu ciri-cirinya, kamu bisa lanjut mengecek, apakah kondisi tersebut termasuk rebound saham atau bukan, dengan beberapa metode analisis. 

Kamu bisa menggunakan beberapa metode analisis ini, untuk menentukan atau melihat rebound saham:

 

1. Analisis Teknikal

Pertama ada metode analisis teknikal, yang seperti diketahui bahwa metode ini menggunakan grafik harga saham, dan indikator teknikal. Sebut saja seperti moving average, oscillator, dan support/resistance untuk menentukan sinyal beli dan jual.

 

Baca juga: 7 Contoh Indikator Analisis Teknikal Saham Paling Cuan!

 

2. Analisis Fundamental

Metode selanjutnya adalah metode analisis fundamental, yang bisa dilakukan dengan menganalisis laporan keuangan perusahaan. Contohnya, seperti laporan laba rugi, neraca, dan laporan arus kas untuk mengevaluasi kondisi keuangan perusahaan, dan memprediksi prospek perusahaan di masa depan.

 

3. Analisis Sentimen Pasar

Dalam metode ini, trader bisa menganalisis opini pasar terhadap saham tertentu, yakni dengan cara mengukur frekuensi dan intensitas komentar. Misalnya, seperti di media sosial, berita, dan forum diskusi untuk mengetahui sentimen pasar terhadap saham tersebut.

 

4. Analisis Risiko

Seperti namanya, metode ini mengevaluasi risiko yang terkait dengan saham yang mengalami rebound, seperti risiko pasar, risiko perusahaan, dan risiko industri.

 

5. Analisis Portofolio

Terakhir ada analisis portofolio, di mana dalam metode ini trader bisa mengevaluasi saham yang mengalami rebound, dalam konteks portofolio investasi saham seseorang. Mulai dari melihat seberapa cocok saham tersebut dengan tujuan investasi, dan profil risiko yang diinginkan.

Kombinasi dari beberapa metode analisis tersebut dapat digunakan untuk menentukan rebound saham dan membuat keputusan investasi yang informatif.

Namun, perlu diingat bahwa analisis saham tidak selalu akurat dan tidak menjamin hasil yang pasti, sehingga perlu melakukan analisis yang cukup dan mengevaluasi risiko yang terkait, sebelum melakukan investasi.

 

Strategi Rebound Saham

Nah, kalau kamu sudah melihat adanya rebound saham, kira-kira langkah atau strategi apa yang harus dilakukan? Jangan bingung!

Kamu bisa coba terapkan beberapa strategi berikut, jika kamu menemukan rebound saham:

 

1. Menunggu sinyal beli yang kuat

Sebelum melakukan pembelian saham yang mengalami rebound, sebaiknya kamu menunggu sinyal beli yang kuat, dari indikator teknikal seperti moving average dan oscillator.

 

2. Melakukan analisis fundamental

Coba memastikan dengan melakukan analisis fundamental terhadap perusahaan yang sahamnya mengalami rebound, untuk menentukan apakah kondisi keuangan perusahaan stabil atau tidak.

 

3. Menentukan target profit dan stop loss

Sebelum melakukan pembelian saham yang mengalami rebound, coba tentukan target profit dan stop loss terlebih dahulu. Hal ini akan membantu dalam mengelola risiko investasi.

 

4. Memperhatikan volatilitas

Saat melakukan investasi dalam saham yang mengalami rebound, sebaiknya memperhatikan volatilitas saham tersebut dan mengambil posisi jual jika harga saham mengalami koreksi yang signifikan.

 

5. Mengikuti sentimen pasar

Cek sentimen pasar, sebelum melakukan investasi saham yang mengalami rebound ketika sentimen pasar positif.

 

6. Investasi dalam jangka panjang

Sebaiknya melakukan investasi dalam jangka panjang untuk saham yang mengalami rebound, karena rebound saham dapat menjadi tidak stabil dan dapat mengalami koreksi kembali.



Download InvestasiKu

 
Share this article via :
whatsapp-investasiku
 
InvestasiKu-footer
 

#YukInvestasiKu For Better Tomorrow

Download aplikasi InvestasiKu di Android, iOS, dan Windows serta nikmati kemudahan berinvestasi saham, reksa dana, obligasi, dan rencana keuangan

 
Download di Google Play Download di App Store Download desktop version
 

InvestasiKu adalah produk dari PT Mega Capital Sekuritas

Menara Bank Mega, Lantai 2, Jalan Kapten Tendean Kavling 12-14A,
RT 002/RW 002, Kelurahan Mampang Prapatan,
Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Kode Pos 12790

Telepon : 021-79175599
Email : customer.care@investasiku.id
WhatsApp : +6282260904080

 
  • TikTok
  • Instagram
  • YouTube
  • Spotify
  • LinkedIn
  • Facebook
  • Twitter
Eduvest
 

© 2024 InvestasiKu. All rights reserved.

InvestasiKu adalah aplikasi finansial yang dikelola dan dikembangkan oleh PT Mega Capital Sekuritas, dengan misi membuka akses lebih luas bagi masyarakat pada produk-produk keuangan dengan mudah, aman dan terjangkau. Semua transaksi saham, reksa dana, dan obligasi difasilitasi oleh PT Mega Capital Sekuritas sebagai broker saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, sekaligus agen penjual reksa dana yang memiliki izin usaha dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

OJK KOMINFO