ARTIKEL
 

Tomy Winata: Profil, Daftar Perusahaan, & Kekayaannya

by Estrin Vanadianti Lestari - 30 May 2023 - Reviewed by Rifdah Fatin H.

 

Dari 9 naga Indonesia ini, salah satunya merupakan raja properti di Indonesia yakni Tomy Winata, di mana ia berhasil sukses sampai sekarang, bahkan keberhasilannya disebut-sebut berkat sang sahabat yakni Aguan alias Sugianto Kusuma.

 

Profil Tomy Winata

Tomy Winata lahir 23 Juli 1958 dengan nama Oe Suat Hong. Menjadi salah satu pebisnis bahkan menguasai perekonomian Indonesia sekaligus menjadi anggota 9 naga.

 

Lahir dari Keluarga Tidak Mampu

Bukan terlahir dari keluarga kaya atau berada, ternyata Tomy Winata berasal dari keluarga tidak mampu, dan mencapai kesuksesannya saat ini benar-benar dari nol.

Bahkan, sejak kecil Tomy Winata sudah berstatus yatim piatu, yang diselimuti dengan kemiskinan. Hidupnya juga serba kekurangan, sampai ia harus merantau ke Jakarta dari Kalimantan bermodal Rp30 ribu saja!

 

Perjalanan Karir Tomy Winata

Karir Tomy Winata berawal ketika ia bekerja di perusahaan, yang mempunyai kaitan dengan dunia militer. Bahkan, sampai saat ini kerjasama tersebut masih terus berlanjut, yang pastinya dengan usaha yang sangat keras.

Berbagai rintangan dan tantangan, ia lalui dengan ikhlas. Ia juga mempunyai prinsip bahwa tidak ada kata kecewa dengan hasil yang belum sesuai dengan harapan.

 

Total Kekayaan Tomy Winata

Adapun total kekayaan dari anggota 9 naga Indonesia, sampai saat ini mencapai 900 juta US$ atau setara dengan Rbp12 triliun. Tidak mudah untuk mengumpulkan kekayaan tersebut, di mana Tomy Winata berusaha keras kurang lebih sejak 40 tahun lamanya.

 

Tomy Winata Kerabat Baik Aguan

Aguan atau Sugianto Kusuma, disebut sebagai dalang dari kesuksesan Tomy Winata, terlebih keduanya memang sudah berkawan lama, bahkan sudah dianggap saudara. Keduanya, belakangan sama-sama memiliki bisnis di bidang properti.

 

6 Perusahaan Milik Tomy Winata

 

1. PT Danayasa Arthatama Tbk (DA)

Siapa yang tidak tahu kawasan SCBD, yang berada di daerah Sudirman Jakarta Selatan. Nah, Tomy Winata membangun kawasan business district pertama di Indonesia, yakni Sudirman Central Business District (SCBD) dengan luas 45 hektar. Siapa nih, kantornya di kawasan SCBD?

 

2. PT Jakarta International Hotel and Development Tbk

PT Jakarta International Hotel and Development Tbk merupakan anak perusahaan PT Danayasa Arthatama Tbk, yang membangun Gedung Artha Graha tahun 1992. JHID berdiri pada November 1969, dan memulai kegiatan komersial pembukuan Hotel Borobudur Inter-Continental (Hotel Borobudur Jakarta dengan 695 kamar).

 

3. PT Electronic City Indonesia Tbk

Jika kamu pergi ke beberapa mall, kamu mungkin pernah melihat toko Electronic City yang terang benderang, dengan logo berwarna biru. Toko elektronik yang berdiri pada 2001 tersebut adalah perusahaan milik Tomy Winata yang bergerak di bidang elektronik (retail elektronik modern).

Di toko elektronik tersebut, kamu bisa menemukan banyak produk elektronik yang lengkap. Mulai dari smartphone, laptop, TV, mesin cuci, AC, kulkas, hingga setrika.

 

4. PT Arthagraha General Insurance

Selain di bidang keuangan, properti, dan elektronik, Tomy Winata juga memiliki perusahaan di bidang asuransi, bernama Arthagraha General Insurance. Berdiri pada tahun 1964, perusahaan asuransi jiwa ini sebelumnya bernama Maskapai Asuransi Tjahjana.

 

5. PT Artha Graha Group (AG)

Artha Graha Group merupakan salah satu konglomerasi atau kelompok bisnis di Indonesia. Perusahaan ini bergerak di bidang jasa dan pelayanan teknik, pariwisata dan perhotelan, yang berkantor pusat di Sudirman Jakarta Selatan.

Adapun PT Artha Graha Group juga memiliki beberapa anak perusahaan, seperti:

  • Jepara Ourland Park - sebuah wahana wisata air terbesar di Jawa Tengah, berlokasi di Kabupaten Jepara
  • Java Paradise Resort - sebuah resort dengan fasilitas setara bintang 4 dengan standard Internasional yang berlokasi di Pulau Karimunjawa
  • Nawa Mulia - sebuah tour & travel agency yang berlokasi di Semarang

 

6. PT Bank Artha Graha Internasional - INPC

Di bidang keuangan, Tomy Winata juga memiliki perusahaan perbankan, yakni PT Bank Artha Graha Internasional (INPC) yang berdiri pada 1973. Perusahaan swasta berbentuk perseroan terbatas ini, merupakan hasil merger dari Bank Interpacific dan Bank Artha Graha tahun 2005 lalu.

Saat ini, perusahaan tersebut sudah terdaftar di Bursa Efek Indonesia, dengan harga Rp67 per lembar sahamnya (25 Mei 2023).

Nah, itu dia deretan perusahaan milik Tomy Winata, sang konglomerat anggota 9 naga Indonesia. Dari beberapa perusahaan miliknya, adakah yang ingin kamu miliki sahamnya?

Kamu bisa cek perusahaan-perusahaan Tomy Winata yang terdaftar BEI, melalui platform InvestasiKu! Kamu juga bisa melakukan transaksi jual beli di InvestasiKu lho!

 

Download InvestasiKu

 
Share this article via :
whatsapp-investasiku
 
InvestasiKu-footer
 

#YukInvestasiKu For Better Tomorrow

Download aplikasi InvestasiKu di Android, iOS, dan Windows serta nikmati kemudahan berinvestasi saham, reksa dana, obligasi, dan rencana keuangan

 
Download di Google Play Download di App Store Download desktop version
 

InvestasiKu adalah produk dari PT Mega Capital Sekuritas

Menara Bank Mega, Lantai 2, Jalan Kapten Tendean Kavling 12-14A,
RT 002/RW 002, Kelurahan Mampang Prapatan,
Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Kode Pos 12790

Telepon : 021-79175599
Email : customer.care@investasiku.id
WhatsApp : +6282260904080

 
  • TikTok
  • Instagram
  • YouTube
  • Spotify
  • LinkedIn
  • Facebook
  • Twitter
Eduvest
 

© 2024 InvestasiKu. All rights reserved.

InvestasiKu adalah aplikasi finansial yang dikelola dan dikembangkan oleh PT Mega Capital Sekuritas, dengan misi membuka akses lebih luas bagi masyarakat pada produk-produk keuangan dengan mudah, aman dan terjangkau. Semua transaksi saham, reksa dana, dan obligasi difasilitasi oleh PT Mega Capital Sekuritas sebagai broker saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, sekaligus agen penjual reksa dana yang memiliki izin usaha dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

OJK KOMINFO