Tahukah kamu bahwa ada saham yang harganya cukup spektakuler karena per lembarnya saja sudah seharga puluhan ribu rupiah. Dari deretan saham termahal di bursa, saham BYAN milik Bayan Resources Tbk. mungkin bisa menarik perhatianmu.
Langsung saja simak profil saham BYAN yang berfokus di industri pertambangan batu bara ini!
Profil Emiten BYAN
PT Bayan Resources Tbk. bergerak di sektor energi khususnya di wilayah Kalimantan. Yap, emiten ini sukses memegang sejumlah 5 Kontrak Karya Batubara dan 16 Izin Usaha Pertambangan di Kalimantan Timur serta Kalimantan Selatan hingga akhir tahun 2020.
Jenis batu bara yang diproduksi adalah jenis batu bara kokas semi lunak hingga batu bara sulfur ramah lingkungan, dan batu bara sub-bituminous. FYI, emiten ini menjadi salah satu dari 5 produsen batu bara terbesar di Indonesia.
Tidak hanya itu, Bayan Resources ini turut memiliki beberapa infrastruktur batu bara. Mulai dari Terminal Batubara di Balikpapan, Dermaga Perkasa di Bengalon, Dermaga Wahana di Satui, dan 2 Kapal Transfer Terapung.
Awalnya, perusahaan ini berdiri pada 1973 dengan nama PT Jaya Sumpiles Indonesia oleh Low Tuck Kwong. Awalnya perusahaan ini berfokus sebagai kontraktor pekerjaan tanah, pekerjaan umum, dan struktur kelautan. Barulah tahun 2005, perusahaan ini mulai fokus pada bisnis batu bara di Kutai Kertanegara.
Selang 3 tahun tepatnya pada Agustus 2008, perusahaan ini melantai di bursa dengan kode BYAN dengan harga Rp5.800. Seiring berjalannya waktu, perusahaan ini melakukan aksi korporasi baik itu mengakuisisi dan diakuisisi hingga akhir tahun 2020, memiliki 30 anak usaha.
Berdasarkan laporan IDX, pemegang saham terbesar di BYAN adalah Dato’ Dr. Low Tuck Kwong sebagai Direktur Utama dengan persentase 40.22%.
Beberapa anak perusahaan Bayan Resources Tbk. adalah:
- Kangaroo Minerals Pty Ltd.
- Gunungbayan Pratamacoal
- Wahana Baratama Mining
- Perkasa Inakakerta
- Teguh Sinarabadi
Per 20 Februari 2026, harga saham BYAN adalah Rp14,375 per lembarnya. Artinya, 1 lot saham BYAN yang berisikan 100 lembar saham memiliki harga Rp1.437.500.
Klik di sini untuk tahu harga saham BYAN terbaru.
Baca Juga: 35+ Harga Saham Termahal 2026, Yuk Intip Apa Saja!
Saham BYAN Stock Split 1:10 pada Desember 2022
Melansir dari CNBC Indonesia, pada Desember 2022 saham BYAN resmi melakukan aksi korporasi berupa pemecahan nominal saham alias stock split.
Dari RUPSLB yang diselenggarakan pada 17 November 2022 silam, nilai pemecahan nominal saham yang disepakati adalah 1:10. Dari rasio 1:10, artinya 1 saham BYAN yang lama dengan harga Rp14 ribuan, akan dipecah menjadi 10 saham baru.
Aksi korporasi ini memang tidak berdampak material terhadap bisnis perseroan. Namun, lewat aksi stock split ini, harga nominal saham BYAN pun menjadi lebih kecil sehingga diharapkan dapat lebih terjangkau terutama bagi publik dan meningkatkan likuiditas transaksi.
Baca Juga: 1 Lot Ada Berapa Lembar Saham? Ini Jawabannya!
Minat Berinvestasi Saham BYAN?
Nah, itulah penjelasan tentang serba-serbi saham BYAN dari Bayan Resources Tbk. yang bergerak di sektor energi khususnya di wilayah Kalimantan. Meskipun sudah mengalami aksi korporasi stock split, harga saham BYAN masih menjadi salah satu saham termahal di bursa.
Kamu bisa dengan mudah berinvestasi pada saham BYAN melalui aplikasi InvestasiKu. Jangan khawatir, aplikasi ini telah berada di bawah pengawasan OJK sehingga aman dan terpercaya.
Yuk, download InvestasiKu dan tanamkan saham demi masa depan yang lebih baik.
%20(981x394)%20-%20InvestasiKu%20(2024)_qBsItM-RI.png?updatedAt=1714019067605)