ARTIKEL
 

3 Tips Dividend Hunter Anti Kena Dividend Trap

by Estrin Vanadianti Lestari - 15 May 2023 - Reviewed by Rifdah Fatin H.

 

Selain dapat untung dan kestabilan finansial, beberapa investor juga mengejar keuntungan dari dividen, melalui investasi saham. Tapi, apa itu dividen? Bagaimana cara dapat dividen? Apakah semua dividen menguntungkan? Karena, ada istilah dividen trap, yang harus diwaspadai.

 

Pengertian Dividen

Untuk para profesional, mungkin sudah tidak asing lagi dengan istilah dividen. Bahkan, para pemula yang menjadi investor pasif, mungkin juga akan mengincar dividen.

Oke, jadi dividen sendiri adalah pembagian keuntungan atau laba perusahaan, kepada pemegang saham atau investor. Berapa besarannya? Untuk besaran labanya sendiri, disesuaikan dengan jumlah saham yang dimiliki perusahaan tersebut.

Nah, buat kamu yang tergiur dengan keuntungan dividen saja, bisa intip tips berikut. Tapi, jangan lupa untuk tetap waspada dengan dividen trap! Karena, jika kamu terjebak dividen trap, maka bisa mengalami kerugian cukup besar.

 

Tips Berburu Dividen 

Buat kamu para dividen hunter, jangan cuma beli saham dan nunggu dividen cair. Tapi, kamu juga harus tahu tips, biar dapat dividen dengan jumlah yang menarik.

 

  1. Pahami Istilah Dividen

Cum date dan ex date sendiri adalah istilah yang digunakan dalam konteks pembagian dividen kepada pemegang saham. Berikut adalah pengertian dari kedua istilah tersebut:

 

  • Cum Date: Cum date (tanggal cum) adalah tanggal di mana saham masih memiliki hak untuk menerima dividen yang akan dibagikan oleh perusahaan. Jika seseorang membeli saham sebelum tanggal cum, maka dia berhak menerima dividen tersebut.

 

  • Ex Date: Ex date (tanggal ex) adalah tanggal di mana saham tidak lagi memiliki hak untuk menerima dividen. Jika seseorang membeli saham setelah tanggal ex, maka dia tidak berhak menerima dividen tersebut. Saham yang diperdagangkan setelah tanggal ex biasanya diperdagangkan tanpa hak dividen.

 

  1. Cek Rasio Dividend Yield

Berapa rasio dividen yield? Untuk melihatnya, rasio dividen yield sendiri merupakan nilai yang besarannya mengacu pada perbandingan antara dividen tahunan, yang dibayarkan oleh suatu perusahaan, dengan harga sahamnya.

Rasio dividen yield ini biasa digunakan untuk melihat gambaran seberapa dividen yang akan diterima investor, yang relatif terhadap harga saham tersebut.

Bagaimana cara hitungnya? Yakni, dengan membagi dividen tahunan per saham, dengan harga saham saat ini, hasilnya dikalikan dengan 100 (untuk mengubah menjadi persentase).

"Dividend Yield = (Dividen Tahunan per Saham / Harga Saham per Saham) x 100"

 

  1. Mencatat Tanggal Recording Date dan Payment Date

Record date (tanggal pencatatan) dan payment date (tanggal pembayaran) adalah istilah yang terkait dengan pembagian dividen kepada pemegang saham. Berikut adalah penjelasan tentang kedua istilah tersebut:

 

  • Record Date: Record date (tanggal pencatatan) adalah tanggal yang ditetapkan oleh perusahaan sebagai tanggal untuk menentukan pemegang saham yang berhak menerima dividen.

    Pemegang saham yang tercatat dalam daftar pemegang saham perusahaan pada tanggal record akan memenuhi syarat untuk menerima dividen yang dibagikan. Perusahaan biasanya menentukan tanggal record beberapa hari sebelum tanggal pembayaran dividen.

 

  • Payment Date: Payment date (tanggal pembayaran) adalah tanggal ketika perusahaan secara resmi melakukan pembayaran dividen kepada pemegang saham yang berhak. Ini adalah tanggal di mana dividen secara efektif dibayarkan kepada pemegang saham yang memenuhi syarat.

    Tanggal pembayaran dividen ditentukan oleh perusahaan dan dapat berbeda-beda tergantung pada kebijakan perusahaan dan prosedur administratif yang terlibat.

 

Itu dia beberapa tips untuk para dividen hunter, yang memang berniat mencari dividen saat berinvestasi. Tapi, perlu diingat bahwa tidak semua dividen menguntungkan, karena kamu bisa saja terjebak dalam dividen trap, meski kamu tetap dapat dividennya.

 

Apa Itu Dividen Trap?

Seperti namanya, dividen trap adalah sebuah jebakan hasil (yield) atau sebuah dividen dari suatu emiten, yang memiliki nilai tampak tinggi dan menggiurkan. 

Namun, setelah masa ex-date (investor tidak berhak terima dividen), harga sahamnya justru tiba-tiba anjlok.

Sehingga, momen tersebut bisa membuat investor terjebak, di mana mereka membeli di harga tinggi (saat cum date), dan mereka juga harus menyaksikan harga saham miliknya, malah merosot pasca cum date. 

 

Penyebab Terjadinya Dividen Trap

Penyebab utama dividen trap adalah ketika investor tidak mau ketinggalan mendapatkan dividen jumbo suatu emiten, yang membuat harga sahamnya naik, hingga cum date.

Hanya saja, investor tersebut tidak mempertimbangkan potensi penurunan harga saham signifikan pasca cum date.

Meskipun, setelah itu nilai saham perusahaan akan turun kembali, dengan jumlah yang sama dengan pembagian dividennya (normalnya).

 

Contoh Kasus Terjadinya Dividen Trap

Ada sebuah perusahaan saham X, membagikan nilai dividen sebesar 100 poin. Namun, ketika ex date, harga sahamnya justru turun bahkan hingga ARB, dan terus menurun sampai di titik lembahnya sampai hari ke-3, dengan penurunan mencapai 165 poin.

Nah, diketahui penurunan saham tersebut, ternyata lebih besar dari nilai dividennya. Jadi, percuma jika kamu menjual sahamnya, karena akan menuruti hingga 65 poin per lembarnya.

Nah, kondisi tersebutlah yang dimaksud dengan dividen trap, apalagi jika kondisi penurunan, berlangsung lama.

 

Cara Mengatasi Dividen Trap untuk Meminimalisir Kerugian

 

  1. Beli Saham Saat Harganya Rendah

Seperti yang diketahui, harga saham itu bersifat fluktuatif. Nah, jika harga saham dari perusahaan fundamental terjadi penurunan, maka kamu bisa memanfaatkan kesempatan untuk membeli, dan pastikan beli sebelum cum date tiba.

Pasalnya, jika sudah masuk ex date, harga otomatis turun bahkan hingga beberapa. Tapi, jika kamu sudah terlanjur beli saat ex date, dan harganya masih lebih rendah daripada harga saat ini, kamu masih bisa dapat untung, yakni dari capital gain.

 

  1. Jual di Tanggal Cum Date

Cara atasi dividen trap yang selanjutnya adalah dengan jual saham di tanggal cum date. Di momen ini, harga saham biasanya sangat tinggi, karena permintaan yang cukup besar. 

Di momen ini, kamu bisa mendapatkan keuntungan dari capital gain yang cukup besar, bahkan jumlahnya bisa melebihi dari keuntungan dividen.

Seperti yang sudah sering dibahas, jual saham di tanggal cum date, kamu sebagai investor sudah tidak bisa atau berhak mendapatkan dividen.

Sehingga, jika kamu bisa berhasil mendapatkan capital gain yang lebih besar, kamu setidaknya sudah cukup menguntungkan, dan kamu bisa terbebas dari jebakan dividen atau dividen trap.

 

  1. Menerapkan Investasi Saham Jangka Panjang

Cara atasi dividen trap yang terakhir adalah dengan lebih fokus dengan tujuan investasi, dan keuntungan finansial dari investasi tersebut.

Sehingga, perencanaan yang sudah dirancang, bisa diterapkan dengan secara konsisten, yakni untuk investasi jangka panjang.

Disarankan jangan mudah tergoda dengan potensi atau peluang keuntungan yang hanya datang sesaat, atau untung-untungan, seperti pembagian dividen besar.

Tidak ada salahnya untuk berharap mendapatkan dividen, karena hal tersebut juga menjadi salah satu tujuan investasi beberapa investor.

Hindari spekulasi dan euforia berlebihan, karena nilai harga saham bisa sangat fluktuatif. Di investasi jangka panjang, kamu bisa melakukan perencanaan dan analisis yang matang-matang agar terhindar dari dividen trap.

Gimana Kawan Visto? Sebagai pemula, kita dituntut untuk bisa lebih peka terhadap semua hal yang biasanya dianggap wajar dan normal, namun ternyata bisa memberikan kerugian, seperti adanya fenomena dividen trap.

Yuk, coba pahami dunia saham lebih dalam lagi, dengan terjun langsung. Kamu bisa gunakan aplikasi saham online InvestasiKu karena user friendly dan cocok untuk pemula.

Dapatkan juga cashback berupa Allo Points, untuk kamu yang baru bergabung dengan InvestasiKu!

 

download investasiku

 

 
Share this article via :
whatsapp-investasiku
 
InvestasiKu-footer
 

#YukInvestasiKu For Better Tomorrow

Download aplikasi InvestasiKu di Android, iOS, dan Windows serta nikmati kemudahan berinvestasi saham, reksa dana, obligasi, dan rencana keuangan

 
Download di Google Play Download di App Store Download desktop version
 

InvestasiKu adalah produk dari PT Mega Capital Sekuritas

Menara Bank Mega, Lantai 2, Jalan Kapten Tendean Kavling 12-14A,
RT 002/RW 002, Kelurahan Mampang Prapatan,
Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Kode Pos 12790

Telepon : 021-79175599
Email : customer.care@investasiku.id
WhatsApp : +6282260904080

 
  • TikTok
  • Instagram
  • YouTube
  • Spotify
  • LinkedIn
  • Facebook
  • Twitter
Eduvest
 

© 2024 InvestasiKu. All rights reserved.

InvestasiKu adalah aplikasi finansial yang dikelola dan dikembangkan oleh PT Mega Capital Sekuritas, dengan misi membuka akses lebih luas bagi masyarakat pada produk-produk keuangan dengan mudah, aman dan terjangkau. Semua transaksi saham, reksa dana, dan obligasi difasilitasi oleh PT Mega Capital Sekuritas sebagai broker saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, sekaligus agen penjual reksa dana yang memiliki izin usaha dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

OJK KOMINFO