LIFESTYLE
 

Harga Saham SM Entertainment: Sejarah dan Cara Membelinya

by Rifda Arum Adhi Pangesti - 12 Jun 2024 - Reviewed by Rifdah Fatin H.

 

Harga saham SM Entertainment dikabarkan tengah naik turun dan kurang stabil. Hal tersebut karena kasus para artisnya yang terjadi akhir-akhir ini. 

Pada 1 Juni silam, harga saham SM Entertainment justru anjlok hingga 7,20%. Hal tersebut disinyalir karena 3 member EXO yakni Chen, Baekhyun, dan Xiumin menyatakan keluar dari agensi. 

Sepuluh hari kemudian, 3 member tersebut membeberkan bagaimana perlakuan tidak adil dari agensi tersebut. Meskipun harga saham mereka masih naik di angka 85.600 KRW, tetapi ada kemungkinan akan ambles juga. 

Memangnya, bagaimana sih cara membeli saham SM Entertainment? Segera simak ulasannya berikut ini!

 

Sejarah Agensi SM Entertainment

SM Entertainment menjadi salah satu agensi hiburan terbesar di Korea Selatan. Didirikan pada tahun 1995 oleh Lee Soo-Man. Perusahaan agensi ini bergerak di industri hiburan sebagai label rekaman, produksi musik maupun konser, hingga label agensi model. 

Ada banyak artist K-Pop ternama yang berasal dari SM Entertainment. Kebanyakan, nama mereka langsung diketahui oleh penggemar Korea Selatan maupun global. 

Sebut saja ada H.O.T, BoA, TVXQ, Super Junior, Girls’ Generation, f(x), SHINee, Red Velvet, EXO, NCT, AESPA, dan Riize. 

Sejarah dirintisnya SM Entertainment bermula dari Lee Soo-Man bersama Jung Hae-Ik ingin mengembangkan perusahaan artis. Pada tahun 1996, debutlah grup H.O.T yang langsung sukses. 

Konon, grup ini menjadi pelopor atas tren K-Pop di industri musik Korea. Seiring berjalannya waktu, SM Entertainment turut mendebutkan grup perempuan S.E.S yang sama-sama sukses. 

Pada tahun 2001, SM Entertainment mengembangkan industri musik ini hingga ke Jepang. Sahamnya tentu saja terus melonjak hingga 1.341.180 KRW pada Juni 2002. 

Pada tahun 2003, SM Entertainment mendebutkan grup TVXQ dengan 5 member. Meskipun saat ini, grup tersebut hanya tersisa 2 anggota saja. Lagu debutnya berjudul Hug sukses di tangga musik dunia. 

Melihat grup rintisannya terus-menerus meraih kesuksesan, SM Entertainment pun mendebutkan Super Junior pada tahun 2005. Benar saja, sejak itu saham SM Entertainment terus meroket karena kesuksesan grup dengan lagu debut Sorry Sorry tersebut. 

SM Entertainment mengakusisi beberapa perusahaan sehingga sahamnya terus-menerus melonjak. Sampai tahun 2017, SM Entertainment telah mengakuisisi Mystic Entertainment demi bisnis musik mereka. 

Saham SM Entertainment sering naik-turun akibat berita keluarnya beberapa artisnya. Ketika Jessica Jung keluar dari grup Girls’ Generation, harga saham SM Entertainment langsung turun 3.350 KRW, dari angka 40.750 KRW menjadi 37.400 KRW.

Ketika Lu Han keluar dari grup EXO, bahkan dalam waktu 15 menit saja harga saham mereka telah anjlok. Mulanya berada di angka 37.000 KRW langsung turun 9,41% menjadi 33.250 KRW. 

Kabar terbaru adalah ketika 3 member EXO yakni Chen, Baekhyun, dan Xiumin menyatakan keluar dari agensi, saham pun jatuh hingga 7,20%. Meskipun saham mereka naik kembali, tetapi kemungkinan saham dapat anjlok kembali. 

Hal tersebut karena petisi boikot grup NCT setelah memutuskan berkolaborasi dengan Starbucks. Mengingat saat ini sedang terjadi aksi membela Palestina dari seluruh dunia, termasuk Indonesia. 

 

Baca juga: 10 Saham Termahal di Dunia, Tertarik Beli Sahamnya?

 

Berapa Harga Saham SM Entertainment Terbaru?

Pada tanggal 10 Juni 2024 ini, dilaporkan bahwa harga saham SM Entertainment berada di angka 85.600 KRW (sekitar Rp1.013.987).

Dapat dikatakan bahwa angka saham ini masih stabil sekalipun ada beberapa berita tidak menyenangkan dari beberapa artisnya. Mengingat pada hari yang sama yakni 10 Juni tersebut, pihak EXO CBX yang beranggotakan Chen, Baekhyun, dan Xiumin, melangsungkan konferensi pers.

Melalui konferensi pers tersebut, mereka membicarakan perlakuan tidak adil dari agensi. Pihak agensi terus menuntut jatah royalti 10% dari setiap aktivitas individu masing-masing artisnya. 

Pada awal bulan Juni 2024 ini pun, grup NCT turut mendapatkan boikot dari para penggemar K-Pop di seluruh dunia. Lantaran grup ini berkolaborasi dengan brand Starbucks, yang notabene pro-Israel. 

FYI, efek boikot ini juga menyebabkan MV terbaru dari NCT Dream tidak disambut hangat oleh penggemar. Hal ini masih akan terus dilakukan sampai pihak agensi memutus kolaborasi dengan brand-brand pro-Israel. 

 

Cara Membeli Saham SM Entertainment

Saat ini K-Pop sedang naik daun, maka tentu saham SM Entertainment akan selalu memberi keuntungan besar bagi para investor. Kamu juga bisa kok membeli saham SM Entertainment untuk keuntungan di masa depan. 

Berhubung SM Entertainment berasal dari Korea Selatan yang merupakan perusahaan asing, maka tentu saja kamu harus membuka rekening bank terlebih dahulu. Melalui akun bank tersebut, dapat kamu gunakan untuk pendaftaran sekuritas di bank Korea. 

Ada juga cara lain yakni menggunakan akun broker. Setelah itu, siapkan uang sesuai dengan transaksi harga saham awal. 

Jangan lupa, siapkan biaya investasi untuk brokernya. Katakanlah sebagai “biaya admin”. Setiap broker memiliki harga berbeda-beda ya

FYI, akun broker ini dapat kamu gunakan untuk membeli saham asing lain seperti dari perusahaan JP Morgan.

 

Investasi dalam saham perusahaan besar seperti SM Entertainment memang menggiurkan, terutama bagi penggemar K-Pop yang ingin turut merasakan kesuksesan idolanya. Namun, fluktuasi harga saham juga menjadi tantangan tersendiri. Untuk itu, kamu perlu strategi investasi yang tepat dan platform yang aman untuk memulai investasi saham.

Dengan aplikasi InvestasiKu, kamu bisa berinvestasi saham-saham Indonesia dengan mudah dan aman. InvestasiKu menyediakan berbagai pilihan investasi seperti saham dan reksa dana.

Yuk, mulai perjalanan investasimu sekarang dengan InvestasiKu dan raih keuntungan dari pasar saham!

Download aplikasinya sekarang dan nikmati berbagai kemudahan berinvestasi di genggamanmu!

 
Share this article via :
whatsapp-investasiku
 
InvestasiKu-footer
 

#YukInvestasiKu For Better Tomorrow

Download aplikasi InvestasiKu di Android, iOS, dan Windows serta nikmati kemudahan berinvestasi saham, reksa dana, obligasi, dan rencana keuangan

 
Download di Google Play Download di App Store Download desktop version
 

InvestasiKu adalah produk dari PT Mega Capital Sekuritas

Menara Bank Mega, Lantai 2, Jalan Kapten Tendean Kavling 12-14A,
RT 002/RW 002, Kelurahan Mampang Prapatan,
Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Kode Pos 12790

Telepon : 021-79175599
Email : customer.care@investasiku.id
WhatsApp : +6282260904080

 
  • TikTok
  • Instagram
  • YouTube
  • Spotify
  • LinkedIn
  • Facebook
  • Twitter
Eduvest
 

© 2024 InvestasiKu. All rights reserved.

InvestasiKu adalah aplikasi finansial yang dikelola dan dikembangkan oleh PT Mega Capital Sekuritas, dengan misi membuka akses lebih luas bagi masyarakat pada produk-produk keuangan dengan mudah, aman dan terjangkau. Semua transaksi saham, reksa dana, dan obligasi difasilitasi oleh PT Mega Capital Sekuritas sebagai broker saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, sekaligus agen penjual reksa dana yang memiliki izin usaha dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

OJK KOMINFO