ARTIKEL
 

Ini Dia Profil, Sejarah, dan Kekayaan Pemilik KFC Indonesia

by William Fernandes - 16 Aug 2023 - Reviewed by Rifdah Fatin H.

 

Siapa pemilik KFC Indonesia yang sebenarnya? Ini menjadi pertanyaannya yang cukup sering ditanyakan oleh beberapa orang. Alasannya karena bisnis makanan fast food KFC sangat sukses di Indonesia. Restoran ini pertama kali hadir di Indonesia pada Oktober 1979. Siapa pemilik KFC Indonesia? Yuk, kita simak artikel InvestasiKu berikut ini!

 

Sejarah KFC Indonesia

Gerai KFC pertama di Indonesia didirikan pada Oktober 1979 di Jalan Melawai, Jakarta setelah perusahaan mendapatkan akuisisi waralaba.

Ketika gerai pertama terbukti sukses akhirnya pembukaan gerai lainnya pun juga berlangsung di Jakarta dan ekspansi hingga ke sejumlah kota besar lainnya di Indonesia seperti Bandung, Semarang, Surabaya, Medan, Makassar, dan Manado.

Kemudian pada tahun 1990 Salim Group bergabung sebagai salah satu pemegang saham utama PT Fast Food Indonesia, perusahaan ini adalah pemegang sekaligus pengelola KFC di Indonesia.

Karena Salim Group bergabung, akhirnya membuat KFC semakin ekspansif dalam mengembangkan bisnis ini. Kemudian, pada 1993 perseroan terdaftar sebagai emiten di Bursa Efek Jakarta, yang sekarang lebih dikenal sebagai Bursa Efek Indonesia.

 

Profil Dari Pemilik KFC Indonesia

Siapa pemilik dar KFC Indonesia? dilansir dari CNBC Indonesia, pemegang saham terbesar perusahaan PT Fast Food Indonesia adalah PT Gelael Pratama. Perusahaan ini dimiliki oleh keluarga Gelael, yang merupakan pendiri PT Fast Food Indonesia.

PT Gelael Pratama diketahui menguasai 39,84% saham FAST. Namun, pada 31 Maret 2021, kepemilikan Gelael Pratama naik menjadi 40,00%.

Selain itu pada, per 28 Februari 2021, pemegang saham mayoritas PT Gelael Pratama adalah istri Dick Gelael yaitu Elisabeth Gelael, sebesar 67,5% saham. Anak Dick dan Elisabeth yaitu Ricardo Gelael, memiliki 10,25% saham di perusahaan tersebut. 

Selain itu, pemegang saham lainnya juga dipegang oleh Rudy Tanudjaja Saputra, Martin Tanudjaja, dan Salim Group.

 

Perjalanan Membangun KFC Indonesia

Sebelum terkenal seperti sekarang, Dick Gelael yang mendirikan KFC Indonesia awalnya memulai bisnis di supermarket. Kemudian ia mulai belajar berbisnis makanan cepat saji dan berhasil mendapatkan hak lisensi waralaba KFC asal Amerika Serikat ini. Sehingga nama Dick Gelael cukup dikenal sebagai pengusaha legendaris di Indonesia.

Seiring berjalannya waktu, ia cukup mapan dan mendirikan empat perusahaan besar yaitu PT Gelael Supermarket, PT Fast Food Indonesia Tbk, PT Finindo Foods Indonesia, dan PT Aneka Satwitra Sari Food.

Bisnis Dick Gelael meledak setelah ia memperkenalkan brand KFC ke Indonesia yang dibawah naungan PT Fast Food Indonesia. Ia pun membawa istrinya Elizabeth dan anak-anak mereka ke perusahaan sebagai manajer. Kemudian Anthony Salim sebagai Presiden Komisaris dan Dick sendiri sebagai Presiden Direktur.

KFC menjadi bisnis Dick Gelael yang sangat sukses dan berkembang. Karena KFC Indonesia tiak mengambil pinjaman bank, sehingga bisnis ini bisa bertahan walaupun ekonomi Indonesia yang tidak menentu.

Kemudian pada tahun 1979, FAST membuka gerai pertama di Jalan Melawai Jakarta pada bulan Oktobe. KFC Indonesia juga menggunakan laba yang dikelola sebagai modal untuk pengembangan usaha. Hingga akhirnya Dick Gelael menjadi orang terkaya di Indonesia versi majalah Forbes pada 2013. Ia adalah orang terkaya ke-96 dengan kekayaan mencapai USD350 Juta.

Namun, Dick Gelael meninggal dunia, sehingga anaknya yaitu Ricardo Gelael menggantikan ayahnya menjadi bos besar KFC. Dibawah kepemimpinan Ricardo, KFC Indonesia kini memiliki 714 gerai di berbagai kota dan wilayah Indonesia, termasuk Papua.

 

Kekayaan Pemilik KFC Indonesia

Ricardo yang merupakan anak sekaligus penerus dari Dick Gelael, berhasil masuk dalam daftar orang terkaya pada 2016. Ia menduduki peringkat 135 orang terkaya di Indonesia dengan total kekayaan USD185 juta atau setara dengan Rp2,6 triliun.

Kemudian pada tahun 2019 Ricardo mengalami kenaikan kekayaan. Ia diketahui memiliki kekayaan bersih mencapai USD225 juta atau Rp3,3 triliun.

Selain itu, kabar baiknya kamu juga bisa beli saham PT Fast Food Indonesia (FAST) loh, yaitu perusahaan yang memegang kendali penuh KFC di Indonesia. Kalau mau beli saham pakai aplikasi yang pasti aja, yaitu InvestasiKu.

InvestasiKu, adalah platform investasi online, yang punya banyak produk dan fitur unggul, baik untuk investor pemula maupun profesional. Saat ini, InvestasiKu menyediakan produk saham, dan selanjutnya akan ada produk reksadana, obligasi, dan rencana.

 

 

Beli saham di investasiKu dapet cashback points

 
Share this article via :
whatsapp-investasiku
 
InvestasiKu-footer
 

#YukInvestasiKu For Better Tomorrow

Download aplikasi InvestasiKu di Android, iOS, dan Windows serta nikmati kemudahan berinvestasi saham, reksa dana, obligasi, dan rencana keuangan

 
Download di Google Play Download di App Store Download desktop version
 

InvestasiKu adalah produk dari PT Mega Capital Sekuritas

Menara Bank Mega, Lantai 2, Jalan Kapten Tendean Kavling 12-14A,
RT 002/RW 002, Kelurahan Mampang Prapatan,
Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Kode Pos 12790

Telepon : 021-79175599
Email : customer.care@investasiku.id
WhatsApp : +6282260904080

 
  • TikTok
  • Instagram
  • YouTube
  • Spotify
  • LinkedIn
  • Facebook
  • Twitter
Eduvest
 

© 2024 InvestasiKu. All rights reserved.

InvestasiKu adalah aplikasi finansial yang dikelola dan dikembangkan oleh PT Mega Capital Sekuritas, dengan misi membuka akses lebih luas bagi masyarakat pada produk-produk keuangan dengan mudah, aman dan terjangkau. Semua transaksi saham, reksa dana, dan obligasi difasilitasi oleh PT Mega Capital Sekuritas sebagai broker saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, sekaligus agen penjual reksa dana yang memiliki izin usaha dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

OJK KOMINFO