ARTIKEL
 

Harga Saham Naik Turun: 8 Faktor yang Berkaitan Erat

BY Dany Mauriz Gibran - 5/19/2022 9:00:00 AM - 6 MINS READ

 

Harga saham naik turun terjadi karena adanya interaksi jual beli. Peristiwa tersebut adalah hal yang wajar. Saham adalah suatu barang yang mencerminkan nilai intrinsik sebuah perusahaan, sama seperti produk-produk berharga lainnya seperti emas, mata uang, minyak mentah, dan batu bara.

Lalu, apa faktor yang mempengaruhi harga saham bisa naik turun? Jadi, harga saham berubah setiap hari oleh kekuatan pasar berupa adanya permintaan dan penawaran. Kalau lebih banyak orang yang ingin membeli saham (permintaan) daripada menjual (penawaran), maka dengan sendirinya harga tersebut akan naik.

Sebaliknya, Kalau banyak orang yang ingin menjualnya daripada membelinya, harga saham tersebut akan turun. Mudah sekali untuk memahami hukum supply dan demand. Hal yang sulit yaitu memahami apa yang membuat orang tertarik atau tidaknya pada suatu saham tertentu.

Salah satu cara mencari tahu ketertarikan mereka yaitu dengan melihat berita positif dan negatif suatu perusahaan. Tapi itu saja tidak cukup, terdapat banyak jawaban untuk persoalan ini. Lagipula, investor atau trader punya strategi masing-masing. 

Pada kesempatan ini, kami akan membahas tuntas mengenai faktor apa saja yang menyebabkan saham bisa naik dan turun berdasarkan faktor fundamental dan teknikal.

 

download investasiku

 

1. Suatu Peristiwa yang Berkaitan Dengan Ekonomi Makro

Peristiwa yang berkaitan erat dengan kebijakan ekonomi nasional ataupun internasional akan berpengaruh langsung terhadap naik turunnya harga saham, misalnya:  

Kebijakan yang berkaitan dengan suku bunga akan menggerakan harga saham menjadi naik dan turun. Untuk saham Amerika, mereka mengacu pada kebijakan Bank Sentral Amerika (Federal Reserve).

Kalau saham Indonesia, mengacu pada kebijakan Bank Indonesia (BI). Tingkat inflasi suatu negara juga akan berkaitan langsung terhadap nilai perusahaan.

Kalau kebijakan moneter melejitkan suku bunga, otomatis harga saham akan turun. Begitu juga sebaliknya.

Apa sebabnya? karena para penanam modal akan memindahkan dananya ke instrumen deposito. Mereka mengambil kesempatan untuk memperoleh keuntungan lebih banyak.

Jumlah angkatan kerja tidak sebanding dengan jumlah lapangan kerja yang ada. Jika pengangguran melonjak naik, dampak akan terasa pada pembangunan nasional.

Faktor stabilitas nasional juga berpengaruh secara langsung terhadap naik atau turunnya harga saham.

Yuk! daftar InvestasiKu sekarang. Ada banyak pilihan saham. Proses registrasi cepat 1 hari kerja. Deposit dengan nominal kecil mulai dari Rp100 ribuan.

 

2. Fluktuasi Nilai Tukar Mata Uang

Fluktuasi forex terkait rupiah terhadap mata uang asing contohnya US Dollar, seringkali menyebabkan terjadinya naik turun harga saham di bursa Indonesia. 

Dampak dari fluktuasi mata uang bisa positif atau negatif bagi beberapa emiten. Khususnya yang memiliki hutang terhadap mata uang terkait. 

Emiten yang bergerak pada sektor impor akan menjadi rugi akibat melemah nya mata uang yang mereka punya. Berdasarkan pencatatan akuntansi, mereka akan menanggung beban operasional yang amat besar akibat dari pelemahan kurs rupiah.

Ketika nilai mata uang rupiah melemah, IHSG akan ambles melemah.

 

3. Kebijakan Politik

Kebijakan elit politik dapat memicu harga saham naik turun. Walaupun hanya sekedar isu yang belum pasti dan terealisasi. Beberapa contoh peristiwa politik yang mampu menggerakan harga saham yakni:

  • Pemilu Presiden
  • Kebijakan Baru Terkait Industri 
  • Aturan PPNBM
  • Kebijakan Properti

 

4. Akibat Kepanikan Terhadap Isu yang Belum Valid

Beberapa berita-berita populer yang bertebaran di Internet biasanya membuat beberapa pemula panik. Minimnya pengetahuan membuat beberapa investor cut loss saham yang berakibat terhadap penurunan saham.

Pada kondisi ini, saham tiba-tiba akan terjun secara tiba-tiba tanpa memperdulikan garis support. Investor menjual saham nya berdasarkan kekhawatiran yang terjadi. Walaupun secara kinerja keuangan, saham tersebut masih layak untuk dikoleksi. 

 

download investasiku

 

5. Faktor Aksi Korporasi yang Manipulasi Pasar

Salah satu faktor yang mengakibatkan pergerakan harga bisa naik dan turun adalah adanya manipulasi pasar. Biasanya, manipulasi pasar terjadi karena aksi korporasi atau seorang investor bermodal sangat banyak yang sedang beraksi. 

Mereka mengandalkan media massa untuk menggiring opini kepada masyarakat agar pergerakan saham mampu ke arah yang mereka inginkan. Entah itu naik atau turun.

Peristiwa tersebut merupakan kejadian sementara yang akan kembali normal.

 

6. Faktor yang Berkaitan Erat Dengan Kinerja Emiten

Hal tersebut adalah faktor fundamental yang berkaitan langsung terhadap harga saham naik turun. Saham dari emiten yang punya fundamental baik akan cenderung menaikkan harga saham.

Sedangkan, saham dari emiten yang punya kinerja buruk akan berimbas pada harga sahamnya turun.

 

7. Kebijakan Penting Korporasi

Aksi korporasi ini memiliki dampak secara langsung pada naik turun harga saham. Contohnya: kebijakan industri emiten, akuisisi, merger, right issue, divestasi. Mereka membuat keputusan yang membuat perubahan besar terhadap kinerja perusahaan.

 

8. Prediksi Laporan Keuangan Masa Depan

Kinerja emiten bisa menjadi acuan penanam modal. Berikut adalah acuan bagi para investor maupun analisis fundamental dalam melakukan pengkajian terhadap saham perusahaan.

Di antara beberapa faktor, yang paling menjadi sorotan adalah laba bersih, return on equity (ROE), rasio pengembalian dividen 30-40%, utangnya kecil, dan utang yang mengandung bunga (utang bank, obligasi), saldo laba positif, inventory turnover besar, asset turn over (ATO) besar, current ratio besar, net income margin besar, neraca keuangannya ‘bersih’.

Kalau kamu sudah mendapatkan hasil dari analisis tersebut, kamu baru bisa mengambil keputusan. Keputusan yang kamu buat sudah masuk akal karena mempertimbangkan data yang berkaitan langsung terhadap harga saham naik dan turun.

 
 
InvestasiKu
 

#YukInvestasiKu For Better Tomorrow

Download aplikasi InvestasiKu di Android atau iOS dan nikmati kemudahan berinvestasi saham, reksa dana, obligasi, dan rencana keuangan

 
Download di Google Play Download di App Store
 

InvestasiKu adalah produk dari PT Mega Capital Sekuritas

Menara Bank Mega, Lantai 2, Jalan Kapten Tendean Kavling 12-14A,
RT 002/RW 002, Kelurahan Mampang Prapatan,
Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Kode Pos 12790

Telepon : 021-79175599
Email : customer.care@investasiku.id
WhatsApp : +6282260904080

 
  • TikTok
  • Instagram
  • YouTube
  • Spotify
  • LinkedIn
  • Facebook
  • Twitter

© 2021 InvestasiKu. All rights reserved.

InvestasiKu adalah aplikasi finansial yang dikelola dan dikembangkan oleh PT Mega Capital Sekuritas, dengan misi membuka akses lebih luas bagi masyarakat pada produk-produk keuangan dengan mudah, aman dan terjangkau. Semua transaksi saham, reksa dana, dan obligasi difasilitasi oleh PT Mega Capital Sekuritas sebagai broker saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, sekaligus agen penjual reksa dana yang memiliki izin usaha dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

OJK