ARTIKEL
 

Bangun Rumah Mending dari 0 atau Dari Developer?

by Estrin Vanadianti Lestari - 08 Dec 2022 - Reviewed by Rifdah Fatin H.

 

Kamu punya rezeki lebih, untuk punya rumah sendiri setelah menikah? Mending bangun rumah sendiri dari nol, atau beli saja dari developer? Baiknya gimana nih Kawan Visto?

Sebenarnya, ada banyak faktor yang bisa kamu pertimbangkan, ketika ingin memiliki rumah, baik dari membangun sendiri atau beli dari developer.

Intinya masing-masing punya kelebihan dan kekurangan, terlebih dari faktor biaya yang akan dikeluarkan. Bangun sendiri dan beli langsung, tentu memiliki rincian budget yang akan jauh berbeda.

Nah, sebelum memutuskan mau bangun sendiri atau beli, yuk intip kekurangan dan kelebihan dari keduanya, agar kamu bisa mempertimbangkan keputusan tersebut, dengan lebih matang. 

 

Membangun Rumah dari Nol

a. Kelebihan


1. Bisa membangun sesuai budget dan selera

Kelebihan yang pertama, kamu bisa membangun rumah dari nol sesuai dengan budget yang kamu punya. Misalnya, kamu hanya punya uang Rp100 juta, maka kamu mungkin hanya bisa membangun rumah sederhana satu lantai, belum termasuk harga tanahnya.

Jika kamu memiliki rezeki lebih, mungkin kamu bisa langsung membangun rumah dua lantai, lengkap dengan desain yang kamu inginkan.

Kamu hanya tinggal buat desain rumah, cari tukang borongan, dan beli bahan-bahan bangunan. Kurang lebih sekitar 5 bulan, rumah sudah siap huni.


2. Bisa pilih lahan yang lebih strategis

Kelebihan yang kedua dari membangun rumah dari nol adalah bisa memilih sendiri, lahan tanah yang lebih strategis. Misalnya, ingin mempunyai rumah dekat stasiun, dekat jalan raya, dekat orang tua dan lainnya.

Memilih lahan yang diinginkan, juga bisa mempengaruhi harga tanahnya. Jika lahan semakin strategis maka harga semakin mahal, begitu juga jika lahan berada di pedalaman, maka harganya semakin murah.

 

3. Bisa membangun lahan yang sudah ada atau peninggalan orang tua

Jika kamu memiliki lahan tanah dari warisan orang tua, atau memiliki tanah di kawasan sendiri. Di mana hal tersebut akan sangat membantu dan menghemat budget kamu, untuk membangun rumah dari nol.

Sehingga, kamu hanya perlu menyiapkan dana, untuk membeli bahan-bahan bangunan, dan jasa tukang. Budgetnya juga bisa disesuaikan dengan luas dari tanah yang tersedia.

 

Baca juga: Pilih Rumah, Apartement, atau Ngekos?

 

b. Kekurangan

1. Harus memperhitungkan sendiri banyaknya biaya yang dikeluarkan

Mulai dari biaya membeli tanah, urus sertifikatnya, bahan bangunan, biaya tukang, konsumsi, arsitek, pemasangan listrik, sumur, dan lainnya, harus kamu perhitungkan sendiri.

Bahkan, kamu juga yang harus meriset bahan bangunan yang bagus, berkualitas dan murah. Mencari jasa tukang bangunannya, dan lainnya.


2. Kurang praktis

Ketika membangun rumah dari nol, maka kamu harus siap mengontrol progres pembangunan setiap hari. Memantau kekurangan dan kelebihan bahan-bahan bangunan, kerusakan hingga hal-hal tak terduga lainnya.

Hal tersebut memang harus dilakukan, agar hasil rumah impianmu bisa berdiri, dengan kokoh dan bagus. Jika kamu mempercayakan sepenuhnya kepada tukang, mungkin saja ada hal yang tidak sesuai dengan keinginanmu.

Membangun rumah dari nol, artinya bisa dibangun sesuai dengan keinginan dan harapan. Karena, kamu juga yang membayar langsung jasa para tukang, bukan dari pihak perantara.

 

Membeli Rumah dari Developer 


Kelebihan 


1. Praktis, tinggal terima beres

Berbeda dengan membangun rumah dari nol, membeli rumah dari developer tentu sangat praktis, karena kamu hanya perlu menentukan letak dan luas tanahnya, lalu pihak developer yang akan memantau progres rumah tersebut sampai selesai.

Jika sudah selesai, maka kamu sudah bisa ambil kunci, dan langsung menghuni atau merenovasi bagian-bagian lain. Intinya, kamu tidak perlu repot memikirkan progres rumah, karena kamu hanya cukup menyiapkan DP rumah dan bayar cicilannya saja.


2. Bisa bayar dengan cicilan

Jika kamu sudah memiliki uang yang cukup, untuk membeli rumah dari developer dengan sistem cash, hal tersebut tentu akan lebih bagus. Tapi, jika kamu belum mempunyai uang, tapi ingin punya rumah, developer menerima program cicilan atau KPR.

Untuk DP yang dibebankan bermacam-macam, bahkan ada developer yang tidak membebankan DP, dan hanya membayar biaya-biaya administrasi saja.

 

3. Memiliki peluang untuk menabung

Dengan adanya program cicilan rumah atau KPR, kamu juga bisa memiliki peluang menabung untuk keperluan lain. Sehingga, uang yang kamu kumpulkan, tidak hanya diperuntukkan untuk membayar rumah saja.

Anggap saja, cicilan rumah per bulannya adalah sekitar Rp4 juta. Sementara kamu dan pasangan memiliki gaji masing-masing Rp7 juta, di mana kamu dan pasangan bisa membagi penghasilan untuk kebutuhan lainnya.

Jika kamu membangun rumah dari nol, semua gajimu, bisa habis hanya untuk urusan rumah. Berbeda, dengan ambil program cicilan KPR, yang durasi cicilannya bisa sampai 20 tahun.

 

Baca Juga: Pilih Rumah, Apartement, atau Ngekos?

 

Kekurangan

1. Desain rumah tidak sesuai selera

Namun, ada beberapa kekurangan yang akan kamu alami ketika membeli rumah dari developer, yakni desain rumah tidak bisa sesuai selera. Mulai dari tata letak ruangan, ukuran ruangan, material yang digunakan, dan hal lainnya.

Jika harus merenovasi, kamu pasti harus menyiapkan dana yang cukup besar. Sayang bukan? Rumah sudah siap huni, masih harus di renovasi kembali.

Kalau renovasi dengan tujuan menambahkan beberapa bagian, mungkin tidak masalah. Seperti memasang kanopi, pagar, kitchen set, teralis, taman, dan lainnya.

 

2. Harganya mahal

Seperti yang kita tahu, bahwa harga rumah jadi dari developer harganya mahal. Apalagi jika rumah tersebut berada di lokasi strategis, seperti dekan jalan raya, dekat tol, dekat supermarket, atau stasiun.

Rata-rata harga rumah jadi dari developer adalah mulai dari Rp500 jutaan. Jika lokasinya strategis, harganya sudah bisa menyentuh Rp1 miliar. Namun, selain dari lokasi, semua juga tergantung dari luas tanah dan tipe rumahnya.

 

3. Bunga pinjamannya cukup besar

Tahukah kamu, bahwa beli rumah secara kredit atau KPR memiliki bunga pinjaman yang besar. Intinya, kamu harus membayar cicilan pokok plus bunga setiap bulannya.

Di sisi lain, pihak developer juga akan mengambil keuntungan, karena pembelian rumah dengan cara kredit adalah hal yang cukup berisiko. Jadi, jika kamu mengalami tunggakan, maka pihak developer yang akan mengcover cicilan tersebut, kepada bank.

Hayo, gimana nih? Kira-kira Kawan Visto lebih pilih bangun rumah sendiri atau beli saja dari developer, dan tinggal terima kunci? Kalau kamu lebih suka yang instan dan praktis, beli langsung dari developer adalah jawabannya.

Terlebih, kamu juga bisa punya peluang untuk menabung dan investasi. Sambil berjalan, hasil tabungan dan investasi nantinya bisa kamu gunakan untuk kebutuhan lain.

Misalnya seperti kebutuhan darurat, pendidikan anak, hingga melunasi pembayaran rumah ketika sudah pensiun nanti. Intinya, di masa muda kamu bisa memanfaatkan waktu untuk mengumpulkan uang, salah satunya dengan berinvestasi.

Yuk, investasikan asetmu ke dalam bentuk saham melalui platform InvestasiKu. Ada berbagai macam fitur unggul, yang disediakan InvestasiKu, terlebih untuk para investor pemula.

Hanya dengan modal Rp100 ribu, kamu sudah bisa mulai berinvestasi dan beli saham incaranmu. Yuk, segera download Investasiku, dan dapatkan juga MPC points di setiap transaksinya!

 

download investasiku

 
Share this article via :
whatsapp-investasiku
 
InvestasiKu-footer
 

#YukInvestasiKu For Better Tomorrow

Download aplikasi InvestasiKu di Android, iOS, dan Windows serta nikmati kemudahan berinvestasi saham, reksa dana, obligasi, dan rencana keuangan

 
Download di Google Play Download di App Store Download desktop version
 

InvestasiKu adalah produk dari PT Mega Capital Sekuritas

Menara Bank Mega, Lantai 2, Jalan Kapten Tendean Kavling 12-14A,
RT 002/RW 002, Kelurahan Mampang Prapatan,
Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Kode Pos 12790

Telepon : 021-79175599
Email : customer.care@investasiku.id
WhatsApp : +6282260904080

 
  • TikTok
  • Instagram
  • YouTube
  • Spotify
  • LinkedIn
  • Facebook
  • Twitter
Eduvest
 

© 2024 InvestasiKu. All rights reserved.

InvestasiKu adalah aplikasi finansial yang dikelola dan dikembangkan oleh PT Mega Capital Sekuritas, dengan misi membuka akses lebih luas bagi masyarakat pada produk-produk keuangan dengan mudah, aman dan terjangkau. Semua transaksi saham, reksa dana, dan obligasi difasilitasi oleh PT Mega Capital Sekuritas sebagai broker saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, sekaligus agen penjual reksa dana yang memiliki izin usaha dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

OJK KOMINFO