ARTIKEL
 

Apa itu Bottom Fishing Dalam Saham?

by Dany Mauriz Gibran - 23 Jun 2022 - Reviewed by Rifdah Fatin H.

 

Bottom fishing adalah strategi aksi harga jangka pendek di mana investor membeli saham yang telah mengalami penurunan harga yang tiba-tiba dalam waktu yang sangat singkat.

Meskipun ada atau tidaknya pengaruh fundamental yang besar dalam sebuah prospek emiten. Bottom fishing adalah strategi berisiko tinggi yang dilakukan dengan tujuan untuk menghasilkan keuntungan jangka pendek yang cepat.

Trader mengambil keputusan ini berdasarkan atau indikator teknis atau isu fundamental yang singkat pada hari itu juga. Semua ini tergantung dari gaya mereka masing-masing.

Mereka yang melakukan strategi bottom fishing saham ibarat nelayan yang menjaring ikan di bawah laut. Alasan utama mereka melakukan bottom fishing adalah sebuah keputusan bahwa, harga saham ternilai terlalu rendah dan  suatu saat pembalikan harga akan terjadi dalam jangka pendek.

 

Download InvestasiKu! Aplikasi Investasi Saham Terpercaya Diawasi Oleh OJK

 

Penjelasan Singkat Mengenai Bottom Fishing

Strategi bottom fishing saham kami analogikan seperti menangkap pisau yang sedang jatuh. Hasil dari teknik ini akan mendapatkan keuntungan yang tinggi dan berisiko tinggi.

Trader yang menerapkan gaya perdagangan ini pasti paham terkait resikonya karena persis seperti scalping. Hal ini terjadi ketika mereka sudah mengamati penurunan tajam dalam harganya; yang bisa berdasarkan analisa fundamental, analisa teknikal, atau mungkin kombinasi keduanya.

 

Teknik Bottom Fishing Saham

Teknik utama yang diadopsi saat melakukan bottom fishing dapat secara luas diklasifikasikan menjadi dua teknik:

  • Analisis Teknis: Trader membeli saham yang telah jatuh dengan cepat dari level tertingginya dan berada pada level oversold dengan indikator kekuatan relatif (RSI) pada level oversold. Analisis tersebut bisa didukung oleh volume dan analisis tren jangka panjang yang masih berada pada trend naik agar dapat menambah kepercayaan trader dalam menerapkan bottom fishing.
  • Analisis Fundamental: Investor melakukan investasi nilai di mana alasannya adalah penurunan harga tidak membenarkan nilai intrinsik keamanan. Penurunan harga mungkin karena hasil kuartal yang buruk atau penguncian sementara dalam bisnis. Mereka yang melakukan bottom fishing dengan menggunakan analisis fundamental biasanya membeli dari perspektif jangka menengah.

 

Kelebihan Bottom Fishing

Teknik ini menawarkan banyak keuntungan. Beberapa poin penting akan kami terangkan di bawah ini:

Strategi ini berpotensi meraih keuntungan yang lebih besar dalam waktu singkat. Jika anda membeli saham tersebut dan pergerakan membuat pembalikan, potensi profit yang kamu dapat akan lebih banyak dan cepat daripada investasi normal.

Penggunaan cara terkait bisa kamu tambahkan indikator teknis untuk mengetahui area  oversold pada beberapa kerangka waktu. Ini bisa membantu kamu mengetahui harga terendah dari aksi penjualan besar-besaran secara singkat. Namun secara fundamental dan prospek bisnisnya masih tergolong baik.

 

Kelemahan dari Strategi Memancing

Terlepas dari manfaatnya, bottom fishing memiliki beberapa kerugian yaitu:

Strategi ini mengandung risiko yang tinggi, tidak cocok untuk semua jenis investor dan bertentangan dengan strategi investasi momentum. Bottom fishing ini berpotensi sebagai teknik yang menghasilkan keuntungan jangka pendek.

Tetapi, saham yang kamu beli saat penurunan melanjutkan penurunan, kemungkinan kamu membutuhkan waktu lebih lama saham tersebut kembali ke harga semula. Beberapa investor menghindari strategi ini karena mereka cenderung mengutamakan penanaman modal jangka panjang, daripada bermain dengan fluktuasi harga.

 

Apakah Strategi Double Bottom Berbeda Dengan Investasi Momentum?

Walaupun penerapan keduanya agak mirip, mereka memiliki beberapa perbedaan utama yang membuat mereka terpisah. Perbedaan utama disebutkan di bawah ini:

Definisi

  • Strategi Bottom Fishing: Pembelian yang terjadi karena harga saham mengalami penurunan yang substansial dalam waktu singkat.
  • Strategi Investasi Momentum: Investasi Momentum melibatkan pembelian saham yang secara teratur membuat harga tinggi baru (breakout) dan melepas saham ketika membuat harga terendah baru.

Secara Analisis Teknis

  • Bottom Fishing: Berdasarkan pada penurunan dibawah nilai intrinsik dan harga harus berbalik arah.
  • Momentum: Murni berlandaskan analisis teknis dan tidak ada hubungannya dengan nilai intrinsik. Investor yang memilih Investasi Momentum murni dipandu oleh perencanaan jangka panjang.

Mekanisme Jual-Beli

  • Bottom Fishing: Prinsipnya, beli rendah jual tinggi.
  • Momentum: Beli Tinggi, Jual bahkan tinggi (untuk trend naik), dan Jual rendah dan beli lebih rendah (saat trend turun).
 
Share this article via :
whatsapp-investasiku
 
InvestasiKu-footer
 

#YukInvestasiKu For Better Tomorrow

Download aplikasi InvestasiKu di Android, iOS, dan Windows serta nikmati kemudahan berinvestasi saham, reksa dana, obligasi, dan rencana keuangan

 
Download di Google Play Download di App Store Download desktop version
 

InvestasiKu adalah produk dari PT Mega Capital Sekuritas

Menara Bank Mega, Lantai 2, Jalan Kapten Tendean Kavling 12-14A,
RT 002/RW 002, Kelurahan Mampang Prapatan,
Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Kode Pos 12790

Telepon : 021-79175599
Email : customer.care@investasiku.id
WhatsApp : +6282260904080

 
  • TikTok
  • Instagram
  • YouTube
  • Spotify
  • LinkedIn
  • Facebook
  • Twitter
Eduvest
 

© 2024 InvestasiKu. All rights reserved.

InvestasiKu adalah aplikasi finansial yang dikelola dan dikembangkan oleh PT Mega Capital Sekuritas, dengan misi membuka akses lebih luas bagi masyarakat pada produk-produk keuangan dengan mudah, aman dan terjangkau. Semua transaksi saham, reksa dana, dan obligasi difasilitasi oleh PT Mega Capital Sekuritas sebagai broker saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, sekaligus agen penjual reksa dana yang memiliki izin usaha dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

OJK KOMINFO