SAHAM
 

[e-IPO] PRDL: Profil, Prospektus, Prospek Bisnis, dan Tanggal Pentingnya

by Rifda Arum - 18 Jun 2026 - Reviewed by Revo Gilang Firdaus M.

 

Tahun 2026 ini, pasar saham Indonesia kembali diramaikan oleh emiten baru di sektor kesehatan. Kali ini giliran PT Prodia Diagnostic Line Tbk yang menawarkan saham perdana kepada publik dengan kode emiten PRDL.

Hampir sama dengan perusahaan induknya, tentu saja Prodia Diagnostic Line Tbk. ini bergerak di sektor healthcare atau kesehatan. Yuk, simak serba-serbi e-IPO saham PRDL berikut ini!

Profil Emiten PRDL

PT Prodia Diagnostic Line Tbk. selaku emiten saham PRDL mulanya berdiri dengan nama PT Dialine Systems Indonesia pada tahun 2010. Setahun setelah menjalankan bisnisnya, barulah perusahaan ini berganti nama menjadi yang sekarang tepatnya pada tahun 2011.

Yap, emiten saham PRDL ini memang merupakan anak perusahaan dari PT Prodia Widyahusada yang juga melantai di bursa dengan kode PRDA. Kantor pusat emiten saham PRDL ini berada di Kawasan Industri Jababeka III, Jl. Tekno Boulevard Blok A3 Unit 3A-5-6, Jawa Barat. 

Melihat dari induk perusahaannya yang bergerak di industri kesehatan, tentu saja emiten PRDL ini juga bergerak di sektor yang sama. Mengacu pada prospektus, emiten saham PRDL ini fokus pada bidang:

1. Industri Alat Kesehatan dalam Subgolongan 2101 (KBLI No. 21015)

Pada kegiatan usaha ini berpusat pada kegiatan pembuatan dan pengolahan alat kesehatan terkait diagnosa medis dan produk lainnya dalam sub golongan 2011. 

Nah, berikut kegiatan usaha dari masing-masing bidang yakni:

  • Produk kontrasepsi untuk penggunaan eksternal, 
  • Alat-alat diagnosa medis seperti uji kehamilan,
  • Pembalut medis, perban, dan sejenisnya,
  • Kapas kosmetik

2. Industri Alat Ukur dan Alat Uji Elektronik (KBLI No. 26513)

Pada kegiatan ini melingkupi usaha pembuatan produk berikut:

  • Alat-alat instrumen analitik, skala, neraca, dan inkubator laboratorium
  • Alat-alat pengukur dan pemeriksa elektronik baik yang berhubungan atau tidak dengan penyelidikan ilmu pengetahuan. Contohnya pesawat pengatur elektronik otomatis, speedometer, argometer, elektronik sinar katoda, dan lainnya. 
  • Mikroskop proton dan elektron
  • Timbangan digital

3. Perdagangan Besar Alat Laboratorium, Alat Farmasi, dan Alat Kedokteran Untuk Manusia (KBLI No. 46691)

Pada kegiatan usaha ini berupa perdagangan produk berupa:

  • Alat laboratorium,
  • Alat farmasi, dan
  • Alat kedokteran untuk manusia.

4. Jasa Kalibrasi/Metrologi (KBLI No. 71205)

Pada kegiatan usaha ini berupa:

  • Pengecekan suatu alat ukur atau alat kalibrasi,
  • Kegiatan laboratorium kalibrasi yang melakukan jasa kalibrasi alat ukur pada instansi/industri/organisasi lain sesuai permintaan,
  • Kalibrasi alat ukur radiasi
  • Pemberian tera untuk melakukan pengecekan/pengetesan/pemeliharaan suatu alat ukur. 

5. Aktivitas Pengujian dan/atau Kalibrasi Alat Kesehatan dan Inspeksi Sarana Prasarana Kesehatan (KBLI No. 71208)

Pada kegiatan usaha ini berupa:

  • Jasa pemeliharaan, pengujian, dan/atau kalibrasi secara berkala terhadap peralatan kesehatan
  • Inspeksi sarana prasarana kesehatan yang dikelola oleh pemerintah dan swasta dalam rangka pengamanan fasilitas kesehatan. 

Setiap bidang yang dijalankan oleh emiten ini memiliki Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia alias KBLI dengan nomor perizinan masing-masing. 

Berhubung perusahaan ini terkenal atas fasilitas laboratorium farmasi, maka tentu saja seluruh alat-alat kesehatannya telah memiliki dokumen izin resminya. Selain itu, emiten PRDL ini juga memiliki beberapa merek yang telah memiliki Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI), yakni ada Proline, UPro, dan BPRO. 

PT Prodia Diagnostic Line Tbk. ini memproduksi dan merakit berbagai alat kesehatan dengan merek sendiri yang kemudian dikelompokkan pada 4 kategori:

  • Produk kimia klinik seperti PROLINE Albumin FS
  • Produk hematologi seperti PROLINE Cleanser
  • Produk Imunologi dan Biomolekuler seperti BPRO HIV/Syphilis
  • Produk Instrumen seperti PROLINE Chem200 Auto Chemistry

Perusahaan ini mengoperasikan seluruh produksi di satu pusat saja yakni di Cikarang, Jawa Barat. Hingga prospektus emiten PRDL ini diterbitkan, distribusi produk-produk PT Prodia Diagnostic Line Tbk. telah menjangkau 38 provinsi di seluruh Indonesia. 

FYI, saham PRDL ini tidak termasuk pada saham syariah. Jadi, jika target investasi kamu adalah syariah, maka kurang cocok dengan saham ini. 

Kamu dapat mengakses prospektus PRDL di sini

Baca Juga: 9 Saham Sektor Layanan Kesehatan yang Terdaftar di Bursa, Bisa Beli Pakai InvestasiKu!

Mengapa Prodia Diagnostic Line Tbk. Menawarkan Sahamnya Pada Publik?

Berdasarkan prospektus, seluruh dana dari penawaran saham PRDL kepada publik ini adalah untuk kegiatan operasional perusahaan, yakni:

  1. Sebesar Rp35 milyar untuk pelunasan pokok fasilitas kredit pada Bank BCA dan Bank Panin,
  2. Sekitar 28,92% untuk belanja modal termasuk pada pembelian mesin dan peralatan kalibrasi, kendaraan, system software, relayout area produksi, dan penambahan AHU Lab Biomolekuler,
  3. Sisanya sekitar 8,51% untuk modal kerja termasuk pada pembelian bahan baku, biaya product & development, dan selling & marketing

Menarik tidaknya IPO PRDL ini menjadi penilaian subjektif. Namun perlu kamu pahami bahwa PRDL adalah anak perusahaan dari Prodia Widyahusada yang telah mengoperasikan sekitar 276 rumah sakit di seantero Indonesia. 

Prospek Bisnis Prodia Diagnostic Line Tbk.

Jika kamu perhatikan lagi kegiatan usaha pada PT Prodia Diagnostic Line Tbk., pasti mayoritas berfokus pada produk dan alat kesehatan yang dikelompokkan pada industri In Vitro Diagnostics (IVD). 

Dilansir dari Inspiry Consultant, industri IVD di Indonesia diperkirakan meningkat dengan angka pertumbuhan tahunan sebesar 7,5% hingga tahun 2030. Tingkat pertumbuhan tersebut juga tidak terlepas dari peran perusahaan-perusahaan perangkat medis diagnostik terbesar di Indonesia, salah satunya Prodia. 

Terlebih lagi, pemerintah Indonesia telah berkomitmen untuk meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan nasional, termasuk melalui peningkatan anggaran kesehatan, penguatan infrastruktur kesehatan, serta implementasi program deteksi dini penyakit 

Pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2026 ini, anggaran kesehatan dialokasikan sebesar Rp244,0 triliun yang mana angka tersebut telah meningkat dari tahun 2025 silam. 

Anggaran tersebut nantinya akan digunakan untuk beberapa program berikut:

  • Program Jaminan Kesehatan Nasional 
  • Program Cek Kesehatan Gratis 
  • pengendalian penyakit menular dan penyakit prioritas 
  • peningkatan fasilitas dan layanan kesehatan nasional.

Khususnya pada Program Cek Kesehatan Gratis semata-mata bertujuan untuk meningkatkan deteksi dini penyakit kardiovaskular, kanker, dan penyakit menular. Program ini sudah dilaksanakan melalui ribuan fasilitas pelayanan kesehatan seperti puskesmas di seluruh Indonesia. 

Pada 2025, program ini terlaksana dengan anggaran Rp3,4 triliun dan menjangkau 70 juta peserta di seluruh Indonesia. 

Selain itu, hingga akhir tahun 2025 terdapat lebih dari 3.000 rumah sakit dan lebih dari 10.000 puskesmas yang tersebar di seluruh Indonesia, yang berperan penting dalam menyediakan layanan diagnostik kepada masyarakat. 

Sejalan dengan aktivitas tersebut, Prodia Widyahusada maupun Prodia Diagnostics Line ini telah berperan dalam pelayanan kepada lebih dari 7.600 pengguna akhir termasuk puskesmas, rumah sakit, dan laboratorium klinik di seluruh Indonesia.

Dengan dukungan kebijakan pemerintah, maka industri IVD di Indonesia berpeluang tumbuh secara baik dan berkelanjutan. 

Baca Juga: 39 Saham Pada Portofolio BPJS Ketenagakerjaan, Apa Saja?

Tanggal Penting e-IPO Saham PRDL

  • Tanggal Penting:
    • Book-building: 18 - 23 Juni 2026
    • Penawaran umum: 1 - 7 Juli 2026
    • Perkiraan listing di BEI: 9 Juli 2026
  • Jumlah Saham yang Ditawarkan: 522.900.000 lot
  • Harga Penawaran Saham: Rp100 - Rp120 per saham

Perlu kamu ketahui bahwa emiten PRDL ini turut menggelar program Saham Pegawai Perseroan (Employee Stock Allocation/ESA). 

Artinya, saham PRDL ini akan dialokasikan kepada para pegawai PT Prodia Diagnostics Line Tbk. sebesar 36.603.000 saham atau sekitar 7% dari saham yang ditawarkan. 

Mau Ikut e-IPO Saham PRDL?

Nah, itulah penjelasan tentang IPO saham PRDL dari PT Prodia Diagnostics Line Tbk. yang berfokus pada sektor kesehatan, tepatnya pada laboratorium dan peralatan kesehatan. 

Tenang saja, kamu bisa ikut IPO PRDL melalui aplikasi InvestasiKu. Jangan khawatir, aplikasi ini telah berada di bawah pengawasan OJK. Yuk, download InvestasiKu dan tanamkan saham demi masa depan yang lebih baik. 

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan edukasi dan bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual produk investasi tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca.

 
Share this article via :
whatsapp-investasiku
 
InvestasiKu-footer
 

#YukInvestasiKu For Better Tomorrow

Download aplikasi InvestasiKu di Android, iOS, dan Windows serta nikmati kemudahan berinvestasi saham, reksa dana, obligasi, dan rencana keuangan

 
Download di Google Play Download di App Store Download desktop version
 

InvestasiKu adalah produk dari PT Mega Capital Sekuritas

Menara Bank Mega, Lantai 2, Jalan Kapten Tendean Kavling 12-14A,
RT 002/RW 002, Kelurahan Mampang Prapatan,
Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Kode Pos 12790

Telepon : 021-79175599
Email : customer.service@megasekuritas.id
WhatsApp : +6282260904080

 
  • TikTok
  • Instagram
  • YouTube
  • Spotify
  • LinkedIn
  • Facebook
  • Twitter
Eduvest
 

©2026 InvestasiKu. All rights reserved.

InvestasiKu adalah aplikasi finansial yang dikelola dan dikembangkan oleh PT Mega Capital Sekuritas, dengan misi membuka akses lebih luas bagi masyarakat pada produk-produk keuangan dengan mudah, aman dan terjangkau. Semua transaksi saham, reksa dana, dan obligasi difasilitasi oleh PT Mega Capital Sekuritas sebagai broker saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, sekaligus agen penjual reksa dana yang memiliki izin usaha dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

OJK
KOMINFO