BISNIS
 

Mengenal Tirto Utomo, Sang Pendiri Aqua

by William Fernandes - 04 Jul 2024 - Reviewed by Rifdah Fatin H.

 

Mungkin banyak dari kita belum menyadari bahwa saat kita hendak membeli air mineral, yang sebenarnya dimaksud bukanlah air mineral secara umum, melainkan merek Aqua. Aqua telah menjadi semacam istilah umum untuk merujuk pada air mineral, menjadikannya sebagai merek yang sangat dikenal oleh banyak orang.

Di balik keberhasilan Aqua sebagai produk air minum dalam kemasan pertama di Indonesia, terdapat sosok yang memiliki peran yang sangat penting, yaitu seorang pengusaha Indonesia bernama Tirto Utomo atau Kwa Sien Biauw. Tirto merupakan contoh nyata dari seorang yang telah mencapai kesuksesan, dan ia dianggap telah membawa banyak perubahan dalam perekonomian negara hingga saat ini.

Namun, bagaimana perjalanan Tirto Utomo dalam membesarkan aqua? Yuk, kita simak artikel investasiKu berikut ini!

 

Tirto Utomo Pendiri AQUA

Konsep pendirian AQUA, perusahaan penyedia air mineral dalam kemasan, muncul saat Tirto sedang bekerja di Pertamina pada awal 1970-an. Saat itu, dia sedang mengurus para delegasi dari sebuah perusahaan Amerika Serikat.

Namun, acara tersebut mengalami kendala karena istri ketua delegasi mengalami masalah pencernaan akibat mengonsumsi air yang tidak bersih. Karena pada waktu itu, air minum yang disajikan tidak seperti sekarang ini yang sudah dalam kemasan, melainkan air tanah yang dimasak secara tradisional. Bahkan, aroma tanah masih tercium.

Tirto menyadari bahwa para tamu dari negara-negara Barat lebih terbiasa dengan air yang telah disterilkan daripada air yang dimasak. Berkat pengalamannya sering berada di luar negeri, dia kerap melihat orang-orang minum air mineral langsung dari botol.

Dari sinilah muncul gagasan untuk memperkenalkan air minum dalam kemasan di Indonesia, yang pada saat itu belum ada. Karena itu, Tirto memutuskan untuk langsung belajar tentang pembuatan air mineral dalam kemasan di Thailand, sebuah negara yang juga disebut "negeri gajah putih."

 

Baca juga: Profil Saham AQUA dan Pesaingnya

 

Awal Lahirnya Brand AQUA

Setelah mempelajari teknik pembuatan air minum dalam kemasan, dia memutuskan untuk keluar dari pekerjaan di perusahaan asing yang dulu dia tempati. Pada tanggal 23 Februari 1973, dia mendirikan pabriknya di Bekasi dan memberi nama perusahaan tersebut PT Golden Mississippi, yang kemudian berganti menjadi PT AQUA Golden Mississippi.

Saat itu, banyak orang skeptis terhadap gagasan Tirto untuk menjual air minum dalam botol dengan harga yang setara dengan 1 liter bensin Premium. Namun Tirto memiliki keyakinan bahwa di masa depan, kekurangan pasokan air bersih yang aman untuk diminum akan menjadi masalah di Indonesia. Oleh karena itu, dia tetap berpegang pada ide ini tanpa terlalu memedulikan komentar sinis orang lain.

Upaya produksi dimulai pada Agustus 1974 dengan menghasilkan produk pertama, yaitu botol kaca AQUA berukuran 950ml dan galon AQUA juga terbuat dari kaca.

Awalnya, pasar AQUA ditujukan untuk warga asing yang tinggal di Indonesia, karena mereka percaya bahwa air dalam kemasan lebih steril dan aman daripada air tanah atau air PDAM.

Dengan mendirikan pabrik air minum yang dilengkapi dengan teknologi canggih di Bekasi, kepercayaan terhadap produk air minum kemasan meningkat, terutama di kalangan warga asing.

Namun, semua strategi pemasaran dan optimisme dari Tirto dan timnya ternyata tidak berhasil seperti yang diharapkan. Pasar Indonesia masih belum siap menerima konsep air minum dalam kemasan. Beberapa bahkan mengutarakan pendapat bahwa air mentah lebih baik diminum.

Perjalanan berat pun dimulai. Antara tahun 1974 hingga 1978 menjadi masa sulit bagi perusahaan ini. Tidak mudah memasarkan produk baru ini di Indonesia, terutama karena permintaan dari konsumen masih sangat rendah. Pada saat itu, masyarakat Indonesia masih asing dengan konsep air minum dalam kemasan.

 

 

AQUA Sukses Hingga ke Mancanegara

Namun, Tirto tidak menyerah begitu saja. Dengan usaha keras yang tak henti-hentinya, akhirnya AQUA berhasil mendapatkan penerimaan yang luas di kalangan masyarakat.

Bahkan pada tahun 1978, AQUA berhasil mencapai titik impas (BEP) yang menjadi titik tolak untuk kisah sukses AQUA yang terus melaju dengan pesat.

Pada tahun 1984, pendirian Pabrik AQUA kedua dilakukan di Pandaan, Jawa Timur. Lalu, pada tahun 1995, AQUA menjadi pelopor sebagai pabrik air mineral pertama yang menerapkan sistem produksi in-line di pabrik Mekarsari.

Proses pengolahan air dan pembuatan kemasan AQUA dilakukan secara bersamaan. Dengan sistem in-line ini, botol AQUA yang baru terbentuk bisa langsung diisi dengan air bersih di akhir jalur produksi, memberikan kebersihan yang lebih terjamin dalam proses produksi.

Keberhasilan AQUA juga merambah ke pasar internasional. Sejak tahun 1987, produk AQUA telah diekspor ke sejumlah negara seperti Singapura, Malaysia, Filipina, Australia, Maladewa, Fiji, Timur Tengah, dan Afrika.

Prestasi dan pengakuan pun berdatangan, baik dari dalam negeri maupun luar negeri, mengukuhkan posisi AQUA sebagai pelaku utama dalam industri ini.

 

Akuisisi Perusahaan Air Mineral AQUA

Pada tahun 1998, karena ketatnya persaingan dan munculnya pesaing-pesaing baru, Lisa Tirto sebagai pemilik AQUA Golden Mississipi sepeninggal ayahnya, Tirto Utomo, menjual sahamnya kepada Danone pada 4 September 1998.

Akusisi tersebut dianggap banyak pihak sebagai langkah tepat setelah beberapa cara pengembangan tidak cukup kuat menyelamatkan AQUA dari ancaman pesaing baru.

Langkah ini berdampak pada peningkatan kualitas produk dan menempatkan AQUA sebagai produsen air mineral dalam kemasan (AMDK) yang terbesar di Indonesia.

Pada tahun 2000, bertepatan dengan pergantian milenium, AQUA meluncurkan produk berlabel Danone-AQUA 

Almarhum Tirto Utomo pun dinobatkan sebagai pencetus air minum dalam kemasan dan masuk dalam “Hall of Fame”.

Berdasarkan survei Zenith International, sebuah badan survei Inggris, AQUA dinobatkan sebagai merk air minum dalam kemasan terbesar di Asia Pasifik, dan air minum dalam kemasan nomor dua terbesar di dunia.

Sebuah prestasi yang mungkin tidak pernah dikira-kira.

Akhirnya berkat kerja keras Almarhum Tirto Utomo, sekarang AQUA menjadi merek pionir air mineral dalam kemasan (AMDK) dengan penjualan terbesar dan menjadi merek AMDK paling terkenal di Indonesia.

 
Share this article via :
whatsapp-investasiku
 
InvestasiKu-footer
 

#YukInvestasiKu For Better Tomorrow

Download aplikasi InvestasiKu di Android, iOS, dan Windows serta nikmati kemudahan berinvestasi saham, reksa dana, obligasi, dan rencana keuangan

 
Download di Google Play Download di App Store Download desktop version
 

InvestasiKu adalah produk dari PT Mega Capital Sekuritas

Menara Bank Mega, Lantai 2, Jalan Kapten Tendean Kavling 12-14A,
RT 002/RW 002, Kelurahan Mampang Prapatan,
Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Kode Pos 12790

Telepon : 021-79175599
Email : customer.care@investasiku.id
WhatsApp : +6282260904080

 
  • TikTok
  • Instagram
  • YouTube
  • Spotify
  • LinkedIn
  • Facebook
  • Twitter
Eduvest
 

© 2024 InvestasiKu. All rights reserved.

InvestasiKu adalah aplikasi finansial yang dikelola dan dikembangkan oleh PT Mega Capital Sekuritas, dengan misi membuka akses lebih luas bagi masyarakat pada produk-produk keuangan dengan mudah, aman dan terjangkau. Semua transaksi saham, reksa dana, dan obligasi difasilitasi oleh PT Mega Capital Sekuritas sebagai broker saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, sekaligus agen penjual reksa dana yang memiliki izin usaha dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

OJK KOMINFO