Kamu pasti sudah kenal dengan beberapa merek sepeda seperti United Bike, Genio Bike, dan Avand dan sempat mengira itu adalah produk luar negeri. Padahal nyatanya, ketiga merek itu adalah merek sepeda lokal yang berbasis distribusi di Tangerang, Banten.
Distribusi merek-merek tersebut dilakukan oleh PT Sepeda Bersama Indonesia Tbk. yang telah listing di Bursa Efek Indonesia dengan kode saham BIKE. Simak serba-serbi saham BIKE berikut ini!
Profil Emiten BIKE
PT Sepeda Bersama Indonesia Tbk bukan produsen sepeda, melainkan perusahaan yang bergerak di perdagangan grosir dan distribusi sepeda dengan merek Genio Bike, United Bike, dan Avand. Perusahaan ini telah mendistribusikan lebih dari 100 jenis sepeda melalui 578 tokonya yang tersebar di seluruh Indonesia.
Berdiri pada 13 Oktober 2017, kemudian listing di BEI pada tahun 2022 dengan kode BIKE. Kala itu, emiten ini IPO dengan harga Rp170.
Per 20 Februari 2026, harga saham BIKE adalah Rp480 per lembarnya. Jika kamu membeli saham BIKE sejumlah 1 lot yang berisikan 100 lembar, maka memerlukan Rp48.000. Klik di sini untuk tahu harga terbaru saham BIKE.
Dalam operasionalnya, BIKE turut melayani after-sales service bagi pelangannya. Berhubung BIKE ini bukanlah produsen sepeda, maka model bisnisnya berupa asset-light. Artinya, BIKE ini tidak menanggung biaya produksi langsung dan mengandalkan kemitraan maupun outsourcing sehingga menghasilkan pengembalian aset lebih tinggi.
Sebagai distributor, kinerja BIKE dipengaruhi oleh tren gaya hidup sehat khususnya bersepeda. Yap, masyarakat sekarang sudah memperhatikan gaya hidup sehat dengan mengandalkan berbagai olahraga, termasuk sepeda. Pemerintah turut mendukung hal ini dengan berkolaborasi dengan komunitas bersepeda untuk beberapa perayaan seperti World Bicycle Day pada bulan Juni.
Sebenarnya, tren bersepeda itu naik-turun khususnya sejak era New Normal tahun 2020 silam. Namun, permintaan atas produk sepeda tetap terjaga khususnya di segmen sepeda anak dan keluarga dan sepeda commuting.
Baca Juga: 70 Emiten yang Delisting Pada 2025, Ada Apa Saja?
Struktur Pemegang Saham BIKE
Sebelum IPO, kepemilikan BIKE sepenuhnya berada di tangan keluarga pendiri. Setelah IPO, tentu saja struktur kepemilikannya berubah. Berdasarkan laporan IDX, berikut struktur pemegang saham BIKE:
-
Andrew Mulyadi (Direksi): ±25,3%
-
Henry Mulyadi (Komisaris): ±25,3%
- Stephen Mulyadi: ±20,62%
-
Publik (Warkat & Non Warkat): ±28,78%
Risiko yang Perlu Diperhatikan Investor
Jika kamu tertarik berinvestasi pada saham BIKE, perhatikan beberapa risiko berikut:
-
Ketergantungan masyarakat terhadap tren konsumsi terutama produk sepeda
-
Persaingan ketat di industri sepeda
-
Likuiditas saham relatif terbatas
-
Struktur perusahaan keluarga
Mau Berinvestasi Saham BIKE?
Nah, itulah penjelasan tentang saham BIKE milik emiten PT Sepeda Bersama Indonesia yang bergerak di sektor barang konsumen bukan primer, khususnya pada industri peralatan olahraga sepeda.
Kamu bisa dengan mudah berinvestasi pada saham BIKE ini melalui aplikasi InvestasiKu. Jangan khawatir, aplikasi ini telah berada di bawah pengawasan OJK sehingga aman dan terpercaya.
Yuk, download InvestasiKu dan tanamkan saham demi masa depan yang lebih baik.
%20(981x394)%20-%20InvestasiKu%20(2024)_qBsItM-RI.png?updatedAt=1714019067605)