ARTIKEL
 

Saham Defensif: Penjelasan, Keuntungan & Kekurangan

by Estrin Vanadianti Lestari - 26 Sep 2022 - Reviewed by Rifdah Fatin H.

 

Dalam memilih saham, pastinya kamu akan memilih perusahaan, yang memiliki kinerja bagus. Tapi, bagaimana jika kamu menemukan perusahaan yang sedang mengalami perlambatan ekonomi?

Kira-kira, bakal skip atau tetap memperhitungkan keuntungan saham dari sisi yang lain?

Misalnya, seperti melihat dari pendapatan stabil perusahaan atau Saham Defensif milik perusahaan tersebut?

Duh, makin bingung ya?

Daripada ragu, tetap pilih atau enggak, yuk intip apa itu saham defensif, yang sering dibilang sebagai saham ‘tahan banting’ dalam berbagai siklus bisnis yang terjadi.

 

Apa Itu Saham Defensif?

Saham Defensif merupakan saham yang bisa memberikan pendapatan konsisten/stabil, atau disebut dividen konsisten, meski perusahaan sedang mengalami penurunan kinerja dan perlambatan ekonomi.

Hal tersebut biasanya terjadi, karena permintaan konstan untuk produk mereka, tidak banyak dipengaruhi oleh berbagai kondisi ekonomi global maupun nasional.

Bahkan, Saham Defensif juga sering disebut sebagai saham yang cenderung memiliki pergerakan lebih stabil, di berbagai fase siklus bisnis.

Nah, jika kamu mau beli saham yang memiliki dividen konsisten, maka kamu bisa pilih perusahaan yang bergerak di sektor saham defensive stock atau yang memproduksi barang-barang yang akan selalu dibutuhkan.

Contohnya perusahaan yang bergerak di sektor:

  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bahan pokok
  • Perindustrian
  • Properti
  • Keuangan

Jadi, jangan sampai kamu memilih perusahaan yang memproduksi barang-barang seperti senjata, amunisi atau barang diluar kebutuhan manusia pada umumnya. Hal tersebut lebih ke jenis saham pertahanan, dan bukan Saham Defensif.

Bahkan, para investor disarankan untuk memilih Saham Defensif untuk melindungi portofolionya selama ekonomi melemah. Karena, pada periode volatilitas tinggi dapat meningkatkan eksposur terhadap saham defensif.

 

download investasiku

 

Keuntungan Saham Defensif

1. Cocok untuk Investor Pemula

Saham Defensif disebut lebih cocok untuk investor pemula dan investor konservatif, karena jika dilihat dari teori volatilitas, jenis saham ini memiliki harga yang rendah. Selain itu, saham defensif juga bisa menawarkan keuntungan jangka panjang, dengan risiko yang lebih rendah pula dari saham lainnya.

 

2. Punya Rasio Tinggi

Saham defensif jika dibandingkan saham lainnya di pasar saham, tergolong memiliki rasio lebih tinggi. Pasalnya, para investor tidak perlu mengambil risiko berlebihan, untuk mengalahkan pasar.

 

3. Pergerakan Harga Stabil

Dari pergerakan harga yang stabil, membuat kinerja portofolio saham defensif menjadi seimbang. Jika terjadi resesi, investor bisa memanfaatkan defensive stock, sebagai perlindungan diri dari kerugian, akibat harga saham yang jatuh.

 

4. Perusahaan Terus Cetak Laba

Dari defensive stock, akan membuat investor mendapatkan pendapatan yang konsisten, selain dari pendapatan dari capital gain, yaitu dividen. Karena pendapatan terus stabil terlepas dari kondisi ekonomi perusahaan, sehingga perusahaan akan terus menghasilkan laba, dan laba akan dibagikan ke semua pemegang saham, sebagai bentuk dividen.

 

Baca juga: Pahami 4 Siklus Saham ini Biar Ga Diguyur Bandar

 

Kekurangan Saham Defensif

Tidak selalu menguntungkan, saham defensif juga punya sisi negatif. Berikut beberapa kekurangan dari beli saham defensif:

1. Keuntungan Kecil Saat Pasar Bullish

Karena memiliki volatilitas harga yang rendah, sehingga saham defensif juga sering menyebabkan keuntungan menjadi lebih kecil, jika kondisi pasar sedang bullish atau menguat.

 

Baca juga: Ciri Saham yang Akan Naik

 

2. Mengurangi Dividen Saat Angka Inflasi Tinggi

Ketika inflasi sedang tinggi, sebenarnya hal tersebut bisa mengurangi dividen, Karen nilai ROI (return on investment) akan menurun, meski nilai dividen sudah dinaikkan oleh perusahaan dan nilainya tidak terlalu tinggi.

download investasiku

 
Share this article via :
whatsapp-investasiku
 
InvestasiKu-footer
 

#YukInvestasiKu For Better Tomorrow

Download aplikasi InvestasiKu di Android, iOS, dan Windows serta nikmati kemudahan berinvestasi saham, reksa dana, obligasi, dan rencana keuangan

 
Download di Google Play Download di App Store Download desktop version
 

InvestasiKu adalah produk dari PT Mega Capital Sekuritas

Menara Bank Mega, Lantai 2, Jalan Kapten Tendean Kavling 12-14A,
RT 002/RW 002, Kelurahan Mampang Prapatan,
Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Kode Pos 12790

Telepon : 021-79175599
Email : customer.care@investasiku.id
WhatsApp : +6282260904080

 
  • TikTok
  • Instagram
  • YouTube
  • Spotify
  • LinkedIn
  • Facebook
  • Twitter
Eduvest
 

© 2024 InvestasiKu. All rights reserved.

InvestasiKu adalah aplikasi finansial yang dikelola dan dikembangkan oleh PT Mega Capital Sekuritas, dengan misi membuka akses lebih luas bagi masyarakat pada produk-produk keuangan dengan mudah, aman dan terjangkau. Semua transaksi saham, reksa dana, dan obligasi difasilitasi oleh PT Mega Capital Sekuritas sebagai broker saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, sekaligus agen penjual reksa dana yang memiliki izin usaha dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

OJK KOMINFO