ARTIKEL
 

Penyebab, Dampak, dan Solusi Polusi Udara di Jakarta, PLTU Penyebab Utama?

by Estrin Vanadianti Lestari - 18 Aug 2023 - Reviewed by Rifdah Fatin H.

 

Akhir-akhir ini, Indonesia sedang diramaikan dengan berita-berita tentang kualitas udara yang buruk, tepatnya di Ibukota Jakarta dan sekitarnya. Tidak hanya di negara sendiri, media-media asing juga ikut memberitakan permasalahan polusi udara di Jakarta.

Wah, udah bahaya banget nih, kalau sampai masuk media asing!

Sebagai warga Indonesia yang tinggal atau kerja di Jakarta atau di Jabodetabek, menurutmu gimana nih? Apakah kita harus demo, agar harga kendaraan listrik diturunkan, atau menuntut untuk Work From Home?

Tapi sebelum itu, Kawan Visto sendiri penasaran nggak sih, apa penyebab dari buruknya kualitas udara di Jakarta? Terus, apa saja dampaknya bagi kesehatan dan bagaimana solusi yang bisa negara dan masyarakat lakukan? Yuk, kita bahas di sini!

 

Penyebab Buruknya Kualitas Udara di Jakarta dan Sekitarnya

Setidaknya ada beberapa faktor yang menjadi penyebab kualitas udara di Jakarta atau Jabodetabek, sangat buruk. Dilansir dari cnbcindonesia, Siti Nurbaya selaku Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan pun, akhirnya mengungkapkan alasan terkait hal tersebut.

Usai menghadirkan rapat terbatas mengenai Peningkatan Kualitas Udara Kawasan Jabodetabek di Istana Merdeka, Senin, 14 Agustus 2023 lalu, Siti Nurbaya mengatakan:

"Ada beberapa faktor antara lain kemarau panjang, kemudian konsentrasi polutan, lalu ada emisi dari transportasi termasuk dari manufaktur industri," ucapnya.

Jadi, beberapa faktor utama penyebab kualitas udara Jabodetabek sangat buruk adalah:

 

1. Memasuki Musim Kemarau Panjang

Tanpa disadari, di kawasan Jabodetabek khususnya di Jakarta, sudah mulai jarang turun hujan. Adapun, hal tersebut sering dikaitkan dengan musim kemarau yang mulai menerpa Jabodetabek dan efek fenomena El Nino.

Dilansir dari cnnindonesia, Edvin Aldrian selaku Profesor Meteorologi dan Klllimatologi di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), mengatakan bahwa memang benar, musim kemarau dan El Nino menjadi salah penyebab kualitas udara di Jabodetabek sangat buruk.

Hal ini juga berkaitan dan berhubungan dengan kebakaran hutan, di beberapa daerah. Selain itu, saat musim kemarau juga banyak ladang yang kering, dan dibakar sehingga banyak asap yang mengambang di udara.

Lantas, apa hubungan kualitas udara yang buruk, dengan fenomena El Nino? Jadi, El Nino ini adalah sebuah fenomena alam, di mana terjadinya pemanasan permukaan air laut di Samudera Pasifik.

Dampaknya, adalah turunnya curah hujan global, termasuk di Indonesia. El Nino sendiri sudah masuk dalam tahap moderat, yang ditandai lewat lewat Southern Oscillation Index (SOI) yang mencapai -13.6; dan Indeks NINO 3.4 yang mencapai +1.04, yang berarti tidak signifikan.

Nah, gara-gara jarang atau bahkan tidak hujan, maka akan banyak sekali polutan yang beredar di atmosfer. Hal tersebut juga akan mengakibatkan kandungan polutan yang tinggi (PM2.5 dan PM10, bahkan sangat berdampak bagi kesehatan.

 

2. Asap Kendaraan Bermotor

Seperti yang diketahui, dari data tahun 2022 saja terdapat 24,5 juta kendaraan bermotor di Jabodetabek, di mana 19,2 juta diantaranya adalah sepeda motor. Bahkan, mungkin saja kamu adalah satu satu penyumbang polusi udara di Jabodetabek.

Setidaknya ada sekitar 47 persen partikel debu 10 mikron, disumbangkan oleh asap kendaraan bermotor baik mobil maupun motor. Bahkan, hampir semua bahan pencemaran datang dari kendaraan bermotor, seperti 90 persen bahan hidrokarbon dihasilkan dari kendaraan bermotor, lalu 72 persen sulfur dioksida, dan juga nitrogen dioksida sekitar 83 persen.

 

3. Emisi Karbon dari Manufaktur

Sekitar 70 persen penyebab kualitas udara buruk di Jabodetabek adalah polusi kendaraan bermotor, dan sisanya adalah pembuangan gas dari industri dan pembakaran lain. Terlebih, di Jabodetabek sendiri ada banyak perusahaan di sektor industri, yang menjadi sumber polutan.

Dilansir dari beberapa sumber, polutan S02 terbesar bersumber dari sektor industri (sebesar 61,96%). Sedangkan jenis polutan lain, seperti NOX, CO, PM10, dan PM2,5 mayoritas berasal dari sektor transportasi.

Nah, sebenarnya ada hal yang saat ini masih menjadi perdebatan, soal penyebab polutan dari sektor industri, yakni polutan dari PLTU bahan bakar batubara terbesar yang ada di Banten, Jawa Bawat.

Banyak tudingan, bahwa PLTU Banten adalah penyebab utama buruknya kualitas udara di Jakarta dan sekitarnya. Benar atau tidak, namun Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyatakan bahwa penyebab utama polusi udara Jakarta, bukan dari emisi PLTU Banten.

Tidak hanya itu, sumber emisi di suatu kawasan, juga pasti akan mempengaruhi wilayah angin. Karena, adanya pergerakan polutan oleh angin.

 

Dampak Polusi Udara Bagi Kesehatan

  • Masalah sistem pernapasan (Asma, emfisema, infeksi saluran napas, penyakit paru obstruktif kronis atau PPOK, bronkitis kronis)
  • Gangguan Kardiovaskular (Mengganggu fungsi pembuluh darah, memunculkan plak para arteri, meningkatkan masalah kesehatan jantung)
  • Gangguan Kehamilan dan Janin (Berat badan bayi rendah, gangguan emosional, gangguan kognitif pada anak, hingga autisme)
  • Masalah Neurodegeneratif (Memicu penyakit neurodegeneratif, meningkatkan risiko penyakit Alzheimer, Parkinson)
  • Kanker (Kanker payudara, kanker paru-paru)

 

Solusi Polusi Udara di Jabodetabek

Lalu bagaimana solusi yang bisa dilakukan, untuk mengurangi paparan kualitas udara yang buruk di Jabodetabek? Meski tidak instan, namun masalah ini pasti bisa diselesaikan.

Ada beberapa usulan solusi, yang bisa pemerintah lakukan untuk mengurangi polusi udara, yang masih dijelaskan oleh Siti Nurbaya, baik yang jangka pendek maupun jangka menengah.

 

Solusi Jangka Pendek:

  • Menegakkan regulasi EURO 5 - 6 kawasan Jabodetabek
  • Menambahkan ruang terbuka hijau
  • Penerapan Work From Home atau hybrid

 

Solusi Jangka Menengah:

  • Pengurangan kendaraan, yang menggunakan energi fosil
  • Mendorong masyarakat menggunakan transportasi massal seperti KRL, LRT, MRT, hingga Kereta Cepat
  • Mendorong penggunaan kendaraan listrik
  • Mengecek kepatuhan penerapan uji emisi gas buang, baik kendaraan atau industri di kawasan Jabodetabek

 

Solusi Pengendalian Polusi Udara dari Ahli

Perlu diingat, bahwa sumber polutan di suatu daerah, tidak hanya berdampak pada daerah itu saja, dan bisa berpengaruh dan menyebar ke daerah lain, yang dipengaruhi oleh cuaca dan angin. Menurut ahli yang merupakan Guru Besar Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan ITB, yakni Prof. Puji Lestari Ph.D, polutan bisa dikendalikan.

Adapun, pengendalian polutan bisa dilakukan berdasarkan pendekatan pengendalian dengan tindakan preventif, seperti:

  • Mengurangi emisi
  • Daur ulang (recycle)
  • Desain ulang (redesign)
  • Implementasi Resource Efficient & Cleaner Production (produksi bersih yang targetnya energi, air, dan bahan baku)
  • Pengelolaan end of pipe (limbah)

Nah, jika kita sudah mulai menerapkan solusi-solusi tersebut, maka akan lebih cepat juga pengendalian polusi ini, bisa teratasi. Kamu juga bisa memantau kualitas udara secara mandiri, dengan aplikasi nafas.co.id.

 

 

Download InvestasiKu bisa dapat poin

 
Share this article via :
whatsapp-investasiku
 
InvestasiKu-footer
 

#YukInvestasiKu For Better Tomorrow

Download aplikasi InvestasiKu di Android, iOS, dan Windows serta nikmati kemudahan berinvestasi saham, reksa dana, obligasi, dan rencana keuangan

 
Download di Google Play Download di App Store Download desktop version
 

InvestasiKu adalah produk dari PT Mega Capital Sekuritas

Menara Bank Mega, Lantai 2, Jalan Kapten Tendean Kavling 12-14A,
RT 002/RW 002, Kelurahan Mampang Prapatan,
Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Kode Pos 12790

Telepon : 021-79175599
Email : customer.care@investasiku.id
WhatsApp : +6282260904080

 
  • TikTok
  • Instagram
  • YouTube
  • Spotify
  • LinkedIn
  • Facebook
  • Twitter
Eduvest
 

© 2024 InvestasiKu. All rights reserved.

InvestasiKu adalah aplikasi finansial yang dikelola dan dikembangkan oleh PT Mega Capital Sekuritas, dengan misi membuka akses lebih luas bagi masyarakat pada produk-produk keuangan dengan mudah, aman dan terjangkau. Semua transaksi saham, reksa dana, dan obligasi difasilitasi oleh PT Mega Capital Sekuritas sebagai broker saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, sekaligus agen penjual reksa dana yang memiliki izin usaha dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

OJK KOMINFO