SAHAM
 

[e-IPO] EMMI: Profil, Prospektus, Prospek Bisnis, dan Tanggal Pentingnya

by Rifda Arum - 22 Jun 2026 - Reviewed by Revo Gilang Firdaus M.

 

Tahun 2026 menjadi periode yang cukup ramai bagi pasar modal Indonesia dengan hadirnya sejumlah perusahaan yang melaksanakan penawaran umum perdana saham (IPO). Salah satunya PT Esa Medika Mandiri Tbk dengan kode saham EMMI yang bergerak di sektor kesehatan.

Perseroan ini berfokus pada bidang perdagangan besar alat laboratorium, alat farmasi, serta alat kedokteran untuk manusia, sehingga memiliki prospek pertumbuhan menarik di sektor healthcare. Yuk, simak serba-serbi e-IPO saham EMMI berikut ini! 

Profil Emiten EMMI

PT Esa Medika Mandiri selaku emiten saham EMMI ini berdiri pada tahun 2000, berkedudukan di Kabupaten Tangerang. Kantor pusat perusahaan ini berdomisili di Esa 8 Building, Lantai 10, Jl. Ir. Sukarno No. Kav. 3-5, Paramount, Gading Serpong Tangerang, Banten. 

Sebagai emiten saham yang bergerak di sektor healthcare, kegiatan usahanya mencakup usaha perdagangan besar alat laboratorium, alat farmasi, dan alat kedokteran untuk manusia (kode KBLI 46691). Mengacu pada prospektus, emiten saham EMMI ini memiliki kegiatan usaha penunjang berupa:

1. Perdagangan Besar Alat Peralatan dan Perlengkapan Rumah Tangga (KBLI 46491)

Pada kegiatan usaha ini mencakup usaha perdagangan segala peralatan dan perlengkapan alat rumah tangga yakni:

  • perabot rumah tangga,
  • Peralatan dapur dan memasak,
  • Lampu dan perlengkapannya,
  • Elektronik seperti radio, televisi, Compact Disc (CD), DVD, konsol video game,
  • Peralatan makan dan minum
  • Barang anyaman
  • Karpet

2. Perdagangan Besar Mesin, Peralatan, dan Perlengkapan Lainnya (KBLI 46599)

Pada kegiatan usaha ini, meliputi usaha perdagangan besar mesin, peralatan, dan perlengkapan yang belum diklasifikasikan dalam kelompok KBLI 46591 sampai dengan 46594, yakni:

  • Mesin penggerak mula dan turbin
  • Mesin pembangkit listrik
  • Mesin untuk keperluan rumah tangga
  • Kabel, sakelar, dan perlengkapan instalasi listrik;
  • Berbagai jenis perkakas mesin, termasuk yang dikendalikan komputer (CNC);
  • Alat ukur dan peralatan pengukuran.

Nah, jika mengacu pada prospektus, emiten ini bergerak dalam bidang perdagangan besar alat laboratorium, alat farmasi, dan alat kedokteran untuk manusia. 

 Untuk mendukung operasional tersebut, emiten saham EMMI ini memiliki 1 kantor pusat, 2 pabrik, dan 4 kantor cabang dengan sales representative yang tersebar di seluruh Indonesia. Hal itu karena perusahaan ini berkomitmen besar untuk menjangkau kebutuhan fasilitas kesehatan secara lebih luas. 

Pada kegiatan usaha utamanya yang berupa perdagangan besar alat laboratorium, alat farmasi, dan alat kedokteran untuk manusia dengan kode KBLI 46691. 

Berbagai produk alat kesehatan yang diproduksi oleh emiten saham EMMI ini tentu memiliki izin edar. Misalnya produk KRONEN Operating Table Type OP-800 dengan nomor izin edar Kemenkes RI AKD 21603121836.

Berikut daftar perusahaan anak milik PT Esa Medika Mandiri:

  1. PT Esa Behrindo Trijaya
  2. PT Med8 Makmur Mandiri
  3. PT Sonnen Utama Nasional
  4. PT Esa Wego Indonesia 

FYI, saham EMMI ini tidak termasuk pada saham syariah. Jadi, jika target investasi kamu adalah syariah, maka kurang cocok dengan saham ini. 

Kamu dapat mengakses prospektus EMMI di sini

Baca Juga: 9 Saham Sektor Layanan Kesehatan yang Terdaftar di Bursa, Bisa Beli Pakai InvestasiKu!

Mengapa Esa Medika Mandiri Tbk. Menawarkan Sahamnya Pada Publik?

Berdasarkan prospektus, seluruh dana dari penawaran saham EMMI kepada publik ini adalah untuk kegiatan operasional perusahaan, yakni:

  1. Sebesar Rp50 miliar akan digunakan untuk pembayaran sebagian pokok pinjaman perusahaan.
  2. Sekitar 11,8% akan digunakan untuk pengembangan usaha dalam bentuk pembangunan gedung pabrik Cikupa.
  3. Sekitar 68,7% akan digunakan untuk keperluan modal kerja perusahaan khususnya pembelian barang terkait proyek dan bahan baku. 

Menarik tidaknya IPO EMMI ini menjadi penilaian subjektif. Namun perlu kamu pahami bahwa EMMI yang berada di bawah naungan ESA Group ini melepas 30% sahamnya ke publik untuk memperkuat modal bisnis. 

Prospek Bisnis Esa Medika Mandiri Tbk.

Melansir dari Kemenkeu, Menkeu meningkatkan anggaran kesehatan pada APBN 2026 guna mendukung program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dengan total biaya Rp247,3 triliun. Angka ini disebut-sebut meningkat 13,2% dibandingkan tahun sebelumnya. 

Untuk menunjang itu semua, tentu saja sarana dan prasarana kesehatan juga turut andil. Di Indonesia, industri alat kesehatan menunjukkan tren pertumbuhan yang positif pascapandemi. Menurut Kemkes, eksistensi industri alat kesehatan menjadi salah satu pilar utama pertumbuhan ekonomi. Penyelenggara negara ini belajar dari pandemi Covid-19 silam, dimana Indonesia mengalami berbagai krisis ketersediaan alat kesehatan dan obat-obatan. 

Kala itu, Indonesia bahkan harus mengimpor Paracetamol dari India. Ketika India mengalami lockdown, maka tentu saja kondisi Indonesia semakin tertekan karena negara kita ini hanya mampu memproduksi 60-70% kebutuhan alat kesehatan. 

Dengan meningkatnya permintaan terhadap alat diagnostik, monitoring, dan pencegahan penyakit, sekaligus didukung oleh Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), maka membuka peluang bagi produsen lokal dalam mengembangkan manufaktur alat kesehatan. 

Nah, PT Esa Medika Mandiri pun berkeyakinan bahwa bisnis operasionalnya akan berkembang seiring dengan bertumbuhnya kinerja kesehatan bagi masyarakat Indonesia. Mengingat emiten saham EMMI ini juga menyediakan alat-alat kesehatan yang berfokus pada operating theatrem ICU, dan sistem sterilisiasi. Terlebih lagi, emiten saham EMMI ini telah berpengalaman lebih dari 25 tahun dengan 200 rumah sakit dan institusi kesehatan di seluruh Indonesia. 

Salah satu strategi usaha emiten EMMI adalah melanjutkan sinergi berkelanjutan bersama Kemenkes, tepatnya dalam upaya pembangunan 500 rumah sakit hingga tahun 2029. Dengan dukungan kebijakan pemerintah, maka industri alat kesehatan di Indonesia berpeluang tumbuh secara baik dan berkelanjutan. 

Baca Juga: 39 Saham Pada Portofolio BPJS Ketenagakerjaan, Apa Saja?

Tanggal Penting e-IPO Saham EMMI

  • Tanggal Penting:
    • Book-building: 22 - 24 Juni 2026
    • Penawaran umum: 2 - 6 Juli 2026
    • Perkiraan listing di BEI: 8 Juli 2026
  • Jumlah Saham yang Ditawarkan: 522.857.000 lot
  • Harga Penawaran Saham: Rp446 - Rp515 per saham

Perlu kamu ketahui bahwa emiten EMMI ini turut menggelar program Saham Pegawai Perseroan (Employee Stock Allocation/ESA). 

Artinya, saham EMMI ini akan dialokasikan kepada para pegawai PT Esa Medika Mandiri Tbk. sebesar 52.285.700 saham atau sekitar 10% dari saham yang ditawarkan. 

Mau Ikut e-IPO Saham EMMI?

Nah, itulah penjelasan tentang IPO saham EMMI dari PT Esa Medika Mandiri Tbk. yang berfokus pada sektor kesehatan, tepatnya pada laboratorium, alat farmasi, dan alat kedokteran untuk manusia. 

Tenang saja, kamu bisa ikut IPO EMMI melalui aplikasi InvestasiKu. Jangan khawatir, aplikasi ini telah berada di bawah pengawasan OJK. Yuk, download InvestasiKu dan tanamkan saham demi masa depan yang lebih baik. 

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan edukasi dan bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual produk investasi tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca.

 
Share this article via :
whatsapp-investasiku
 
InvestasiKu-footer
 

#YukInvestasiKu For Better Tomorrow

Download aplikasi InvestasiKu di Android, iOS, dan Windows serta nikmati kemudahan berinvestasi saham, reksa dana, obligasi, dan rencana keuangan

 
Download di Google Play Download di App Store Download desktop version
 

InvestasiKu adalah produk dari PT Mega Capital Sekuritas

Menara Bank Mega, Lantai 2, Jalan Kapten Tendean Kavling 12-14A,
RT 002/RW 002, Kelurahan Mampang Prapatan,
Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Kode Pos 12790

Telepon : 021-79175599
Email : customer.service@megasekuritas.id
WhatsApp : +6282260904080

 
  • TikTok
  • Instagram
  • YouTube
  • Spotify
  • LinkedIn
  • Facebook
  • Twitter
Eduvest
 

©2026 InvestasiKu. All rights reserved.

InvestasiKu adalah aplikasi finansial yang dikelola dan dikembangkan oleh PT Mega Capital Sekuritas, dengan misi membuka akses lebih luas bagi masyarakat pada produk-produk keuangan dengan mudah, aman dan terjangkau. Semua transaksi saham, reksa dana, dan obligasi difasilitasi oleh PT Mega Capital Sekuritas sebagai broker saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, sekaligus agen penjual reksa dana yang memiliki izin usaha dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

OJK
KOMINFO