ARTIKEL
 

Profil Indra Utoyo, Direktur Utama Allo Bank yang Cuan di SI23!

by Estrin Vanadianti Lestari - 07 Aug 2023 - Reviewed by Rifdah Fatin H.

 

Siapa yang tidak tahu bank digital baru, bernama Allo Bank (BBHI) yang menjadi bagian dari CT Corp? Yuk, kita ulik sekaligus kenalan sama direktur utamanya, yakni Indra Utoyo.

 

Profil Singkat Allo Bank

Allo Bank adalah bank digital yang memiliki layanan dan fasilitas (keuangan dan non-keuangan), di dalam sebuah aplikasi, yang terintegrasi dalam ekosistem bisnis CT Corp. Sebelum menjadi Allo Bank, awalnya bernama Bank Arta Griya, yang berdiri pada 21 Oktober 1992.

Tahun 1993, Bank Arta Griya kembali berganti nama, menjadi Bank Harda. Di tahun 1996, Bank Harda, berganti nama kembali menjadi Bank Harda Internasional (BHI), dan di 2015 resmi IPO dengan kode saham BBHI.

Kok, sekarang jadi milik CT Corp? Ya, tepatnya tahun 2021, Mega Corpora membeli Bank Harda Internasional. Lalu, pada bulan Juni Bank Harda Internasional, berganti nama menjadi Allo Bank Indonesia.

Aplikasi bank digital Allo Bank, bisa diinstall secara gratis di smartphone melalui Playstore atau Appstore. Allo Bank juga memiliki beberapa kelebihan seperti gratis biaya administrasi, tidak ada saldo minimum, hingga menyediakan fitur MPC (Membership, Point, & Cupon).

Kalau pemilik atau Ultimate Shareholder Allo Bank, mungkin Kawan Visto semua sudah tahu, yakni Chairul Tanjung. Tapi, sudah tahu dan kenal sama direktur utamanya Allo Bank belum? Oke, yuk intip profil di sini!

 

Profil Indra Utoyo, Direktur Utama Allo Bank

Indra Utoyo, berhasil terpilih menjadi Direktur Utama PT Allo Bank Indonesia Tbk  (BBHI), pada tahun 2022 lalu. Jadi, siapa Indra Utoyo?

Direktur Utama Allo Bank, Indra Utoyo adalah pria kelahiran Bandung, 17 Februari 1962. Ia juga dikenal sebagai sosok yang menaruh perhatian besar, pada dunia inovasi dan transformasi digital di Indonesia.

 

Jenjang Pendidikan Indra Utoyo

  • 1985: Indra Utoyo lulus Sarjana Teknik Telekomunikasi dari Institute Teknologi Bandung (ITB)
  • 1993-1994: Ambil pendidikan Master Komunikasi dan Pemrosesan Sinyal di Imperial College, University of London.
  • 2019: Merampungkan Program Doktor Manajemen Strategik di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia.

 

Perjalanan Karir Indra Utoyo

1. PT Bank BRI Rakyat Indonesia

Sebelum menjabat menjadi Dirut Allo Bank, Indra Utoyo juga merupakan sosok yang tidak asing dengan bidang perbankan digital. Karena, Indra merupakan mantan Direktur Digital dan Teknologi Informasi PT Bank BRI Rakyat Indonesia Tbk (BBRI).

 

2. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk

Indra Utoyo pernah menjabat berbagai jabatan di PT Telkom, selama 16 tahun bekerja. Mulai dari IT System Analyst, Project Manager, hingga Chief Innovation and Strategy Officer (CSO), pada tahun 1986 - 1990.

 

3. PT Multimedia Nusantara (METRA)

Di perusahaan ini, Indra Utoyo pernah menjabat menjadi Komisaris Utama dan Komisaris Utama Metra Digital Innovation (MDI). Indra Utoyo sendiri mengawali karir pertamanya adalah PT IPTN, sebagai Avionic Engineer pada tahun 1985-1986.

Tidak sampai di situ, Indra Utoyo juga dikenal sebagai tokoh yang dikenal menumbuhkan inovasi dan industri kreatif digital Indonesia, karena Indra memprakarsai terbentuknya beberapa ekosistem startup digital, seperti:

  • INDIGO Creative Nation
  • Bandung Digital Valley (BDV)
  • Jogja Digital Valley (JDV)
  • Jakarta Digital Valley (JakDiVa) sebagai inkubator dan akselerator industri kreatif digital.

Gimana nih? Bidang bisnis bank digital di Indonesia, sangat menarik bukan, untuk diulik! Apalagi jika kamu bisa terjun langsung, untuk mencoba investasi atau trading di produk sahamnya.

 

Emiten BBHI Cuan di Semester I 2023

Apalagi, PT Allo Bank Tbk alias BBHI, berhasil mencetak laba dan pendapatan di semester I tahun 2023, di saat bank digital lainnya, justru belum menghasilkan laba.

Kenaikan laba BBHI juga disebut signifikan, di mana laba bank digital lainnya seperti ARTO dan AGRO kalah, di 1H23 dari BBHI. Sebut saja, seperti bank BBYB dan AMAR yang malah masih minus, alias rugi.

Dilansir dari cnbcindonesia, emiten milik Chairul Tanjung, yakni PT Allo Bank (BBHI) ini, menjadi emiten bank digital, yang memiliki laba bersih tertinggi selama 6 bulan pertama di tahun 2023.

Laba yang dihasilkan BBHI yakni mencapai Rp216,26 miliar. Di mana dari jumlah tersebut, tumbuh 43,57% secara tahunan (yoy), jika dibandingkan laba bersih pada semester I tahun 2022, yakni Rp150,62 miliar.

 

Ulik BBHI Lebih Dalam di “Investalk with BBHI” Bareng Dirutnya Langsung Yuk!

Buat kamu yang tertarik untuk investasi saham, di bidang keuangan atau perbankan, khususnya bank digital seperti BBHI. Mungkin bisa ulik lebih dalam lagi, dengan mengikuti seminar Investalk with BBHI!

Sambil ikut seminar Investalk with BBHI, yang dibawakan langsung oleh:

  • Direktur Utama Allo Bank: Indra Utoyo
  • Direktur Keuangan & Operations Allo Bank: Ari Yanuanto Asah
  • Head of Research InvestasiKu: Cheril Tanuwijaya

Kamu, juga bisa beli saham-saham perbankan atau saham di sektor lainnya dengan mudah, melalui platform InvestasiKu! Yuk, ikutan seminar Investalk with BBHI, Selasa 8 Agustus 2023 via Zoom! Klik link di bawah ini untuk daftar ya!

http://bit.ly/investalkBBHI



Download InvestasiKu bisa dapat poin

 
Share this article via :
whatsapp-investasiku
 
InvestasiKu-footer
 

#YukInvestasiKu For Better Tomorrow

Download aplikasi InvestasiKu di Android, iOS, dan Windows serta nikmati kemudahan berinvestasi saham, reksa dana, obligasi, dan rencana keuangan

 
Download di Google Play Download di App Store Download desktop version
 

InvestasiKu adalah produk dari PT Mega Capital Sekuritas

Menara Bank Mega, Lantai 2, Jalan Kapten Tendean Kavling 12-14A,
RT 002/RW 002, Kelurahan Mampang Prapatan,
Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Kode Pos 12790

Telepon : 021-79175599
Email : customer.care@investasiku.id
WhatsApp : +6282260904080

 
  • TikTok
  • Instagram
  • YouTube
  • Spotify
  • LinkedIn
  • Facebook
  • Twitter
Eduvest
 

© 2024 InvestasiKu. All rights reserved.

InvestasiKu adalah aplikasi finansial yang dikelola dan dikembangkan oleh PT Mega Capital Sekuritas, dengan misi membuka akses lebih luas bagi masyarakat pada produk-produk keuangan dengan mudah, aman dan terjangkau. Semua transaksi saham, reksa dana, dan obligasi difasilitasi oleh PT Mega Capital Sekuritas sebagai broker saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, sekaligus agen penjual reksa dana yang memiliki izin usaha dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

OJK KOMINFO