Valentine itu momen manis.
Eh, tapi jujur aja, tiap Februari dompet pasti sering ikut deg-degan. Mulai dari cokelat mahal, bunga yang cuma hidup tiga hari, sampai dinner fancy yang habisnya bikin mikir, “Ini worth it nggak sih?”
Kabar baiknya terutama buat Gen Z yang lagi punya pasangan atau gebetan sekaligus yang baru mulai kenal dunia investasi, Valentine nggak harus identik dengan boros. Yap, kamu tetap bisa romantis tanpa bikin kondisi keuangan auto merah-merah menyala.
Yuk, simak tips rayain Valentine yang tetap sweet, dan friendly buat dompet sekaligus masa depan finansial!
Kenapa Valentine Sering Jadi Musuh Dompet?
Sebelum bahas solusinya, kita jujur dulu. Ada beberapa alasan kenapa Valentine sering bikin keuangan bocor halus, yang paling sering adalah tekanan sosial dari sosial media seperti Instagram, TikTok, dan X.
Konten-konten influencer yang berisikan perayaan valentine dengan surprise mahal bikin kamu FOMO, sehingga secara nggak langsung menuntut diri sendiri maupun pasangan untuk bertindak sama. Padahal, kondisi keuangan para influencer itu dengan kamu jelas berbeda ‘kan?
Konten-konten itu juga buat salah kaprah bahwa romantis itu pasti melulu soal barang mahal, padahal sebenarnya tidak demikian. Romantis itu soal effort, bukan nominal.
Emang ngrayain Valentine sama investasi bisa jalan barengan? Jawabannya: BISA BANGET.
Kalau kamu pemula investasi, Valentine justru bisa jadi momen belajar finansial bareng pasangan. Contoh realistis:
- Sepakat tukar kado maksimal Rp100 ribu, sisanya buat nabung
- Valentine date + nabung bareng buat liburan
- Hadiahkan reksa dana atau emas digital
Romantis itu bukan cuma hari ini, tapi juga mikirin masa depan bareng.
Baca Juga: FOMO Saham - Definisi, Ciri, dan Alasan Tidak Boleh FOMO
7+ Tips Rayain Valentine Tanpa Bikin Dompet Nangis
1. Tentuin Budget Valentine
Tips yang pertama adalah tentuin dulu budget buat Valentine besok dan ini wajib. Yap, budgeting adalah kunci utama untuk semua situasi, terutama kalau kamu gak mau terjadi drama finansial yang malah bikin pusing berhari-hari. Simak gimana tipsnya berikut ini:
- Tentuin angka maksimal (misal Rp150 ribu sampai Rp300 ribu; Ingat angka ini berbeda-beda ya buat setiap orang)
- Anggap Valentine kayak pos hiburan, bukan kebutuhan wajib. Jadi, tidak perlu mahal.
- Jangan pakai dana darurat atau uang buat nabung/investasi
Kalau setelah Valentine kamu masih bisa nabung atau top up investasi, berarti budget kamu sehat. Pakai saja fitur notes atau money tracker di HP biar kelihatan jelas limitnya.
2. Kado Valentine Nggak Harus Mahal, yang Penting Personal
Bunga 500 ribu itu memang cantik, tapi handwritten letter + playlist Spotify khusus kamu dan pasangan, justru nilainya nggak kebeli. Ada banyak kok ide kado valentine hemat tapi tetap meaningful:
- Surat tulisan tangan (Kado ini justru langka di era digital seperti sekarang, bukan kolot tapi justru spesial karena penuh effort)
- Scrapbook mini atau foto polaroid dengan pasangan
- Playlist “lagu kita” di Spotify (Buat penamaan pakai hal-hal kecil tapi cuma kalian berdua yang paham)
- Custom card pakai Canva (Hampir sama kaya surat tulisan tangan, tapi ini pakai aplikasi, tetap saja effort)
3. Dinner Romantis? Bisa, Tanpa Fine Dining
Dinner Valentine nggak harus restoran fancy yang harga menunya bikin jantung copot. Apalagi kalau kamu adalah anak kosan maupun sandwich generation.
Ada beberapa opsi biar kamu masih bisa dinner romantis pas Valentine, sekalipun gak pake fine dining:
- Masak bareng di rumah atau kos
- Pesen makanan secara online favorit lalu makan berdua di rumah
- Piknik sederhana di taman kota (Lihat ramalan cuaca dulu, ya…)
- Nonton film favorit + homemade snack
Emang keliatan sederhana, tapi justru lebih intimate, nggak rame, dan nggak perlu booking dari jauh hari.
4. Valentine Date yang Murah tapi Berkesan
Bingung mau ngapain selain makan? Nih ide date Valentine low budget ala Gen Z:
- Museum date, harga tiket lebih murah tapi vibes tetap estetik
- Jalan sore sambil kopi take away
- Thrifting bareng (siapa tau dapet couple outfit unik yang gak kembaran sama banyak orang)
- Main board game atau kartu di rumah
- Photo walk pakai HP (nggak perlu kamera mahal)
Sssttt, kadang yang bikin kangen itu momen recehnya, bukan tempatnya.
Baca Juga: Indeks MSCI - Pengertian, Fungsi, dan Daftar Saham MSCI Indonesia
5. Jangan Pakai Paylater Kalau Belum Siap Konsekuensinya
Paylater itu tempting, apalagi pas Valentine banyak promo. Eh, tapi kalau buat Gen Z pemula investasi, ini justru red flag kalau nggak dikontrol karena nantinya berisiko:
- Tagihan numpuk bulan depan
- Bunga dan denda
- Ganggu cash flow buat nabung atau investasi
Eits, kalau kamu mau pakai paylater buat ngerayain Valentine ini harus pastikan bisa melunasi di bulan selanjutnya. Ingat, jangan sampai paylater itu lebih dari 10–15% penghasilan bulanan. Masa’ perayaan Valentine cuma sehari, tapi tagihannya bisa sebulan lebih. Kan gak lucu!
7. Investasi Itu Juga Bentuk Self-Love
Kalau kamu gak punya gebetan atau pasangan, tapi tetap pengen ngerayaain Valentine, bisa kok jajan untuk dirimu sendiri. Yap, memang Valentine nggak melulu soal pasangan. Jadi, kamu bisa sisihin sedikit uang Valentine buat:
- Top up reksa dana
- Beli emas digital
- Nabung saham blue chip bertahap
Terapkan mindset sehat bahwa “Aku boleh romantis, tapi masa depanku juga harus aman.” Gen Z yang sadar finansial itu lebih berkelas. Trust me.
8. Komunikasi Sama Pasangan Biar Nggak Salah Ekspektasi
Banyak drama Valentine muncul karena ekspektasi nggak dibicarakan. Padahal, kunci suatu hubungan itu komunikasi. Coba deh obrolin berapa budget masing-masing buat perayaan Valentine ini. Omongin apa preferensi kado, apakah yang simple atau all out.
Pasangan yang dewasa bakal ngerti kalau kamu pengen romantis tanpa maksa kondisi keuangan. Green flag relationship itu adalah mereka yang bisa ngobrolin uang tanpa ribut.
9. Jangan Bandingin Valentine Kamu Sama Orang Lain
Nggak perlu banding-bandingin surprise dari pasangan dengan perayaan Valentine milik orang lain yang diunggah di media sosial. Lagipula, media sosial itu highlight, bukan realita. Hal-hal yang kamu lihat di media sosial tentang buket bunga yang gede, dinner mahal, surprise estetik itu cuma manis-manisnya aja. Kamu gak pernah tahu bagaimana cicilan, paylater, atau bahkan kondisi psikis mereka saat bayar tagihan.
Jadi, ingat ya kamu harus fokus ke hubungan sendiri. Perayaan Valentine yang cuma sehari ini bukan kompetisi.
Baca Juga: Poin Utama Budgeting 50/30/20 Untuk Mengatur Keuangan Bulanan
Siap Rayain Valentine Barengan Investasi?
Nah, itulah penjelasan tentang tips rayain Valentine hemat ala Gen Z tanpa bikin dompet nangis. Rayain Valentine itu sah-sah aja. Mau kasih kado, dinner, atau date lucu, semuanya oke. Namun jangan sampai satu hari spesial bikin keuangan kamu jungkir balik.
Karena cinta yang sehat itu bukan cuma soal perasaan, tapi juga soal tanggung jawab finansial. Jangan khawatir, kamu bisa berinvestasi mudah baik itu di reksadana maupun saham blue chip melalui aplikasi InvestasiKu. Tenang, aplikasi ini telah berada di bawah pengawasan OJK sehingga aman dan terpercaya.
Yuk, download InvestasiKu dan tanamkan saham demi masa depan yang lebih baik.
%20(981x394)%20-%20InvestasiKu%20(2024)_qBsItM-RI.png?updatedAt=1714019067605)